Firaun memohon agar bencana dihentikan
Keluaran 9:28
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Berdoalah kepada TUHAN sebab ini sudah cukup! Jangan lagi ada guntur Allah dan hujan es ini. Setelah itu, Aku akan membiarkan kalian pergi dan kalian tidak usah tinggal di sini lagi.””Keluaran 9:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berdoalah kepada TUHAN; guruh yang sangat dahsyat dan hujan es itu sudah cukup. Maka aku akan membiarkan kamu pergi, tidak usah kamu tinggal lebih lama lagi."”Keluaran 9:28 · TB
Terjemahan Baru
“Berdoalah kepada TUHAN; kami sudah cukup menderita karena guruh dan hujan es ini. Aku akan melepas kamu pergi. Kamu tak usah tinggal di sini lagi."”Keluaran 9:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mintalah kepada dewamu untuk menghentikan hujan es dan guntur yang dahsyat ini! Kami tidak tahan lagi. Saya akan membiarkan kalian pergi. Kalian tidak usah tinggal lebih lama lagi.””Keluaran 9:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Intreat the LORD (for it is enough) that there be no more mighty thunderings and hail; and I will let you go, and ye shall stay no longer.”Keluaran 9:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:28?
Firaun meminta Musa untuk berdoa menghentikan hujan es, dan berjanji akan membiarkan orang Israel pergi. Ini menunjukkan bahwa dalam kesulitan, orang sering berpaling kepada Tuhan, tetapi motivasinya bisa salah.
Latar belakang
Raja terkuat dunia memohon kepada seorang nabi
Firaun memohon kepada Musa untuk berdoa — meminta orang yang dia tindas untuk menjadi perantara doanya kepada Allah. Ini pembalikan peran yang dramatis: raja yang berkuasa kini meminta tolong kepada bekas budak. Dan dia berjanji akan melepaskan Israel jika badai berhenti.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Istana yang terkena bencana · suasana mendesak
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Firaun Mesir
Raja Mesir yang memohon kepada Musa
Kepada
Musa dan Harun
Pemimpin Israel yang memegang kuasa doa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַעְתִּירוּ
hatiru · Berdoalah
Berdoa dengan penuh permohonan atau bersyafaat — kata yang lebih kuat dari doa biasa, menekankan intensitas permintaan.
וְרַב
verav · sudah cukup
Sudah cukup atau terlalu banyak — pengakuan bahwa bencana ini sudah melampaui batas yang bisa Firaun tanggung.
אֲשַׁלְּחָה
ashallechah · membiarkan
Aku akan melepaskan — janji Firaun, tapi janji yang akan diingkari. Kata yang sama dengan perintah TUHAN 'lepaskanlah'.
Firaun akhirnya menggunakan kata yang TUHAN inginkan: 'aku akan melepaskan (ashallechah).' Tapi konteksnya adalah tawar-menawar, bukan ketulusan. Kata yang benar diucapkan dengan motif yang salah.
Tahukah kamu
Berdoa 'kepada TUHAN' — Firaun mengakui siapa yang berkuasa atas cuaca
Di Mesir, dewa cuaca dan badai adalah Set. Ketika Firaun meminta Musa berdoa 'kepada TUHAN,' dia secara implisit mengakui bahwa TUHAN Israel berkuasa atas domain yang biasanya diklaim oleh dewa-dewa Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:28
Keluaran 8:8
pola Firaun memohon doa saat bencana
“Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata, "Berdoalah kepada TUHAN untuk mengenyahkan katak-katak itu dariku dan dari rakyatku...”
Yeremia 42:2
memohon doa syafaat
“berkata kepada nabi Yeremia, "Kiranya permintaan kami diterima olehmu dan berdoalah kepada TUHAN, Allahmu, untuk kami semua yang tersisa ini..."”
Mazmur 107:28
berseru kepada Allah di kesesakan
“Kemudian, mereka berseru kepada TUHAN di dalam kesesakan mereka, dan Dia membawa mereka keluar dari kesesakan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:28
✕ Sering dikira
Firaun tulus dalam janjinya untuk melepaskan Israel kali ini
✓ Yang sebenarnya
Ayat 34 akan membuktikan bahwa Firaun kembali mengeraskan hatinya begitu badai berhenti. Pola ini sudah terjadi sebelumnya (8:15, 8:32).
✕ Sering dikira
Musa seharusnya menolak berdoa untuk orang jahat seperti Firaun
✓ Yang sebenarnya
Musa dengan murah hati bersedia berdoa — bahkan untuk musuh. Ini mencerminkan karakter Allah yang sabar.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:28
Jangan hanya mencari Tuhan ketika kita sedang kesulitan. Bangunlah hubungan yang konsisten dengan-Nya setiap hari, sehingga permohonan kita bukan hanya reaksi terhadap masalah.
Tuhan, jadikan kami orang yang mencari Engkau bukan hanya saat susah, tetapi juga saat senang. Ajari kami untuk setia berdoa dan bersyukur selalu. Amin.