Musa dan Harun menghadap Firaun
Keluaran 5:1
Pertarungan Pertama dengan Firaun
“Setelah itu, Musa dan Harun pergi dan berkata kepada Firaun, “Inilah firman TUHAN, Allah Israel, ‘Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat mengadakan perayaan bagi-Ku di padang belantara.’””Keluaran 5:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata Keluaran 5.2–5 19 kepadanya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun."”Keluaran 5:1 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap raja Mesir dan berkata, "Begini perintah TUHAN, Allah Israel, 'Izinkanlah bangsa-Ku pergi supaya mereka dapat beribadat kepada-Ku di padang gurun.'"”Keluaran 5:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, Musa dan Harun pergi menghadap raja Mesir untuk berbicara kepadanya, “TUHAN Allah Israel berkata, ‘Biarkanlah umat-Ku pergi, agar mereka dapat mengadakan perayaan bagi-Ku di padang belantara.’””Keluaran 5:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And afterward Moses and Aaron went in, and told Pharaoh, Thus saith the LORD God of Israel, Let my people go, that they may hold a feast unto me in the wilderness.”Keluaran 5:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 5:1?
Musa dan Harun menyampaikan perintah Tuhan kepada Firaun agar umat Israel diizinkan pergi untuk beribadah kepada-Nya di padang belantara. Ini adalah langkah awal konfrontasi, karena Firaun tidak mengenal Tuhan dan menolak permintaan tersebut.
Latar belakang
Permintaan pertama ke Firaun
Musa dan Harun baru saja kembali dari perjumpaan dengan Allah di Sinai. Kini mereka berdiri di hadapan penguasa terkuat dunia saat itu untuk menyampaikan perintah Allah secara langsung. Permintaan mereka sederhana: beri izin tiga hari untuk beribadah di padang belantara.
Di mana
Istana Firaun, Mesir
Aula singgasana megah · siang hari terik
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa & Harun
Juru bicara Allah di hadapan Firaun, ~1400 SM
Kepada
Firaun
Raja Mesir yang berkuasa mutlak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁלַּח
shallach · biarkanlah
Kata kerja kausatif 'lepaskan/izinkan pergi' — ini bukan sekadar permintaan sopan, tapi perintah ilahi yang disampaikan dengan hormat.
חָג
chag · perayaan
Festival keagamaan yang melibatkan perjalanan dan pesta; akar kata yang sama dengan 'haji' dalam bahasa Arab.
מִּדְבָּר
midbar · padang belantara
Wilayah tandus di luar pemukiman — bukan sekadar padang pasir, tapi ruang sakral jauh dari keramaian.
Tiga kata ini membentuk satu paket: Allah minta Firaun 'melepaskan' umat-Nya untuk pergi ke 'padang belantara' mengadakan 'perayaan'. Setiap kata menegaskan bahwa ini urusan ilahi, bukan rekreasi.
Tahukah kamu
Perayaan di padang belantara
Kata 'perayaan' (chag) dalam bahasa Ibrani merujuk pada festival religius yang biasanya diiringi tarian dan pesta. Menggunakannya di hadapan Firaun adalah cara cerdas — istilah yang dikenal juga di budaya Mesir untuk ritual keagamaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 5:1
Keluaran 3:18
misi yang sama
“Mereka akan mendengarkan suaramu; dan kamu akan pergi, engkau dan para tua-tua Israel, kepada raja Mesir dan katakan kepadanya, 'TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menjumpai kami.'”
Keluaran 8:1
formula 'biarkanlah pergi'
“Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa, 'Pergilah menghadap Firaun dan katakan kepadanya, Inilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi agar mereka dapat beribadah kepada-Ku.'”
Ulangan 16:1
perayaan di padang
“Ingatlah bulan Aviv dan lakukanlah Paskah kepada TUHAN, Allahmu, sebab pada bulan Aviv itulah TUHAN, Allahmu, membawa kamu keluar dari Mesir pada malam hari.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 5:1
✕ Sering dikira
"Musa datang sebagai negosiator politik"
✓ Yang sebenarnya
Musa datang sebagai utusan Allah — pesannya bukan tawaran, melainkan firman yang harus dipatuhi.
✕ Sering dikira
"Permintaan ini hanya akal-akalan untuk kabur"
✓ Yang sebenarnya
Peribadahan di padang belantara adalah praktik nyata; baru setelah Firaun menolak, keluaran total menjadi rencana Allah.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 5:1
Ketika kita dipanggil untuk menyampaikan kebenaran, mungkin ada penolakan. Namun, kita tetap harus taat pada panggilan Tuhan, bukan pada hasilnya.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk menyampaikan firman-Mu, meskipun mungkin ditolak orang lain. Amin.