Allah Abraham dan Allah Nahor — Allah nenek moyang mereka — yang mengadili antara kita. Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti Ishak
Kejadian 31:53
Perjanjian Yakub dengan Laban
“Allah Abraham dan Allah Nahor, Allah nenek moyang mereka, yang mengadili di antara kita.” Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti oleh ayahnya, Ishak.”Kejadian 31:53 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Allah Abraham dan Allah Nahor, Allah ayah mereka, kiranya menjadi hakim antara kita." Lalu Yakub bersumpah demi Yang Disegani oleh Ishak, ayahnya.”Kejadian 31:53 · TB
Terjemahan Baru
“Allah yang dipuja Abraham dan dipuja ayah saya Nahor akan menjadi hakim antara kita." Lalu Yakub bersumpah demi Allah yang disembah oleh Ishak, ayahnya, untuk menepati janjinya.”Kejadian 31:53 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Biarlah kiranya Allah Abraham dan Dewa Nahor menghakimi siapa pun di antara kita yang melanggar perjanjian ini.” Lalu Yakub berjanji atas nama Allah yang disembah oleh Isak, ayahnya.”Kejadian 31:53 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The God of Abraham, and the God of Nahor, the God of their father, judge betwixt us. And Jacob sware by the fear of his father Isaac.”Kejadian 31:53 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:53?
Laban bersumpah demi Allah Abraham dan Nahor, yaitu Allah keluarga mereka, sebagai hakim. Yakub bersumpah demi Allah yang dihormati ayahnya, Ishak, menunjukkan keyakinannya pada Tuhan yang sama.
Latar belakang
Elohei Avraham ve'Elohei Nachor yishpetu veinenu Elohei avichem vayyishava Yaaqov bePachad aviv Yitshaq
'Elohei Avraham ve'Elohei Nachor yishpetu veinenu Elohei avichem vayyishava Yaaqov bePachad aviv Yitshaq' — Allah Abraham dan Allah Nahor, Allah leluhur mereka, yang mengadili antara kita; dan Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti ayahnya, Ishak. Perbedaan yang sangat mencolok: Laban bersumpah demi dua Allah — Allah Abraham DAN Allah Nahor (leluhur Laban di jalur Nahor). Yakub tidak bersumpah demi 'Allah Abraham' yang lebih umum — tapi demi 'Pachad aviv Yitshaq' = Yang Ditakuti oleh ayahnya, Ishak. Yakub membatasi sumpahnya pada Allah yang dikenal secara personal melalui ayahnya.
Di mana
Galed / Mizpa, Pegunungan Gilead
Peresmian sumpah perjanjian — Laban bersumpah demi dua Allah leluhur bersama, Yakub bersumpah demi Allah yang khusus dikenal ayahnya
Kapan
Sekitar 1737 SM
Sumpah akhir yang meresmikan perjanjian Gilead — dua sumpah dari dua perspektif teologis
Yang berbicara
Laban dan Yakub
Yang bersumpah — tapi dengan nama yang berbeda: Laban demi Allah Abraham dan Nahor, Yakub demi Yang Ditakuti Ishak
Kepada
Satu sama lain dan langit yang menyaksikan
Yang menyaksikan sumpah akhir perjanjian — dua sumpah dengan referensi Allah yang berbeda dari dua dunia yang berbeda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יִשְׁפְּטוּ בֵינֵינוּ
yishpetu veinenu · yang mengadili antara kita
Yang mengadili/memutuskan antara kita — yishpetu (dari shaphat = mengadili, memutuskan perkara; qal imperfek orang ketiga plural = mereka yang mengadili/yang akan mengadili; bentuk plural karena Laban menyebut 'Allah Abraham dan Allah Nahor' = plural; 'shaphat' = bertindak sebagai hakim yang memutuskan perkara antara dua pihak; Allah sebagai Hakim Agung yang memastikan perjanjian ditepati); veinenu (antara kita; dari bein = antara + sufiks = antara kita; Allah berada di antara keduanya sebagai hakim yang menghadap dua arah dan memutuskan secara adil).
וַיִּשָּׁבַע יַעֲקֹב בְּפַחַד אָבִיו יִצְחָק
vayyishava Yaaqov bePachad aviv Yitshaq · Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti Ishak
Dan Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti ayahnya, Ishak — vayyishava (dari shava = bersumpah; nifal wayyiqtol = dan dia bersumpah; 'shava' dalam nifal = berjanji khidmat dengan nama yang diinvokasi sebagai saksi; sumpah yang mengikat); bePachad aviv Yitshaq (demi Yang Ditakuti ayahnya, Ishak; 'be' = demi + Pachad = yang ditakuti/yang membuat gentar + aviv = ayahnya + Yitshaq = Ishak; Yakub bersumpah demi Allah yang dikenal melalui ayahnya — bukan Allah yang abstrak tapi Allah yang memiliki sejarah relasional dengan keluarganya; 'Pachad Yitshaq' = nama yang hanya digunakan dua kali di Kejadian [31:42 dan 31:53]).
