Merayu Gadis yang Belum Bertunangan
Keluaran 22:16
Hukum Keadilan di Padang
“Jika seorang laki-laki merayu seorang gadis yang belum bertunangan untuk tidur dengannya, dia harus membelinya sebagai istrinya.”Keluaran 22:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila seseorang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan, dan tidur dengan dia, maka haruslah ia mengambilnya menjadi isterinya dengan membayar mas kawin.”Keluaran 22:16 · TB
Terjemahan Baru
“"Siapa yang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan untuk tidur bersamanya, harus membayar mas kawinnya dan mengawini dia.”Keluaran 22:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jika seorang laki-laki merayu seorang perawan yang belum bertunangan, lalu bersetubuh dengannya, maka dia harus membayar mas kawin untuk perempuan itu dan menikahinya.”Keluaran 22:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if a man entice a maid that is not betrothed, and lie with her, he shall surely endow her to be his wife.”Keluaran 22:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 22:16?
Jika seorang laki-laki merayu gadis yang belum bertunangan dan tidur dengannya, ia wajib membayar maskawin dan menjadikannya istrinya. Ini melindungi kehormatan gadis dan memastikan laki-laki bertanggung jawab atas perbuatannya. Hukum ini menekankan keseriusan hubungan seksual di luar pernikahan.
Latar belakang
Menidurinya berarti harus menikahinya
Jika laki-laki merayu dan menidurinya, dia wajib membayar maskawin dan menikahinya. Ini bukan soal moralitas seksual semata — hukum ini melindungi perempuan dari eksploitasi. Gadis yang sudah dijamah tapi tidak dinikahi kehilangan prospek pernikahan yang baik di masyarakat waktu itu.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki Gunung Sinai · masyarakat dengan sistem maskawin
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (melalui Musa)
Allah Israel, menyampaikan hukum lewat Musa
Kepada
Bangsa Israel
Umat Israel yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יְפַתֶּה
yefateh · merayu
Membujuk atau merayu — menggunakan persuasi, bukan kekerasan (ada hukum berbeda untuk perkosaan)
בְּתוּלָה
betulah · gadis
Perawan atau gadis yang belum pernah berhubungan seksual
מֹהַר
mohar · maskawin
Maskawin — pembayaran dari pihak laki-laki ke keluarga pengantin perempuan sebagai jaminan
Kata 'yefateh' (merayu) membedakan kasus ini dari perkosaan — ada persetujuan tapi tetap ada konsekuensi hukum karena tindakan itu merusak status sosial gadis tersebut di masyarakatnya.
Tahukah kamu
Maskawin (mohar) sebagai perlindungan finansial
Maskawin di Israel kuno bukan harga beli perempuan — ini adalah jaminan finansial untuk perempuan itu sendiri. Jika suaminya meninggal atau menceraikannya, maskawin itu menjadi modal hidupnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 22:16
Ulangan 22:28-29
hukum serupa di Ulangan
“Apabila seorang laki-laki mendapati seorang gadis, seorang perawan yang tidak bertunangan, lalu menangkap dan tidur bersama dia, dan mereka kedapatan, maka laki-laki yang tidur bersama dia harus membayar kepada ayah gadis itu lima puluh syikal perak.”
2 Samuel 13:11-14
pelanggaran seksual dalam Alkitab
“Ketika ia menghidangkan hidangan itu kepadanya untuk dimakan, Amnon memegang dia dan berkata kepadanya: Mari tidur bersama aku, adikku.”
1 Korintus 7:2
pernikahan sebagai perlindungan
“Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 22:16
✕ Sering dikira
"Hukum ini membenarkan seks pranikah"
✓ Yang sebenarnya
Hukum ini justru menetapkan konsekuensi serius untuk seks pranikah — laki-laki harus menikahi dan membayar maskawin
✕ Sering dikira
"Gadis tidak punya pilihan"
✓ Yang sebenarnya
Ayat berikutnya (17) memberi ayah hak menolak pernikahan ini — ada mekanisme perlindungan lebih lanjut
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 22:16
Ayat ini mengingatkan bahwa tindakan kita memiliki konsekuensi. Dalam hubungan, kita harus bertanggung jawab dan tidak merusak masa depan orang lain. Hargai kesucian dan kehormatan setiap orang, dan jangan bertindak sembrono.
Tuhan, ajari aku untuk menghormati sesama dan bertanggung jawab atas setiap tindakan, terutama dalam hubungan. Amin.