Firaun mengakui dosa untuk pertama kalinya
Keluaran 9:27
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Firaun menyuruh orang untuk memanggil Musa dan Harun, lalu berkata kepada mereka, “Kali ini, aku telah berdosa. TUHAN-lah yang benar. Aku dan rakyatku yang salah.”Keluaran 9:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Firaun menyuruh memanggil Musa dan Harun serta berkata kepada mereka: "Aku telah berdosa sekali ini, TUHAN itu yang benar, tetapi aku dan rakyatkulah yang bersalah.”Keluaran 9:27 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu raja memanggil Musa dan Harun, dan berkata, "Aku telah berdosa. Tuhanlah yang benar, aku dan rakyatku telah berbuat salah.”Keluaran 9:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu raja memanggil Musa dan Harun untuk menghadap dia dan berkata, “Kali ini saya mengaku sudah berdosa. Dewamu memang benar, dan saya beserta seluruh rakyat saya bersalah.”Keluaran 9:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Pharaoh sent, and called for Moses and Aaron, and said unto them, I have sinned this time: the LORD is righteous, and I and my people are wicked.”Keluaran 9:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:27?
Firaun mengakui dosanya dan mengaku bahwa TUHAN yang benar, sedangkan dia dan rakyatnya yang salah. Ini adalah pengakuan yang jujur, tetapi belum disertai pertobatan yang sejati.
Latar belakang
Pengakuan dosa Firaun — tulus atau taktis?
Untuk pertama kalinya dalam narasi tulah, Firaun mengakui 'aku telah berdosa' dan bahkan mengakui 'TUHAN-lah yang benar.' Kata-kata yang mengejutkan dari seorang raja yang mengklaim dirinya dewa. Tapi pertanyaannya: apakah ini pengakuan yang tulus?
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Istana yang sudah rusak · Firaun yang terguncang
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Firaun Mesir
Raja Mesir yang untuk pertama kali mengakui kesalahannya
Kepada
Musa dan Harun
Pemimpin Israel, juru bicara TUHAN di hadapan Firaun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָטָאתִי
chatatiy · aku telah berdosa
Aku telah berdosa — pengakuan pertama orang dalam Kitab Suci yang mengakui dosa di hadapan TUHAN. Kata yang dipakai adalah chata, 'meleset dari sasaran'.
הַצַּדִּיק יְהוָה
hatzaddiq YHWH · TUHAN-lah yang benar
TUHAN adalah yang benar/adil — pengakuan luar biasa dari mulut Firaun bahwa Allah Israel lebih benar dari dirinya.
הָרְשָׁעִים
harshaim · yang salah
Yang jahat atau yang bersalah — Firaun mengakui dirinya dan rakyatnya sebagai orang yang bersalah. Bahasa teologis yang kuat.
Tiga kata kunci — berdosa, TUHAN benar, aku salah — adalah semua bahan yang dibutuhkan untuk pertobatan sejati. Firaun punya kata-katanya, tapi tidak punya hatinya.
Tahukah kamu
Firaun mengaku — tapi perasaan tidak sama dengan pertobatan
Ayat 34 akan membuktikan bahwa begitu hujan es berhenti, Firaun 'kembali mengeraskan hatinya.' Pengakuan yang tidak berujung pada perubahan perilaku adalah pseudo-pertobatan — tidak lebih dari taktik untuk mendapatkan kelegaan sementara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:27
Mazmur 51:4
pengakuan dosa yang sejati
“Terhadap Engkaulah, terhadap Engkau sajalah, aku telah berdosa dan melakukan yang jahat di mata-Mu sehingga Engkau benar dalam penghukuman-Mu, bersih dalam keputusan-Mu.”
Lukas 15:21
pengakuan dosa yang tulus
“Anak itu berkata kepadanya, "Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa. Aku tidak layak lagi disebut anak Bapa."”
1 Yohanes 1:9
pengakuan dosa dan pengampunan
“Jika kita mengakui dosa-dosa kita, Dia adalah setia dan adil sehingga Dia akan mengampuni dosa-dosa kita dan menyucikan kita dari semua kejahatan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:27
✕ Sering dikira
Pengakuan Firaun di sini membuktikan dia sudah benar-benar bertobat
✓ Yang sebenarnya
Ayat 34-35 membuktikan sebaliknya: setelah badai berhenti, dia kembali mengeraskan hatinya. Ini pengakuan sementara, bukan pertobatan sejati.
✕ Sering dikira
Firaun menyebutkan nama TUHAN berarti dia sudah percaya kepada Allah Israel
✓ Yang sebenarnya
Menyebut nama Allah dan mengakuinya tidak sama dengan beriman kepada-Nya. Firaun tahu siapa TUHAN, tapi tidak tunduk kepada-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:27
Mengakui kesalahan adalah langkah awal, tetapi pengakuan tanpa perubahan hati tidak cukup. Mari kita tidak hanya berkata 'aku berdosa', tetapi juga berbalik dari dosa dan melakukan kehendak Allah.
Ya Allah, ampuni kami yang sering mengakui dosa tetapi tidak sungguh-sungguh bertobat. Ubah hati kami agar benar-benar meninggalkan dosa dan mengikuti Engkau. Amin.