Nuh mendapat perkenanan — satu orang yang berbeda
Kejadian 6:8
Manusia Menjadi Jahat
“Namun, Nuh mendapat perkenanan di mata TUHAN.”Kejadian 6:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.”Kejadian 6:8 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Nuh menyenangkan hati TUHAN.”Kejadian 6:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi TUHAN bermurah hati kepada Nuh.”Kejadian 6:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But Noah found grace in the eyes of the LORD.”Kejadian 6:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 6:8?
Di tengah kegelapan moral pada zaman itu, Nuh mendapat perkenanan atau kasih karunia di mata Tuhan. Ini menunjukkan bahwa kesetiaan seseorang tidak luput dari perhatian Allah, bahkan dalam situasi yang paling buruk sekalipun.
Latar belakang
Satu kalimat lima kata yang mengubah arah seluruh narasi
'Namun, Nuh mendapat perkenanan di mata TUHAN.' Lima kata dalam bahasa Ibrani (vNoakh matsa khen be'eyne YHWH). Setelah tiga ayat tentang kerusakan total dan keputusan untuk memusnahkan, satu kalimat ini membalikkan segalanya. 'Namun' (ve) adalah kata sambung biasa tapi menanggung beban naratif yang besar: di tengah penghakiman, ada kasih karunia. Di tengah lautan kejahatan, ada satu orang. Di tengah vayyamot, ada Henokh. Di tengah pemusnahan, ada Nuh.
Di mana
Seluruh bumi pra-air bah
Satu kalimat yang membalikkan segalanya · di tengah keputusan pemusnahan total, ada pengecualian
Kapan
Menjelang air bah
Kasih karunia Allah kepada Nuh di tengah keputusan hukuman
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang menemukan harapan: di tengah lautan kerusakan total, satu orang bisa menemukan kasih karunia Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָצָא חֵן
matsa khen · mendapat perkenanan
Menemukan kasih karunia — matsa (menemukan) + khen (kasih karunia, keindahan yang mengundang kebaikan); ini pertama kalinya kata khen (grace) muncul dalam Alkitab. Nuh 'menemukan' grace — bukan menghasilkan atau mendapatkannya melalui jasa.
בְּעֵינֵי יְהוָה
be'eyne YHWH · di mata TUHAN
Di mata TUHAN — eyne (mata, perspektif); frasa 'di mata' menunjukkan penilaian dari sudut pandang seseorang; kasih karunia ini adalah perkenanan berdasarkan perspektif Allah, bukan penilaian manusia.
וְנֹחַ
veNoakh · namun
Dan Nuh — ve (dan/namun) adalah kata sambung Ibrani biasa, tapi dalam konteks ini menanggung beban kontras yang besar: di tengah semua yang baru dikatakan tentang kerusakan, 'namun Nuh...'.
VeNoakh (namun Nuh) matsa khen (menemukan kasih karunia) be'eyne YHWH (di mata TUHAN). Khen (kasih karunia) pertama kali dalam Alkitab. Nuh matsa (menemukan) — bukan menghasilkan atau mendapatkan karena jasa. Kasih karunia selalu ditemukan, bukan dicapai. Dan ia pertama kali muncul di tengah kegelapan terbesar, bukan di saat manusia paling layak.
Tahukah kamu
Khen — kasih karunia yang pertama kali disebut eksplisit dalam Alkitab
Kata 'perkenanan' (khen, kasih karunia, grace) muncul untuk pertama kalinya dalam Alkitab di ayat ini: 'Nuh mendapat khen di mata TUHAN'. Khen adalah kata Ibrani yang diterjemahkan 'grace' dalam bahasa Inggris — kasih karunia yang tidak bergantung pada kelayakan penerimanya. Alkitab pertama kali menyebut khen/grace dalam konteks penghakiman dan kemusnahan — menunjukkan kasih karunia paling nyata terlihat justru di saat gelap.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 6:8
Efesus 2:8-9
khen (kasih karunia) yang Nuh 'temukan' adalah pola dari keselamatan berdasarkan kasih karunia bukan jasa
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu.”
Ibrani 11:7
bagaimana Nuh 'menemukan' kasih karunia: melalui iman yang taat
“Karena iman, Nuh — dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan — dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya.”
Roma 3:24
khen (kasih karunia) yang pertama muncul untuk Nuh adalah antisipasi dari kasih karunia yang sepenuhnya dinyatakan dalam Kristus
“dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 6:8
✕ Sering dikira
"Nuh mendapat perkenanan karena dia sudah lebih dulu saleh — kasih karunia adalah hadiah atas kebaikannya."
✓ Yang sebenarnya
Urutan penting: ayat 8 (Nuh mendapat kasih karunia) muncul sebelum ayat 9 (Nuh adalah orang yang benar). Kasih karunia mendahului pernyataan kesalehan — bukan sebaliknya. Nuh benar karena dia menerima kasih karunia, bukan menerima kasih karunia karena dia benar.
✕ Sering dikira
"'Di mata TUHAN' berarti hanya Allah yang melihat kebaikan Nuh, tapi orang lain tidak."
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini bukan tentang visibilitas tapi tentang penilaian otoritatif. Yang penting bukan apa yang manusia lihat tapi apa yang Allah nilai. Dan penilaian Allah tentang Nuh adalah khen (perkenanan) — yang akan menjadi dasar keselamatan Nuh dan keluarganya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 6:8
Ketika dunia tampak semakin jahat, kita bisa merasa sendirian. Namun, Nuh mengingatkan bahwa Tuhan melihat hati kita. Teruslah berpegang pada kebenaran, sekecil apa pun, karena perkenanan Tuhan lebih berharga daripada pengakuan manusia.
Ya Tuhan, biarlah hidupku senantiasa mendapat perkenanan-Mu, seperti Nuh yang setia di zamannya. Amin.