Laban berkata: tumpukan batu ini adalah saksi antara aku dan kamu pada hari ini — itulah mengapa disebut Galed
Kejadian 31:48
Perjanjian Yakub dengan Laban
“Laban berkata, “Tumpukan batu ini adalah saksi antara aku dan kamu pada hari ini.” Itu sebabnya, Yakub menyebut tempat itu Galed,”Kejadian 31:48 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu kata Laban: "Timbunan batu inilah pada hari ini menjadi kesaksian antara aku dan engkau." Itulah sebabnya timbunan itu dinamainya Galed,”Kejadian 31:48 · TB
Terjemahan Baru
“Kata Laban kepada Yakub, "Timbunan batu ini akan menjadi peringatan bagi kita berdua." Itulah sebabnya tempat itu dinamakan Galed.”Kejadian 31:48 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Laban berkata kepada Yakub, “Mulai hari ini, biarlah tugu tanda perjanjian ini menjadi saksi antara aku dan kamu.” Itulah sebabnya tempat itu dinamai Galed.”Kejadian 31:48 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Laban said, This heap is a witness between me and thee this day. Therefore was the name of it called Galeed;”Kejadian 31:48 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:48?
Laban menyatakan bahwa timbunan batu itu adalah saksi antara dia dan Yakub. Jadi nama Galed diberikan untuk mengingatkan mereka akan janji dan batas yang tidak boleh dilanggar.
Latar belakang
Vayyomer Lavan hagal hazeh ed beini uveinkha hayom al ken qara shemo Galed
'Vayyomer Lavan hagal hazeh ed beini uveinkha hayom al ken qara shemo Galed' — dan Laban berkata: tumpukan batu ini adalah saksi antara aku dan kamu pada hari ini; oleh sebab itu dinamailah tempat itu Galed. Penjelasan etiologis yang khas dalam Kejadian: nama suatu tempat dijelaskan dari peristiwa yang terjadi di sana. 'Ed' = saksi = fungsi hukum tumpukan batu. Tumpukan tidak bisa berbicara tapi keberadaannya bersaksi: 'kami pernah di sini, kami membuat perjanjian, inilah batasnya.'
Di mana
Galed / Gilead, Pegunungan Gilead
Laban menetapkan makna tumpukan — bukan sekadar monumen tapi saksi hukum yang mengikat
Kapan
Sekitar 1737 SM
Peresmian nama dan fungsi tumpukan sebagai saksi perjanjian
Yang berbicara
Laban
Yang menjelaskan makna tumpukan dan penamaan tempat — saksi yang akan tetap ada setelah mereka berpisah
Kepada
Yakub
Yang mendengar Laban menetapkan tumpukan batu sebagai saksi bisu yang tidak bisa dibantah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵד
ed · saksi
Saksi — ed (dari 'ud = bersaksi, membuktikan; 'ed' = saksi yang memberikan kesaksian; bisa berupa manusia [Bil. 35:30] atau benda fisik [Yos. 24:27]; 'ed' dalam konteks hukum = yang dapat membuktikan apa yang terjadi; 'hagal hazeh ed' = tumpukan batu ini adalah saksi = tumpukan memiliki fungsi hukum sebagai pembuktian perjanjian; 'saksi bisu' tapi saksi yang tidak bisa dimanipulasi atau disuap — berbeda dari saksi manusia yang bisa berubah pikiran atau berbohong).
Vayyomer Laban hagal hazeh ed beini uveinkha hayom al ken qara shemo Galed (Laban berkata tumpukan batu ini adalah saksi antara aku dan kamu hari ini itulah mengapa disebut Galed). Hagal hazeh ed — 'tumpukan batu ini adalah saksi': fungsi hukum yang jelas; bukan dekorasi tapi alat hukum. Ed beini uveinkha — 'saksi antara aku dan kamu': bukan saksi atas satu pihak saja tapi antara keduanya; batu yang berdiri di tengah adalah penanda batas yang menyaksikan kedua arah.
Tahukah kamu
Benda-benda fisik sebagai 'saksi' (ed) adalah konsep hukum yang valid dalam Alkitab: batu dapat bersaksi (Yos. 24:27), langit dan bumi dapat bersaksi (Ul. 30:19), nyanyian dapat bersaksi (Ul. 31:21); Allah menciptakan dunia yang mampu bersaksi atas peristiwa sejarah
Dalam sistem hukum Alkitab, 'saksi' tidak harus manusia. Yosua mendirikan batu saksi yang 'sudah mendengar semua firman Allah' (Yos. 24:27). Musa memanggil 'langit dan bumi' sebagai saksi atas Israel (Ul. 30:19). Nyanyian Musa disebut sebagai 'saksi' atas Israel (Ul. 31:21). Tradisi benda-benda sebagai saksi ini berakar pada keyakinan bahwa alam semesta adalah ciptaan yang merespons dan mencatat — bukan hanya latar belakang yang netral. Tumpukan batu Galed masuk dalam tradisi ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:48
Yosua 24:26-27
Batu sebagai 'ed' (saksi) di 31:48 diulang di Yosua 24:26-27 ketika Yosua mendirikan batu saksi setelah perjanjian pembaruan di Sikhem; tradisi batu-saksi dari Yakub ke Yosua; batu yang 'sudah mendengar' sebagai saksi yang sah dalam hukum Israel
“Yosua menulis semuanya itu dalam kitab hukum Allah; ia pun mengambil sebuah batu besar dan mendirikannya di sana... Berkatalah Yosua kepada seluruh umat, 'Lihatlah, batu ini akan menjadi saksi terhadap kita.'”
Ulangan 30:19
Musa yang memanggil 'langit dan bumi' sebagai saksi (Ul. 30:19) menggunakan konsep yang sama dengan tumpukan batu sebagai saksi (31:48); dalam teologi Alkitab, alam semesta dapat berfungsi sebagai saksi atas perjanjian manusia
“Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk.”
Wahyu 2:17
Batu sebagai penanda identitas dan perjanjian (31:48) mencerminkan fungsi serupa dengan batu putih di Wahyu 2:17; batu yang menyimpan nama dan menjadi penanda hubungan — dari Galed ke batu putih dalam eskatologi
“Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya sebuah batu putih, dan di atas batu itu tertulis sebuah nama baru.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:48
✕ Sering dikira
"'Tumpukan batu adalah saksi' berarti orang Israel kuno menyembah batu."
✓ Yang sebenarnya
Batu berfungsi sebagai saksi (alat hukum), bukan objek ibadah. Tidak ada tindakan menyembah tumpukan batu yang disebutkan. Konsep 'saksi' (ed) adalah konsep hukum — benda yang membuktikan suatu peristiwa terjadi. Ini sangat berbeda dari berhala yang dipuja dan dipersembahi korban.
✕ Sering dikira
"Galed sebagai nama tempat hanya berlaku untuk peristiwa ini saja dan tidak punya makna lebih luas."
✓ Yang sebenarnya
Galed menjadi nama wilayah Gilead (Gal'ad) yang signifikan dalam sejarah Israel — wilayah yang dihuni suku Gad dan Ruben, menjadi latar berbagai peristiwa hakim-hakim dan raja-raja. Nama yang lahir dari perjanjian Yakub-Laban hidup ribuan tahun dalam geografi Israel.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:48
Perjanjian dan janji harus dipelihara dengan kesetiaan. Ingatlah bahwa Tuhan adalah saksi atas setiap perkataan dan komitmen kita, jadi hiduplah dengan integritas.
Ya Allah, jadikanlah aku orang yang setia pada janji, seperti Engkau setia pada umat-Mu. Amin.