Rakyat menawarkan diri jadi hamba Firaun
Kejadian 47:19
Yusuf Membeli Tanah untuk Firaun
“Mengapa kami harus mati di depan matamu, baik kami maupun tanah kami? Belilah kami dan tanah kami untuk roti, maka kami maupun tanah kami akan menjadi hamba bagi Firaun. Berikanlah benih kepada kami supaya kami dapat hidup dan tidak mati. Dengan demikian, tanah ini tidak menjadi tandus.””Kejadian 47:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mengapa kami harus mati di depan matamu, baik kami maupun tanah kami? Belilah kami dan tanah kami sebagai ganti makanan, maka kami dengan tanah kami akan menjadi hamba kepada Firaun. Berikanlah benih, supaya kami hidup dan jangan mati, dan supaya tanah itu jangan menjadi tandus."”Kejadian 47:19 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan biarkan kami mati! Jangan biarkan ladang-ladang kami menjadi tandus. Belilah kami dan tanah kami dengan gandum sebagai pembayarannya. Kami dan tanah kami akan menjadi milik raja. Berilah kami gandum untuk menyambung hidup kami dan juga benih untuk ditabur di ladang kami!"”Kejadian 47:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apakah kami harus binasa di hadapanmu, dan tanah kami menjadi tandus?! Ambillah kami dan tanah kami sebagai pembayaran bahan makanan, karena kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Biarlah kami menjadi budak raja dan tanah kami menjadi miliknya! Berilah kami benih untuk ditanam, agar kami tetap bertahan hidup dan tidak binasa, dan agar tanah kami tidak menjadi tandus!””Kejadian 47:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore shall we die before thine eyes, both we and our land? buy us and our land for bread, and we and our land will be servants unto Pharaoh: and give us seed, that we may live, and not die, that the land be not desolate.”Kejadian 47:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 47:19?
Orang Mesir, yang kehabisan uang dan ternak, menawarkan diri dan tanah mereka untuk dibeli oleh Yusuf demi mendapatkan roti, agar mereka tidak mati kelaparan. Ini menunjukkan keputusasaan total mereka dan kesediaan untuk menjadi hamba Firaun demi kelangsungan hidup.
Latar belakang
Pilihan antara mati atau jadi hamba
Rakyat mengajukan proposal yang logis tapi menyedihkan: beli kami dan tanah kami sebagai hamba Firaun, berikan benih, dan kami akan tanami tanah ini. Ini bukan perbudakan paksa — ini perbudakan sukarela demi bertahan hidup. Mereka lebih memilih hidup sebagai hamba daripada mati sebagai orang bebas.
Di mana
Mesir
Di depan gudang pangan · masa krisis paling parah
Kapan
~1875 SM
Masa Patriark di Mesir
Yang berbicara
Rakyat Mesir
Orang-orang Mesir di ambang keputusasaan
Kepada
Yusuf
Perdana menteri Mesir, pengelola pangan nasional
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קְנֵה
qeneh · belilah
Beli atau miliki — permintaan untuk dibeli sebagai milik, merupakan konsep kepemilikan formal dalam hukum kuno.
עֲבָדִים
avadim · hamba
Budak atau hamba — status yang kehilangan kebebasan tapi menjamin kelangsungan hidup.
תִּשַּׁם
tisham · tandus
Menjadi tandus atau sunyi seperti reruntuhan — gambaran tanah yang ditinggalkan karena tidak ada yang menggarapnya.
"Belilah" kami sebagai "hamba" agar tanah tidak "tandus" — tiga kata yang merangkum logika bertahan hidup: lebih baik menjadi milik orang daripada tanah dibiarkan mati tanpa penggarap.
Tahukah kamu
Tanah yang "tandus" tanpa manusia
Mereka berargumen agar tanah tidak menjadi "tandus" (neshammah — sunyi, hancur). Ini argumen ekonomi lagi: tanah yang ada manusianya lebih bernilai bagi Firaun daripada tanah kosong tanpa penggarap. Mereka menawarkan diri sebagai tenaga kerja yang membuat tanah produktif.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 47:19
Imamat 25:39
perbudakan karena kemiskinan
“Jika saudaramu menjadi miskin di sisimu dan menjual dirinya kepadamu, janganlah kamu memperlakukannya sebagai budak.”
Ulangan 15:12
batasan perbudakan dalam hukum Allah
“Jika saudara Ibranimu, laki-laki atau perempuan, dijual kepadamu dan melayanimu enam tahun, pada tahun ketujuh kamu harus membebaskannya.”
Roma 6:16
konsep ketaatan sebagai penghambaan
“Apakah kamu tidak tahu bahwa ketika kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk ditaati, kamu adalah hamba dari orang yang kamu taati?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 47:19
✕ Sering dikira
Yusuf yang memaksa rakyat menjadi budak
✓ Yang sebenarnya
Rakyat sendiri yang mengajukan proposal menjadi hamba Firaun — ini tawaran sukarela karena keputusasaan.
✕ Sering dikira
Tanah yang tandus berarti tanah kering tidak subur
✓ Yang sebenarnya
"Tandus" di sini berarti tanah yang tidak ada penggarapnya, bukan kondisi fisik tanahnya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 47:19
Terkadang krisis memaksa kita untuk melepaskan apa yang kita anggap berharga demi bertahan hidup. Kita bisa belajar untuk rendah hati dan menerima bantuan, bahkan jika itu berarti kehilangan kemandirian, karena Tuhan bisa memakai situasi sulit untuk memelihara kita.
Tuhan, ajar kami untuk rendah hati dan percaya pada pemeliharaan-Mu, bahkan saat kami harus melepaskan hal-hal yang kami pegang erat. Amin.