Tawaran Persekutuan

Kejadian 34:9

Kekejaman Terhadap Dina

Marilah kita saling berbesan. Berikanlah anak perempuanmu kepada kami dan ambillah anak-anak perempuan kami bagimu.

Kejadian 34:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 34:9?

Hemor mengusulkan agar keluarga Yakub dan keluarga Sikhem saling menikahkan anak-anak mereka dan menjadi satu bangsa. Dengan kata lain, dia ingin menyatukan kedua keluarga melalui pernikahan silang, seolah-olah tidak ada yang salah telah terjadi.

Latar belakang

Hemor Mengajak Bersekutu

Hemor menawarkan perjanjian pernikahan timbal balik dan izin untuk tinggal di tanah Sikhem. Dengan kata lain, dia ingin keluarga Yakub menjadi bagian dari masyarakat mereka.

Di mana

Sikhem

Pertemuan untuk membahas pernikahan

Kapan

~1700 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hemor menyampaikan lamaran
Tanggapan saudara-saudara Dina
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hemor

Raja orang Hewi di kota Sikhem, ayah Sikhem

Y

Kepada

Yakub dan anak-anaknya

Keluarga Yakub yang sedang berduka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָתַן

chat an · berbesan

menjadi besan, saling menikahkan anak

נָתַן

natan · memberikan

memberi, menyerahkan

לָקַח

laqach · mengambil

mengambil, menerima

Kata-kata ini menunjukkan tawaran persekutuan yang menyeluruh, tetapi di balik itu ada motivasi ekonomi. Hemor ingin keuntungan dari keluarga Yakub, bukan hanya pernikahan.

Tahukah kamu

Arti 'Berbesan'

Istilah 'besan' merujuk pada hubungan antara dua keluarga yang anak-anaknya menikah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 34:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 34:9

✕  Sering dikira

Tawaran Hemor hanya untuk memperbaiki hubungan.

✓  Yang sebenarnya

Dia juga ingin aset keluarga Yakub bergabung dengan kekayaan mereka.

✕  Sering dikira

Hemor berbicara atas nama semua orang Hewi tanpa persetujuan rakyat.

✓  Yang sebenarnya

Dia akan meminta persetujuan warga kota di gerbang nanti.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 34:9

Menyatukan dua pihak yang sedang konflik tidak boleh mengabaikan keadilan dan kebenaran. Perdamaian sejati harus dibangun di atas pengakuan kesalahan dan langkah pemulihan yang adil.

Tuhan, berikan aku hikmat untuk membangun perdamaian yang berlandaskan kebenaran dan keadilan, bukan sekadar kompromi yang menutupi masalah. Amin.