Rahel menamakannya Yusuf dan berkata: kiranya TUHAN menambahkan bagiku anak laki-laki lainnya
Kejadian 30:24
Persaingan Lea dan Rahel
“Rahel menamainya Yusuf, katanya, “Kiranya TUHAN menambahkan bagiku anak laki-laki lainnya.””Kejadian 30:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka ia menamai anak itu Yusuf, sambil berkata: "Mudah-mudahan TUHAN menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku."”Kejadian 30:24 · TB
Terjemahan Baru
“Semoga TUHAN memberikan kepada saya anak laki-laki seorang lagi." Karena itu dinamakannya anaknya itu Yusuf.”Kejadian 30:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka dia menamai anaknya itu Yusuf, karena dia berkata, “Semoga TUHAN memberiku seorang anak laki-laki lagi.””Kejadian 30:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she called his name Joseph; and said, The LORD shall add to me another son.”Kejadian 30:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 30:24?
Rahel menamai anaknya Yusuf, yang berarti 'menambah', sambil berharap TUHAN menambahkan anak laki-laki lain baginya. Ini mencerminkan imannya bahwa Allah sanggup memberikan lebih banyak keturunan.
Latar belakang
Vatiqra et shmo Yosef lemor yosef YHWH li ben acher: Rahel menamai Yusuf sambil berharap TUHAN menambah satu lagi
'Vatiqra et shmo Yosef lemor yosef YHWH li ben acher' — dan Rahel menamakannya Yusuf sambil berkata: semoga TUHAN menambahkan bagiku anak laki-laki yang lain. Nama 'Yosef' mengandung dua permainan kata sekaligus: (1) dari 'asaf' (30:23) = Allah mengambil aibku; dan (2) dari 'yasaf' = menambah, melipatkan — 'yosef YHWH li ben acher' = semoga TUHAN menambahkan anakku. Satu nama yang memandang ke belakang (bersyukur atas aib yang diangkat) dan ke depan (berharap lebih). Rahel adalah perempuan yang tidak pernah berhenti berharap.
Di mana
Rumah Yakub, Haran
Pemberian nama Yusuf — satu nama yang mengandung dua makna: syukur atas yang lalu dan doa untuk yang akan datang
Kapan
Sekitar 1743 SM
Yusuf lahir dan diberi nama — anak yang kelahirannya menjadi titik balik dalam kisah Yakub dan akan menjadi tokoh sentral Kejadian 37-50
Yang berbicara
Rahel
Yang dalam momen terbesar kebahagiaannya langsung berharap lebih — nama yang membawa syukur sekaligus doa
Kepada
TUHAN — dan semua yang mendengar
Doa yang spontan muncul bahkan di momen paling bahagia; Rahel tidak bisa berhenti menginginkan lebih
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יֹסֵף יְהוָה
yosef YHWH · kiranya TUHAN menambahkan
Kiranya TUHAN menambahkan — yosef (dari yasaf = menambah, melipatkan; qal yiqtol jussif = semoga Dia menambahkan; bentuk doa/harapan: 'yosef' = kiranya Dia menambah; ini adalah dasar nama 'Yosef' = Yusuf; permainan kata yang sangat disengaja: nama anak yang baru lahir terdengar seperti doa yang langsung Rahel ucapkan); YHWH (TUHAN; nama perjanjian; Rahel menggunakan YHWH bukan Elohim = menunjukkan hubungan personal dengan Allah perjanjian; lebih personal daripada 'Elohim' yang digunakan dalam kalimat sebelumnya).
בֵּן אַחֵר
ben acher · anak laki-laki yang lainnya
Anak laki-laki yang lain — ben (anak laki-laki); acher (lain, yang lainnya; dari achar = yang berikutnya, yang lain; 'ben acher' = anak yang lain = satu lagi; Rahel yang baru saja melahirkan Yusuf langsung berdoa untuk anak berikutnya; harapan yang tak pernah cukup ini akan terpenuhi: anak lain itu adalah Benyamin, yang kelahirannya justru menyebabkan kematian Rahel [35:16-18]).
Vatiqra et shmo Yosef lemor yosef YHWH li ben acher (dan Rahel menamakannya Yusuf sambil berkata kiranya TUHAN menambahkan bagiku anak yang lainnya). Yosef YHWH — nama anak yang menjadi doa sekaligus; permainan kata yang cantik: Yusuf = Allah menambah. Ben acher — 'anak yang lain'; ironi tragis: doa ini terkabul dalam bentuk Benyamin yang kelahirannya mengakhiri hidup Rahel (35:16-18).
