Orang Mesir menggali tanah untuk mencari air minum
Keluaran 7:24
Ketika Sungai Nil Berubah Menjadi Darah
“Semua orang Mesir menggali di sekitar sungai untuk mencari air minum karena mereka tidak dapat minum air dari sungai.”Keluaran 7:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi semua orang Mesir menggali- gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.”Keluaran 7:24 · TB
Terjemahan Baru
“Semua orang Mesir menggali lubang di sepanjang tepi sungai untuk mencari air minum, karena air sungai itu tidak bisa diminum.”Keluaran 7:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sementara itu, seluruh rakyat Mesir menggali-gali lubang di sepanjang sungai Nil untuk mencari air yang bisa diminum, karena mereka tidak dapat meminum air sungai itu.”Keluaran 7:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And all the Egyptians digged round about the river for water to drink; for they could not drink of the water of the river.”Keluaran 7:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 7:24?
Karena sungai tidak bisa diminum, orang Mesir menggali di sekitar sungai untuk mencari air bersih. Ini menunjukkan kepanikan dan perjuangan mereka untuk bertahan hidup akibat tulah.
Latar belakang
Rakyat biasa yang menanggung akibat keputusan raja
Sementara Firaun dengan santai kembali ke istana, rakyat biasa harus berjuang. Mereka menggali di sekitar sungai untuk mencari air bersih yang meresap melalui tanah. Ini gambaran mengerikan: jutaan orang yang menggali tanah karena rajanya menolak mendengar.
Di mana
Tepi Sungai Nil, Mesir
Di tepi Nil · rakyat Mesir yang menderita
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Penulis (Musa)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Israel
Generasi padang gurun yang perlu tahu sejarah mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּחְפְּרוּ
vayachpru · menggali
Menggali/mengekskavasi — kata kerja yang menggambarkan kerja keras dan usaha fisik yang besar hanya untuk mendapatkan hal paling dasar: air minum.
סָבִיב
saviv · di sekitar
Di sekeliling/sekitar — mereka tidak bisa menggali langsung di sungai, tapi di tepinya, mencari air yang meresap melalui tanah.
לִשְׁתּוֹת מַיִם
lishtot mayim · air minum
Untuk minum air — kebutuhan paling dasar manusia; bahwa ini harus diusahakan dengan menggali menunjukkan betapa seriusnya krisis ini.
Kontras dramatis: Firaun santai kembali ke istana (ay. 23), sementara rakyatnya vayachpru (menggali) saviv (di sekitar) sungai hanya untuk lishtot mayim (minum air). Keputusan pemimpin yang satu manusia ini mengorbankan jutaan orang.
Tahukah kamu
Air tanah di sekitar Nil
Ilmiah: air yang meresap melalui sedimen tanah di sekitar Sungai Nil akan tersaring secara alami. Orang Mesir kuno punya teknik menggali 'sumur dangkal' di tepi sungai untuk mendapatkan air yang sudah terfilter. Teks ini akurat secara historis dalam menggambarkan cara darurat mendapatkan air.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 7:24
Amsal 14:28
rakyat menanggung akibat pemimpin
“Kemegahan raja ada pada banyaknya rakyat, tetapi kehancuran seorang pemimpin adalah kurangnya orang.”
Yesaya 19:10
rakyat Mesir menderita
“Para pekerja terampilnya akan remuk dan semua yang bekerja untuk upah akan kesusahan.”
Ratapan 4:4
krisis air yang ekstrem
“Lidah bayi melekat pada langit-langit mulutnya karena kehausan ...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 7:24
✕ Sering dikira
Menggali di sekitar sungai berarti sungainya sudah normal
✓ Yang sebenarnya
Mereka menggali justru karena air sungai masih tidak bisa diminum — ini cara darurat mendapatkan air yang sudah tersaring tanah.
✕ Sering dikira
Bencana ini tidak benar-benar serius
✓ Yang sebenarnya
Jutaan orang harus menggali tanah secara manual hanya untuk minum — ini adalah krisis humaniter skala nasional.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 7:24
Saat mengalami kesulitan, kita cenderung mencari solusi sendiri. Namun, kita perlu ingat bahwa Tuhan adalah sumber segala yang kita butuhkan. Arahkan perjuangan kita kepada-Nya, bukan hanya pada usaha kita sendiri.
Ya Tuhan, dalam kesulitan, ajar aku untuk mencari Engkau sebagai sumber utamaku. Berikan aku hikmat untuk menemukan jalan keluar dan tetap bersandar pada-Mu. Amin.