Larangan Perbudakan
Imamat 25:39
Tahun Sabat dan Tahun Yobel
“Jika saudaramu menjadi miskin sehingga dia harus menjual dirinya kepadamu, jangan mempekerjakan dia seperti budak.”Imamat 25:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila saudaramu jatuh miskin di antaramu, sehingga menyerahkan dirinya kepadamu, maka janganlah memperbudak dia.”Imamat 25:39 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila orang sebangsamu yang tinggal di antara kamu jatuh miskin sehingga ia menjual dirinya sebagai budak kepadamu, orang itu tak boleh kamu suruh melakukan pekerjaan seorang budak.”Imamat 25:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Jika sesamamu orang Israel jatuh miskin sehingga menjual dirinya kepadamu sebagai budak, janganlah memperlakukan dia seperti budak.”Imamat 25:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if thy brother that dwelleth by thee be waxen poor, and be sold unto thee; thou shalt not compel him to serve as a bondservant:”Imamat 25:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 25:39?
Ayat ini mengatur tentang orang Israel yang jatuh miskin dan menjual dirinya. Tuannya tidak boleh memperlakukannya sebagai budak, melainkan sebagai pekerja upahan atau pendatang. Prinsipnya: setiap orang berharga dan tidak boleh dieksploitasi, karena semua adalah umat Allah yang telah ditebus.
Latar belakang
Hak Pekerja
Jika seorang Israel menjual diri karena miskin, ia tidak boleh diperlakukan sebagai budak, melainkan sebagai buruh upahan. Ini membatasi kekuasaan majikan dan menjamin perlakuan manusiawi.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, saat berkemah
Kapan
~1445 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin umat Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָכַר
makar · menjual dirinya
menjual, menyerahkan
עֶבֶד
eved · budak
budak, hamba
שָׂכִיר
sakhir · buruh
buruh upahan, pekerja
Perbedaan antara 'eved' (budak) dan 'sakhir' (buruh) sangat penting: buruh punya martabat dan hak, sedangkan budak tidak. Tuhan menuntut agar saudara yang miskin diperlakukan sebagai buruh, bukan budak.
Tahukah kamu
Perbudakan Dibatasi
Dalam hukum Israel, orang Israel tidak boleh menjadi budak permanen; mereka harus dibebaskan pada tahun Yobel. Ini berbeda dengan praktik perbudakan bangsa lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:39
Imamat 25:42
larangan perbudakan
“Sebab mereka adalah hamba-hamba-Ku yang Kubawa keluar dari tanah Mesir; janganlah mereka dijual sebagai budak.”
Ulangan 15:12
pembebasan tahun ketujuh
“Apabila seorang saudaramu, orang Ibrani, menjual dirinya kepadamu, maka ia harus bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh engkau harus melepaskan dia sebagai orang merdeka.”
Filemon 1:16
martabat saudara
“bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu saudara yang kekasih, terutama bagiku, tetapi lebih lagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 25:39
✕ Sering dikira
Perbudakan selalu diizinkan dalam Perjanjian Lama.
✓ Yang sebenarnya
Perbudakan terhadap sesama Israel sangat dibatasi dan bersifat sementara, berbeda dengan praktik umum.
✕ Sering dikira
Orang miskin yang menjual diri berarti kehilangan semua hak.
✓ Yang sebenarnya
Mereka tetap memiliki hak sebagai buruh dan harus diperlakukan dengan adil, bukan sewenang-wenang.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 25:39
Dalam hubungan kerja, perlakukan bawahan atau karyawan dengan hormat dan adil, bukan sebagai alat. Ingatlah bahwa setiap orang punya martabat sebagai ciptaan Tuhan.
Tuhan, ajar aku untuk memperlakukan sesamaku, terutama mereka yang bekerja padaku, dengan hormat dan kasih, seperti Engkau menghargai setiap orang. Amin.