Tahun kedua: ternak habis, kini tawaran diri dan tanah
Kejadian 47:18
Yusuf Membeli Tanah untuk Firaun
“Setelah tahun itu berakhir, mereka datang lagi pada tahun yang kedua dan berkata kepadanya, “Kami tidak dapat menyembunyikannya dari Tuanku, bahwa uang kami sudah habis. Tuanku juga memiliki ternak kami sehingga tidak ada lagi yang tersisa di hadapanku Tuanku, kecuali tubuh kami dan tanah kami.”Kejadian 47:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah lewat tahun itu, datanglah mereka kepadanya, pada tahun yang kedua, serta berkata kepadanya: "Tidak usah kami sembunyikan kepada tuanku, bahwa setelah uang kami habis dan setelah kumpulan ternak kami menjadi milik tuanku, tidaklah ada lagi yang tinggal yang dapat kami serahkan kepada tuanku selain badan kami dan tanah kami.”Kejadian 47:18 · TB
Terjemahan Baru
“Pada tahun berikutnya mereka datang lagi kepadanya dan berkata, "Kami berterus terang kepada Tuan bahwa uang kami sudah habis dan ternak kami sudah menjadi milik Tuan. Kami tidak punya apa-apa lagi yang dapat kami berikan kepada Tuan, selain diri kami sendiri dan tanah kami.”Kejadian 47:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada tahun berikutnya, rakyat kembali menghadap Yusuf dan berkata, “Kami tidak dapat menyembunyikan dari Tuan bahwa uang kami sudah habis, dan semua hewan kami juga sudah menjadi milik Tuan. Tidak ada lagi yang dapat kami jual untuk makanan, kecuali tanah kami. Atau kami terpaksa menjual diri kami sebagai budak!”Kejadian 47:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When that year was ended, they came unto him the second year, and said unto him, We will not hide it from my lord, how that our money is spent; my lord also hath our herds of cattle; there is not ought left in the sight of my lord, but our bodies, and our lands:”Kejadian 47:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 47:18?
Pada tahun berikutnya, orang Mesir datang lagi dan mengatakan bahwa uang serta ternak mereka sudah habis, sehingga yang tersisa hanyalah tubuh dan tanah mereka. Ini adalah puncak dari krisis ekonomi yang mereka alami.
Latar belakang
Rakyat Mesir menyerahkan segalanya
Di tahun kedua, rakyat datang lagi tapi kali ini benar-benar kosong: tidak ada uang, tidak ada ternak. Yang tersisa hanya dua hal — tubuh mereka dan tanah mereka. Mereka bukan mengemis tapi menawarkan: "belilah kami dan tanah kami." Ini adalah pengakuan yang menyayat hati tentang seberapa dalam kelaparan menghancurkan mereka.
Di mana
Mesir
Di depan gudang pangan · awal tahun kelaparan ketiga
Kapan
~1875 SM
Masa Patriark di Mesir
Yang berbicara
Rakyat Mesir
Orang-orang Mesir yang kini tidak punya uang maupun ternak
Kepada
Yusuf
Perdana menteri Mesir, pengelola pangan nasional
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נַסְתֵּר
nasteir · menyembunyikan
Menyembunyikan atau merahasiakan — mereka secara eksplisit menyatakan tidak ada yang disembunyikan dari Yusuf.
גְּוִיָּתֵנוּ
geviyyateinu · tubuh kami
Tubuh kami atau badan kami — menawarkan diri sebagai budak adalah langkah terakhir yang paling ekstrem.
אֵין
ein · tidak ada lagi
Tidak ada — pernyataan kekosongan absolut yang menegaskan mereka benar-benar habis.
"Tidak ada" yang tersisa selain "tubuh" mereka — rakyat Mesir tiba di titik paling bawah, tanpa uang, tanpa ternak, dan kini menawarkan diri dan tanah mereka. Keterbukaan total mereka kepada Yusuf adalah kepercayaan mutlak.
Tahukah kamu
Tidak ada yang disembunyikan dari Yusuf
Rakyat berkata: "Kami tidak dapat menyembunyikannya dari Tuanku." Ini menunjukkan transparansi total — mereka tidak mencoba menipu atau menyimpan cadangan. Kepercayaan mereka kepada Yusuf begitu besar sehingga mereka menyerahkan semua informasi tentang kondisi mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 47:18
Amsal 22:7
hutang dan perbudakan
“Orang kaya menguasai orang miskin, dan yang meminjam menjadi budak bagi yang meminjamkan.”
Nehemia 5:2-3
kelaparan paksa jual diri
“Ada yang berkata, "Kami terpaksa menggadaikan anak-anak kami sebagai budak untuk mendapat gandum, agar kami dapat hidup."”
Ratapan 5:4
krisis total tanpa pengecualian
“Kami harus membayar untuk air yang kami minum. Kayu bakar kami pun diberi harga.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 47:18
✕ Sering dikira
Rakyat mencoba menyembunyikan sisa kekayaan mereka
✓ Yang sebenarnya
Rakyat justru secara eksplisit berkata mereka "tidak dapat menyembunyikannya" — transparansi total.
✕ Sering dikira
Ini terjadi di tahun pertama kelaparan
✓ Yang sebenarnya
Ini tahun kedua — sebelumnya uang dan ternak sudah habis, kini giliran tanah dan diri mereka.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 47:18
Ketika semua hal duniawi tidak lagi berguna, kita dihadapkan pada kenyataan bahwa hanya Tuhan yang menjadi andalan. Mungkin Tuhan mengizinkan kita kehilangan hal-hal yang kita anggap penting agar kita bergantung penuh kepada-Nya.
Tuhan, saat semua yang kumiliki habis, bantu aku untuk tidak putus asa, melainkan berseru kepada-Mu yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Amin.