Elohei Avraham ve'Elohei Nachor yishpetu veinenu vayyishava Yaaqov bePachad aviv Yitshaq (Allah Abraham dan Allah Nahor yang mengadili antara kita dan Yakub bersumpah demi Yang Ditakuti ayahnya Ishak). Yishpetu veinenu — 'yang mengadili antara kita': Allah sebagai Hakim terakhir atas perjanjian yang manusia tidak bisa monitor. Vayyishava Yaaqov bePachad aviv Yitshaq — Yakub bersumpah dengan nama yang sangat spesifik dan personal; bukan 'Allah yang umum' tapi Allah yang dikenal melalui pengalaman terdalam ayahnya.
Tahukah kamu
Laban bersumpah demi 'Allah Abraham DAN Allah Nahor' — secara implisit mengakui dua jalur leluhur; sementara Yakub bersumpah demi 'Yang Ditakuti Ishak' — satu Allah yang dikenal melalui satu pengalaman pribadi; dua teologi yang berbeda dalam satu keluarga besar
Perbedaan sumpah ini mengungkap perbedaan teologis yang fundamental. Laban menggunakan formula inklusif: 'Allah Abraham DAN Allah Nahor' — menghormati kedua cabang leluhur keluarga. Ini adalah teologi pluralis: ada berbagai Allah leluhur yang semua layak dihormati. Yakub hanya bersumpah demi 'Pachad Yitshaq' (Yang Ditakuti Ishak) — satu Allah yang dikenal melalui pengalaman spesifik ayahnya. Ini adalah teologi yang lebih partikular: satu Allah yang dikenal melalui hubungan personal dan sejarah. Benih dari monoteisme Yahudi vs sinkretisme Mesopotamia tampak dalam perbedaan sumpah ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:53
Keluaran 20:3
Sumpah Yakub yang spesifik demi 'Pachad Yitshaq' (31:53) vs sumpah Laban demi 'Allah Abraham DAN Allah Nahor' mencerminkan perbedaan yang kelak dikodifikasikan dalam Keluaran 20:3; Yakub sudah menunjukkan orientasi monoteistik — satu Allah yang dikenal secara personal — yang akan menjadi inti iman Israel
“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.”
Hakim-Hakim 11:10
Allah sebagai 'hakim antara kita' (31:53) diulangi dalam perjanjian Yefta dengan tua-tua Gilead (Hak. 11:10) — menariknya di wilayah yang sama (Gilead) yang namanya berasal dari perjanjian Yakub-Laban; tradisi perjanjian dengan Allah sebagai hakim yang konsisten di wilayah ini
“Tua-tua Gilead berkata kepada Yefta, 'Biarlah TUHAN menjadi pendengar antara kita, jika kami tidak melakukan seperti yang kaukatakan.'”
Ibrani 6:13-14
Yakub bersumpah 'demi Pachad Yitshaq' = demi Allah (31:53) menggunakan Allah sebagai referensi sumpah; Ibrani 6:13-14 menjelaskan prinsip ini: sumpah yang paling kuat adalah yang memakai nama yang paling tinggi; bagi Yakub, 'Pachad Yitshaq' adalah nama yang paling tinggi dalam pengenalan pribadinya
“Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada yang lebih tinggi dari pada-Nya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:53
✕ Sering dikira
"Bahwa Laban bersumpah demi 'Allah Abraham DAN Allah Nahor' berarti dia benar-benar menghormati Allah yang sama dengan Yakub."
✓ Yang sebenarnya
Laban menyertakan 'Allah Nahor' — leluhur yang berbeda jalurnya dari Abraham. Ini menunjukkan Laban mempertahankan perspektif yang lebih inklusif (beberapa Allah leluhur), berbeda dari Yakub yang bersumpah hanya demi satu Allah yang dikenal melalui ayahnya. Sumpah Laban mencerminkan sinkretisme, bukan monoteisme.
✕ Sering dikira
"Yakub bersumpah demi 'Yang Ditakuti Ishak' bukan demi TUHAN karena dia tidak sepenuhnya mengenal Allah."
✓ Yang sebenarnya
'Pachad Yitshaq' adalah nama yang Yakub sendiri gunakan untuk Allah (31:42) dan yang paling bermakna baginya — Allah yang dikenal melalui pengalaman terdalam ayahnya di Gunung Moria. Ini bukan ketidaktahuan tapi penggunaan nama Allah yang paling personal dan bermuatan makna bagi Yakub.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:53
Sumpah yang dibuat di hadapan Tuhan adalah serius. Sebelum berjanji, pikirkan baik-baik karena Tuhan hadir dan menjadi saksi.
Bapa, tolong kami untuk selalu berkata benar dan menepati janji, karena Engkau adalah saksi yang setia. Amin.