Manusia berlipat ganda — dan mulai menyimpang

Kejadian 6:1-8

Manusia Menjadi Jahat

Latar belakang

Berlipat ganda — berkat yang menjadi konteks kerusakan

Berkat Allah pertama kepada manusia adalah 'beranak-cuculah dan bertambah banyak' (1:28). Kini manusia memenuhi bumi sesuai berkat itu — tapi narasi segera beralih ke konsekuensi yang kelam. Ketika manusia berlipat ganda, kejahatan juga berlipat ganda. Ini ironi yang Alkitab jujur catat: berkat demografis tidak otomatis menghasilkan berkat moral. Banyak orang bisa berarti banyak kejahatan — jika hati tidak dibentuk oleh Allah.

Di mana

Seluruh bumi pra-air bah

Dunia yang semakin padat manusia · pembukaan narasi kerusakan moral sebelum air bah

Kapan

Menjelang air bah

Pembukaan krisis moral pra-air bah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
‹ lebih awal
Nuh memperanakkan Sem, Ham, dan Yafet
Anak-anak Allah melihat anak-anak perempuan manusia
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa (penulis)

Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM

I

Kepada

Israel di padang gurun

Umat yang memahami bahwa berkat berlipat ganda bisa menjadi konteks untuk kejatuhan moral yang semakin dalam

Arti tiap ayat

Penjelasan Kejadian 6:1-8 Ayat per Ayat

Kejadian 6:1

Ayat ini menggambarkan pertumbuhan populasi manusia di bumi, dengan kelahiran anak-anak perempuan sebagai bagian dari perkembangan tersebut. Ini menunjukkan awal dari cerita tentang interaksi antara kelompok 'anak-anak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:2

Ayat ini menceritakan bahwa 'anak-anak Allah' (yang beberapa tafsir menganggap sebagai keturunan Set atau malaikat) melihat kecantikan anak-anak perempuan manusia dan mengambil mereka sebagai istri. Ini menunjukkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:3

Tuhan menyatakan bahwa Roh-Nya tidak akan selalu berjuang dengan manusia karena manusia adalah daging (lemah dan fana). Dia menetapkan batas umur manusia menjadi 120 tahun. Ini menunjukkan kesabaran Tuhan yang memberi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:4

Ayat ini menyebutkan adanya raksasa (Nephilim) di bumi pada zaman itu, hasil perkawinan antara anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia. Mereka menjadi pahlawan-pahlawan yang terkenal, tetapi ini juga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:5

Tuhan melihat bahwa kejahatan manusia sangat besar di bumi, dan setiap kecenderungan hati mereka hanya jahat terus-menerus. Ini adalah gambaran tentang kebobrokan total manusia yang telah jatuh dari rencana semula…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:6

Ayat ini mengungkapkan bahwa Tuhan menyesal telah menjadikan manusia di bumi, dan hati-Nya sangat sedih. Ini adalah bahasa antropomorfis (menggambarkan Tuhan seperti manusia) untuk menunjukkan betapa dalamnya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:7

Tuhan memutuskan untuk menghapuskan manusia dan hewan dari bumi karena penyesalan-Nya telah menciptakan mereka. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa manusia, tetapi juga membuka jalan bagi rencana penyelamatan melalui…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 6:8

Di tengah kegelapan moral pada zaman itu, Nuh mendapat perkenanan atau kasih karunia di mata Tuhan. Ini menunjukkan bahwa kesetiaan seseorang tidak luput dari perhatian Allah, bahkan dalam situasi yang paling buruk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kejadian 6 selengkapnya