TUHAN melihat kejahatan manusia — setiap pikiran hatinya semata-mata jahat
Kejadian 6:5
Manusia Menjadi Jahat
“TUHAN melihat bahwa kejahatan manusia demikian besar di bumi, dan setiap maksud pikiran dari hatinya semata-mata jahat sepanjang waktu.”Kejadian 6:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,”Kejadian 6:5 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN melihat betapa jahatnya orang-orang di bumi; semua pikiran mereka selalu jahat.”Kejadian 6:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN melihat bahwa manusia di muka bumi sudah sangat jahat, dan isi hati mereka pun jahat.”Kejadian 6:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And God saw that the wickedness of man was great in the earth, and that every imagination of the thoughts of his heart was only evil continually.”Kejadian 6:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 6:5?
Tuhan melihat bahwa kejahatan manusia sangat besar di bumi, dan setiap kecenderungan hati mereka hanya jahat terus-menerus. Ini adalah gambaran tentang kebobrokan total manusia yang telah jatuh dari rencana semula Allah. Keadaan ini begitu parah sehingga Allah memutuskan untuk bertindak.
Latar belakang
Diagnosis terdalam: bukan tindakan saja, tapi setiap pikiran dan kecenderungan hati
Allah tidak hanya melihat tindakan jahat manusia — Dia melihat 'setiap maksud pikiran dari hatinya semata-mata jahat sepanjang waktu'. Ini diagnosis yang paling komprehensif dan menghancurkan dalam Alkitab tentang kondisi hati manusia. Bukan sesekali jahat, bukan kebanyakan jahat — 'semata-mata jahat sepanjang waktu'. Ini gambaran totalitas kerusakan moral yang tidak meninggalkan satu ruang pun untuk kebaikan. Kontras dengan Nuh di ayat 8: satu pengecualian di tengah lautan kejahatan.
Di mana
Seluruh bumi pra-air bah
Allah mengamati kondisi hati manusia dari dalam — bukan hanya tindakan luar
Kapan
Menjelang air bah
Puncak kerusakan moral — diagnosis ilahi
Yang berbicara
TUHAN Allah
Allah yang melihat lebih dari penampilan luar — Dia melihat isi hati dan setiap pikiran manusia
Kepada
Seluruh manusia pra-air bah
Generasi yang kejahatannya telah mencapai tahap yang mengundang respons ilahi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּרְא יְהוָה
wayyar YHWH · TUHAN melihat
Dan TUHAN melihat — ra'ah; pola yang sama dengan Allah melihat ciptaan 'baik' di Kejadian 1. Tapi kini yang Allah lihat adalah 'besar kejahatan manusia'. Kontras yang menyayat.
כָּל יֵצֶר מַחְשְׁבֹת לִבּוֹ
kol yetser makhshevot libbo · setiap maksud pikiran
Setiap bentukan/kecenderungan dari pikiran-pikiran hatinya — yetser (kecenderungan dasar, dorongan) + makhshevot (pikiran-pikiran) + lev (hati); ini diagnosis yang menembus ke lapisan terdalam motivasi.
רַק רַע כָּל הַיּוֹם
raq ra kol hayyom · semata-mata jahat sepanjang waktu
Hanya jahat setiap hari — raq (hanya, semata-mata) + ra' (jahat) + kol hayyom (setiap hari, sepanjang waktu); tiga penekanan: hanya (tidak ada campuran baik), jahat, setiap saat.
Wayyar YHWH (TUHAN melihat) ki rabbah (bahwa besar) ra'at ha'adam (kejahatan manusia) — kol yetser makhshevot libbo (setiap kecenderungan pikiran hatinya) raq ra kol hayyom (semata-mata jahat setiap hari). Lima kata: semua (kol), kecenderungan (yetser), pikiran (makhshevot), hanya (raq) jahat (ra), setiap saat (kol hayyom). Ini bukan diagnosis parsial — ini totalitas.
Tahukah kamu
Ayat ini dikutip (hampir persis) di Kejadian 8:21 — setelah air bah
Setelah air bah surut dan Nuh mempersembahkan korban, Allah berkata (8:21): 'Aku tidak akan mengutuk tanah ini lagi karena manusia, sebab dorongan hati manusia memang jahat sejak mudanya.' Hampir kata-kata yang sama! Ini mengejutkan: air bah tidak mengubah kondisi dasar hati manusia. Allah mengetahui ini tapi memilih untuk bersabar dengan cara yang berbeda — bukan hukuman lagi, tapi perjanjian kasih karunia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 6:5
Yeremia 17:9
kerusakan hati yang diidentifikasi Allah di 6:5 dikonfirmasi Yeremia — ini bukan kondisi temporer
“Hati itu licik, melebihi segala sesuatu, dan sangat penyakit, siapakah yang mengetahuinya?”
Roma 3:10-12
Paulus mengutip tema ini dari Mazmur tapi sesuai pola di Kej. 6:5 — totalitas kerusakan
“Tidak ada yang benar, seorang pun tidak. Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.”
Kejadian 8:21
Allah menyebut kondisi yang sama persis setelah air bah — menunjukkan air bah tidak mengubah kondisi dasar hati
“sebab dorongan hati manusia memang jahat sejak mudanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 6:5
✕ Sering dikira
"'Setiap pikiran semata-mata jahat' berarti manusia tidak bisa berbuat baik sama sekali — manusia pada dasarnya total rusak."
✓ Yang sebenarnya
Ini gambaran kondisi generasi spesifik pra-air bah yang sudah mencapai tahap ekstrem. Doktrin 'kerusakan total' (total depravity) menggunakan ayat ini tapi bukan berarti setiap manusia setiap saat sama kerusakan dengan generasi ini. Konteks adalah kondisi pra-air bah yang sudah mencapai puncak kerusakan.
✕ Sering dikira
"Allah melihat hati manusia berarti Dia baru mengetahuinya setelah mengamati — Allah tidak maha tahu sebelumnya."
✓ Yang sebenarnya
Bahasa 'TUHAN melihat' adalah bahasa naratif yang menggambarkan tindakan Allah dari perspektif manusia, bukan pernyataan bahwa Allah baru menemukan sesuatu. Ini retorika yang menjelaskan mengapa Allah bertindak, bukan keterbatasan pengetahuan-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 6:5
Jangan meremehkan dosa kecil dalam hidup kita. Jika dibiarkan, dosa dapat menguasai pikiran dan hati. Mari kita periksa diri kita secara rutin dan minta Roh Kudus untuk menyucikan kita dari segala kejahatan.
Tuhan, ampunilah aku jika ada kejahatan dalam hatiku. Bersihkanlah aku dan berikanlah aku hati yang baru. Amin.