Ketika Laban pergi untuk mengguntingi bulu domba-dombanya, Rahel mencuri terafim ayahnya
Kejadian 31:19
Yakub melarikan diri dari Laban
“Ketika Laban pergi untuk mengguntingi bulu domba-dombanya, Rahel mencuri terafim ayahnya.”Kejadian 31:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adapun Laban telah pergi menggunting bulu domba-dombanya. Ketika itulah Rahel mencuri terafim ayahnya.”Kejadian 31:19 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu Laban ada di padang sedang menggunting bulu domba-dombanya, dan pada waktu itulah Rahel mencuri patung pelindung keluarga kepunyaan ayahnya.”Kejadian 31:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(31:17)”Kejadian 31:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Laban went to shear his sheep: and Rachel had stolen the images that were her father’s.”Kejadian 31:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 31:19?
Rahel mencuri terafim (patung dewa keluarga milik ayahnya, Laban) saat Laban pergi menggunting bulu domba. Ini menunjukkan bahwa Rahel mungkin masih percaya pada kekuatan terafim, atau ingin membawa berkat untuk keluarganya, meskipun tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.
Latar belakang
Vayyelekh Lavan ligzoz et tsono vetiggnov Rachel et haterafim asher le'aviha
'Vayyelekh Lavan ligzoz et tsono vetiggnov Rachel et haterafim asher le'aviha' — dan Laban pergi untuk menggunting bulu dombanya, dan Rahel mencuri terafim yang ada pada ayahnya. Dua kalimat yang bergerak paralel: Laban pergi (kesempatan terbuka) → Rahel mengambil terafim. 'Terafim' = berhala rumah tangga, patung keluarga — fungsinya bisa sebagai simbol kepemilikan warisan, media ramalan, atau semacam 'jimat keluarga'. Motivasi Rahel tidak pernah dijelaskan secara eksplisit, yang membuat tindakan ini misterius dan menjadi sumber masalah besar.
Di mana
Rumah Laban, Haran
Saat Laban pergi menggunting bulu domba, Rahel mengambil kesempatan untuk mengambil terafim tanpa sepengetahuan siapapun
Kapan
Sekitar 1737 SM
Di tengah persiapan kepulangan — Rahel mengambil tindakan diam-diam yang akan menimbulkan masalah besar
Yang berbicara
Narasi
Yang mencatat tindakan Rahel yang mengejutkan — mencuri berhala rumah tangga ayahnya saat Laban sedang pergi
Kepada
Pembaca
Yang baru tahu tentang ini — Yakub sendiri tidak tahu (31:32)
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַתְּרָפִים
haterafim · terafim
Terafim/berhala rumah tangga — haterafim (bentuk plural dari terafim; kata yang asal-usulnya tidak jelas — mungkin dari kata Ibrani yang berarti 'meraph' = menyembuhkan/memulihkan atau dari kata Akkadia untuk 'leluhur'; 'terafim' = berhala atau patung kecil yang digunakan dalam konteks keluarga; fungsinya beragam dalam Alkitab: sebagai alat ramalan [Zakharia 10:2], sebagai benda yang terkait warisan [dalam hukum Nuzi], atau sebagai objek keagamaan rumah tangga; bahwa Rahel membawa terafim menunjukkan kepercayaan terhadap nilainya, tapi narasi kemudian menunjukkan ketidakberdayaan terafim melawan perintah Allah).
Vayyelekh Lavan ligzoz et tsono vetiggnov Rachel et haterafim asher le'aviha (dan Laban pergi menggunting bulu domba dan Rahel mencuri terafim yang ada pada ayahnya). Vetiggnov Rachel — 'dan Rahel mencuri': kata 'mencuri' yang sama (ganav) yang kemudian Laban tuduhkan kepada Yakub (31:26); Rahel yang mencuri tapi Yakub yang dituduh; ironi naratif yang akan menjadi pusat ketegangan pasal 31. Haterafim — berhala rumah tangga: benda yang memiliki arti lebih dari religius, mungkin terkait klaim warisan.