Tahukah kamu
Nama 'Yusuf' mengandung dua permainan kata sekaligus: 'asaf' (mengambil aib, 30:23) dan 'yasaf' (menambah, doa 30:24) — satu nama yang merangkum seluruh perjalanan Rahel: kehilangan, syukur, dan harapan yang tidak pernah padam
'Yosef' dalam Ibrani terhubung dengan dua akar: (1) 'asaf' = mengumpulkan, mengambil; (2) 'yasaf' = menambah, melipatkan. Narator sengaja membangun kedua makna ini: di 30:23 Rahel berkata 'asaf Elohim et cherpati' (Allah mengambil aibku), lalu di 30:24 dia berkata 'yosef YHWH ben acher' (semoga TUHAN menambah anak lagi). Yusuf = 'Allah mengambil' + 'Allah menambah'. Dari dua permainan kata ini lahir salah satu tokoh paling penting dalam Alkitab: Yusuf yang dijual saudaranya, yang kisahnya mengisi belasan pasal terakhir Kejadian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 30:24
Kejadian 35:16-18
'Ben acher' yang Rahel doakan di 30:24 adalah Benyamin (35:16-18); doa 'semoga ada anak lagi' terkabul — tapi harga yang dibayar adalah nyawa Rahel; ironi yang memilukan: momen paling Rahel berharap lebih justru mengarah pada kematiannya
“Lalu, mereka berangkat dari Betel. Ketika mereka masih beberapa jarak dari Efrata, Rahel mulai bersalin dan sulit melahirkan... Saat dia hampir meninggal, bidan berkata kepadanya, 'Jangan takut, karena kamu juga mendapat anak laki-laki ini.' Ketika dia hampir meninggal, dia menamai anak itu Benoni, tetapi ayahnya menamainya Benyamin.”
Kejadian 37:3
Yusuf yang lahir dengan nama yang mengandung doa Rahel (30:24) menjadi anak yang paling dicintai Yakub (37:3); cinta Yakub kepada Rahel berlanjut pada Yusuf; dari 'yosef YHWH ben acher' lahir kisah yang mengisi 14 pasal Kejadian dan menjadi jembatan ke Kitab Keluaran
“Israel mengasihi Yusuf lebih dari semua anak-anaknya yang lain, karena dialah anak yang dilahirkan pada masa tuanya. Dan ia membuat jubah yang panjang untuk dia.”
Matius 1:21
pemberian nama Yusuf oleh Rahel (30:24) dengan makna 'YHWH menambah/menyelamatkan' adalah pola yang berulang dalam Alkitab: nama yang mengandung tindakan Allah; nama 'Yesus' dari 'Yehoshua' = TUHAN menyelamatkan; dari 'yosef YHWH' (Rahel, 30:24) sampai 'Yehoshua' (Matius 1:21), tema Allah yang menyelamatkan dan menambahkan terus bergema
“Ia akan melahirkan seorang anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 30:24
✕ Sering dikira
"Rahel yang langsung berdoa untuk anak lagi menunjukkan dia tidak pernah bersyukur dengan yang sudah ada."
✓ Yang sebenarnya
Rahel yang berdoa untuk anak lagi bukan tanda tidak bersyukur — dia baru saja berkata 'Allah telah membuang aibku' (syukur nyata). Berdoa untuk lebih bisa berdampingan dengan bersyukur. Dalam Alkitab, bersyukur atas yang lalu dan berharap untuk yang akan datang bukan kontradiksi tapi ekspresi iman yang hidup.
✕ Sering dikira
"Permainan kata dalam nama Yusuf (asaf + yasaf) tidak disengaja narator — hanya kebetulan linguistik."
✓ Yang sebenarnya
Permainan kata dalam Ibrani pada penamaan tokoh Alkitab hampir selalu disengaja. Narator memposisikan 30:23 (asaf Elohim et cherpati) dan 30:24 (yosef YHWH ben acher) berdampingan dengan sangat hati-hati untuk menunjukkan dua dimensi nama Yusuf. Ini adalah seni narasi yang sangat sadar, bukan kebetulan.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 30:24
Jangan berhenti berharap dan berdoa, karena Allah mampu melakukan lebih dari yang kita minta. Tetaplah percaya bahwa masa depan kita ada di tangan-Nya.
Tuhan, saya percaya Engkau sanggup menambahkan berkat dalam hidup saya. Tolong saya untuk terus berharap kepada-Mu. Amin.