Laban menamai tempat itu Yegar-Sahaduta dalam bahasa Aram — Yakub menamakannya Galed dalam bahasa Ibrani
Kejadian 31:47
Perjanjian Yakub dengan Laban
“Laban menamai tempat itu Yegar-Sahaduta. Namun, Yakub menamainya Galed.”Kejadian 31:47 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Laban menamai timbunan batu itu Yegar-Sahaduta, tetapi Yakub menamainya Galed.”Kejadian 31:47 · TB
Terjemahan Baru
“Laban menamakan timbunan batu itu Yegar-Sahaduta, sedangkan Yakub menamakannya Galed.”Kejadian 31:47 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Laban menamai tumpukan batu itu Yegar Sahaduta, sedangkan Yakub menamainya Galed.”Kejadian 31:47 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Laban called it Jegarsahadutha: but Jacob called it Galeed.”Kejadian 31:47 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:47?
Laban menamai tempat itu Yegar-Sahaduta dalam bahasa Aram, dan Yakub menamainya Galed dalam bahasa Ibrani, keduanya berarti 'timbunan saksi'. Ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak memahami makna timbunan batu itu sebagai saksi perjanjian.
Latar belakang
Vayyiqra lo Lavan Yegar Sahaduta veYaaqov qara lo Galed
'Vayyiqra lo Lavan Yegar Sahaduta veYaaqov qara lo Galed' — dan Laban menamakannya Yegar-Sahaduta, tetapi Yakub menamakannya Galed. Dua nama, satu makna: 'Yegar-Sahaduta' dalam bahasa Aram = tumpukan kesaksian; 'Galed' dalam bahasa Ibrani = tumpukan kesaksian. Bahasa Aram adalah bahasa Mesopotamia — bahasa Laban. Bahasa Ibrani adalah bahasa yang sedang berkembang menjadi bahasa Yakub dan keturunannya. Momen ini mencerminkan persimpangan dua dunia yang selama 20 tahun bersinggungan di Haran.
Di mana
Pegunungan Gilead — tempat yang kini diberi nama
Penamaan tempat adalah tindakan yang menandai peristiwa penting dalam narasi Kejadian; dua nama mengungkap dua identitas
Kapan
Sekitar 1737 SM
Pemberian nama tempat perjanjian — dua versi linguistik dari satu makna yang sama
Yang berbicara
Narasi
Yang mencatat momen linguistik yang mengungkap dua dunia: Laban berbicara Aram, Yakub berbicara Ibrani — dua nama untuk satu realita
Kepada
Pembaca
Yang menyaksikan bukti bahwa dua orang ini berasal dari dua dunia budaya yang berbeda meski satu keluarga
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יְגַר שָׂהֲדוּתָא
Yegar Sahaduta · Yegar-Sahaduta
Tumpukan Kesaksian [dalam bahasa Aram] — Yegar (tumpukan; kata Aram; dari akar yang berkaitan dengan 'bertumpuk/mengumpulkan'; sama dengan gal dalam Ibrani); Sahaduta (kesaksian; kata Aram; dari sahed = saksi/bersaksi dalam bahasa Aram; sama dengan 'ed' dalam Ibrani = kesaksian; 'Yegar Sahaduta' = tumpukan kesaksian = Galed dalam Ibrani; satu-satunya frasa berbahasa Aram yang ditulis dalam huruf Ibrani dalam Kejadian; menandai bahwa Laban adalah orang Aram yang menggunakan bahasa Aram dalam percakapan sehari-hari).
גַּלְעֵד
Galed / Gil'ad · Galed
Tumpukan Kesaksian [dalam bahasa Ibrani] — Gal (tumpukan batu; sama seperti 'gal' di 31:46 = tumpukan batu komunal); Ed (kesaksian; dari 'ud = bersaksi; 'ed' = saksi/kesaksian; 'Galed' = tumpukan kesaksian; nama yang kemudian menjadi nama wilayah Gilead [Gal'ad] di sebelah timur Yordan — wilayah yang akan menjadi bagian suku Gad dan Ruben; tempat perjanjian Yakub-Laban menjadi nama wilayah yang penting dalam sejarah Israel).
Vayyiqra lo Lavan Yegar Sahaduta veYaaqov qara lo Galed (Laban menamakannya Yegar-Sahaduta dan Yakub menamakannya Galed). Yegar Sahaduta = Galed: dua bahasa, satu makna — 'tumpukan kesaksian'; ketika dua orang dari dua bahasa berbeda sepakat tentang makna yang sama, perjanjian melampaui batas budaya. Wilayah Gilead kemudian mengambil nama ini — satu tempat yang lahir dari konflik dan rekonsiliasi menjadi nama wilayah dalam sejarah Israel.
Tahukah kamu
Ini adalah satu-satunya tempat dalam Alkitab di mana nama yang sama diberikan dalam dua bahasa sekaligus — Ibrani dan Aram; bahasa Aram kemudian menjadi bahasa pergaulan internasional Timur Tengah kuno, dan bagian dari Alkitab Perjanjian Lama (Daniel, Ezra) ditulis dalam bahasa Aram
'Yegar-Sahaduta' adalah frasa dalam bahasa Aram: yegar = tumpukan (dari akar yang sama dengan Arab 'jabal' = gunung/tumpukan); sahaduta = kesaksian. 'Galed' dalam bahasa Ibrani: gal = tumpukan + ed = kesaksian. Makna identik, bahasa berbeda. Bahasa Aram kemudian menjadi lingua franca Timur Tengah kuno dan digunakan dalam Alkitab (Daniel 2:4-7:28, Ezra 4:8-6:18, Yer. 10:11). Bahwa Laban berbicara Aram sementara Yakub berbicara Ibrani mengonfirmasi apa yang sudah tersirat: mereka adalah keluarga dari dua dunia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:47
Kejadian 28:19
Pola penamaan tempat berdasarkan peristiwa yang terjadi (28:19 = Betel; 31:47 = Galed) adalah karakteristik naratif Kejadian; nama-nama tempat dalam Kejadian tidak sembarang — setiap nama menyimpan memori peristiwa yang membentuk identitas tempat itu
“Ia menamai tempat itu Betel, tetapi dahulu nama kota itu adalah Lus.”
Hakim-Hakim 10:17
Gilead (Galed) yang berasal dari perjanjian Yakub-Laban (31:47-48) menjadi nama wilayah yang penting dalam sejarah Israel (Hak. 10:17); tempat yang lahir dari konflik keluarga menjadi wilayah yang memainkan peran dalam sejarah bangsa
“Orang Amon berkumpul dan berkemah di Gilead, dan orang Israel pun berkumpul dan berkemah di Mizpa.”
Efesus 2:14
Dua bahasa berbeda (Aram dan Ibrani) yang menghasilkan nama yang sama (31:47) menggambarkan perjanjian yang melampaui batas budaya; Efesus 2:14 tentang 'merubuhkan tembok pemisah' mencerminkan aspirasi yang sama: perbedaan yang ada tidak harus menjadi pemisahan
“Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:47
✕ Sering dikira
"Bahwa Laban dan Yakub memberi nama berbeda berarti mereka tidak benar-benar sepakat tentang isi perjanjian."
✓ Yang sebenarnya
Keduanya memberi nama berbeda dalam bahasa berbeda tapi dengan makna identik — 'tumpukan kesaksian'. Perbedaan bahasa mencerminkan perbedaan latar belakang budaya, bukan perbedaan pemahaman tentang isi perjanjian. Justru kesamaan makna di balik perbedaan bahasa adalah yang bermakna.
✕ Sering dikira
"Bahasa Aram Laban menunjukkan dia adalah orang kafir yang tidak mengenal tradisi leluhur yang sama dengan Yakub."
✓ Yang sebenarnya
Laban adalah cucu Nahor, saudara Abraham — mereka memiliki leluhur yang sama. Perbedaan bahasa (Aram vs Ibrani) mencerminkan perbedaan tempat tinggal dan komunitas, bukan perbedaan garis keturunan. Laban mengenal Allah Abraham (31:24, 29) meski bahasanya berbeda dari Yakub.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:47
Bahasa dan budaya yang berbeda dapat memiliki pemahaman yang sama tentang kebenaran. Carilah titik temu dan hargai perbedaan, karena Tuhan bekerja melalui berbagai cara.
Tuhan, bantu aku untuk memahami orang lain dan menemukan kesamaan meskipun berbeda. Amin.