Tahukah kamu
Terafim dalam hukum Nuzi (tablet hukum yang ditemukan di Mesopotamia, se-era dengan Patriark) ternyata terkait dengan klaim warisan: kepemilikan terafim bisa menjadi dasar klaim atas warisan ayah; Rahel mungkin mengambilnya untuk mengamankan klaim warisan keluarga Yakub dari Laban
Tablet hukum Nuzi dari era Patriark menunjukkan bahwa dalam budaya Mesopotamia, kepemilikan terafim (berhala rumah tangga) memberikan klaim legal atas warisan keluarga. Jika ini adalah praktik yang berlaku juga di Haran, Rahel mungkin mencuri terafim untuk memastikan bahwa keluarga Yakub — bukan anak laki-laki Laban — yang memiliki klaim atas warisan Laban. Ini menjelaskan mengapa Laban sangat marah ketika terafimnya hilang (31:30 'mengapa kamu mencuri ilah-ilahku?') dan mengapa Rahel menyembunyikannya dengan begitu hati-hati (31:34-35). Ini bukan sekadar pencurian religius tapi mungkin klaim hukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 31:19
Hakim-Hakim 17:5
Terafim di Hakim 17:5 menunjukkan konteks penggunaan mereka sebagai berhala rumah tangga yang terkait praktik keagamaan informal; tradisi terafim dalam keluarga (31:19) dan dalam rumah ibadah (Hak. 17:5) menunjukkan bahwa terafim adalah elemen keagamaan yang persisten yang akhirnya dikecam para nabi
“Orang itu, Mikha, mempunyai kuil untuk menyembah berhala. Ia membuat efod dan terafim, lalu menahbiskan salah seorang anaknya menjadi imam baginya.”
Zakharia 10:2
Zakharia 10:2 mengkritik terafim sebagai sumber 'kebohongan dan penglihatan palsu' — berbeda dengan Allah yang berbicara kepada Yakub melalui mimpi yang nyata (31:10-13); kontras antara terafim yang Rahel curi dan komunikasi ilahi yang Yakub terima
“Terafim mengucapkan kebohongan, dan para peramal melihat penglihatan palsu; mereka menceritakan mimpi kosong dan memberi penghiburan yang tidak berguna.”
Kejadian 35:2-4
Yakub yang di 35:2-4 memerintahkan keluarganya membuang 'dewa-dewa asing' adalah respons langsung terhadap terafim yang Rahel bawa dari Haran (31:19); terafim yang dicuri akhirnya dikubur di bawah pohon tarbantin di Sikhem
“Yakub berkata kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia, 'Singkirkanlah dewa-dewa asing yang ada di antaramu, sucikanlah dirimu, dan gantilah pakaianmu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 31:19
✕ Sering dikira
"Karena Rahel mencuri terafim, berarti dia masih menyembah berhala dan imannya tidak tulus."
✓ Yang sebenarnya
Motivasi Rahel tidak pernah dijelaskan eksplisit. Terafim mungkin dicuri bukan untuk disembah tapi untuk alasan praktis (klaim warisan sesuai hukum Nuzi) atau protektif. Bahwa Rahel tidak membela terafim dan kemudian Yakub mengubur semua berhala (35:2-4) menunjukkan bahwa kepemilikan terafim bukan identik dengan penyembahan berhala yang tulus.
✕ Sering dikira
"Bahwa Laban pergi menggunting bulu domba saat Yakub melarikan diri adalah kebetulan yang menguntungkan Yakub."
✓ Yang sebenarnya
Narasi tidak menyebutnya sebagai kebetulan — Allah yang sudah memberikan perintah kepulangan (31:13) dan menjaga Yakub sepanjang 20 tahun. Bahwa Laban pergi di waktu yang tepat bisa dibaca sebagai bagian dari providensi Allah yang mengatur waktu kepulangan Yakub.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 31:19
Kita sering kali mengambil 'jalan pintas' untuk mendapatkan berkat, padahal Tuhan sudah berjanji menyertai kita. Evaluasilah apakah ada 'terafim' dalam hidup kita—hal-hal yang kita andalkan selain Tuhan, seperti kekayaan, status, atau hubungan.
Tuhan, ajari aku untuk percaya pada pemeliharaan-Mu dan tidak bergantung pada benda atau hal lain untuk merasa aman. Amin.