TUHAN: hati Firaun keras, temui dia di sungai
Keluaran 7:14-25
Bencana Pertama: Air Menjadi Darah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Allah mendiagnosis masalahnya
Allah tidak bereaksi dengan frustrasi ketika Firaun menolak — Dia tenang mendiagnosis situasi: 'hati Firaun itu keras.' Lalu langsung memberi instruksi selanjutnya. Ini bukan kegagalan rencana Allah — ini tahap berikutnya dari rencana yang sudah ada.
Di mana
Mesir
Di tanah Mesir · sesaat sebelum bencana pertama dimulai
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (Allah Israel)
Allah yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, dipanggil membebaskan bangsanya
Arti tiap ayat
Penjelasan Keluaran 7:14-25 Ayat per Ayat
Keluaran 7:14
Tuhan memberitahukan kepada Musa bahwa hati Firaun keras dan ia menolak untuk melepaskan bangsa Israel. Ini menunjukkan bahwa Tuhan mengetahui keadaan hati manusia dengan sempurna dan Dia sedang mempersiapkan Musa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:15
Tuhan memerintahkan Musa untuk menemui Firaun di tepi sungai pada pagi hari, sambil membawa tongkat yang telah menjadi ular. Ini menunjukkan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari rencana Tuhan untuk menegaskan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:16
Musa harus menyampaikan kepada Firaun bahwa Tuhan Allah orang Ibrani telah mengutusnya untuk membebaskan umat-Nya. Namun, Firaun menolak untuk mendengarkan. Ini menegaskan bahwa tujuan utama adalah agar umat Tuhan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:17
Tuhan akan memukul air sungai dengan tongkat dan mengubahnya menjadi darah sebagai tanda bahwa Ia adalah TUHAN. Ini adalah mukjizat yang dimaksudkan sebagai bukti kuasa ilahi, bukan sekadar bencana alam, untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:18
Akibat dari air yang menjadi darah adalah ikan-ikan mati dan sungai berbau busuk, sehingga orang Mesir tidak dapat minum air dari sungai tersebut. Ini menunjukkan bahwa tulah itu berdampak nyata pada kehidupan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:19
Tuhan memerintahkan Musa dan Harun untuk mengulurkan tongkat ke semua air di Mesir, termasuk sungai, kanal, kolam, dan wadah, agar semuanya menjadi darah. Ini menunjukkan kuasa Tuhan atas seluruh sumber air Mesir.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:20
Musa dan Harun melaksanakan perintah Tuhan: Harun memukul air sungai dengan tongkat, dan seluruh air berubah menjadi darah di depan Firaun dan para hambanya. Ini adalah mukjizat konkret yang meneguhkan otoritas Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:21
Ikan-ikan mati dan sungai berbau busuk sehingga orang Mesir tidak bisa minum airnya, dan darah ada di seluruh Mesir. Ini adalah konsekuensi dari tulah pertama: sumber kehidupan menjadi tidak layak pakai.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:22
Para ahli sihir Mesir meniru mukjizat itu, tetapi hati Firaun tetap keras dan ia tidak mendengarkan, seperti yang Tuhan katakan. Ini menunjukkan bahwa kesombongan dapat menutup hati terhadap kebenaran.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:23
Firaun berbalik dan kembali ke istananya, tidak memedulikan apa yang terjadi. Ia mengabaikan mukjizat Tuhan dan tetap menolak untuk membiarkan Israel pergi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:24
Karena sungai tidak bisa diminum, orang Mesir menggali di sekitar sungai untuk mencari air bersih. Ini menunjukkan kepanikan dan perjuangan mereka untuk bertahan hidup akibat tulah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Keluaran 7:25
Tujuh hari setelah TUHAN mengubah air Sungai Nil menjadi darah, Musa dan Harun menunggu respons Firaun, tetapi hatinya tetap keras. Ini menunjukkan bahwa mukjizat tidak serta-merta mengubah hati yang sudah berkeras,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →