Lea berkata: betapa beruntungnya! — dan dia menamakannya Gad
Kejadian 30:11
Persaingan Lea dan Rahel
“Lea berkata, “Betapa beruntungnya.” Jadi, dia menamainya Gad.”Kejadian 30:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah Lea: "Mujur telah datang." Maka ia menamai anak itu Gad.”Kejadian 30:11 · TB
Terjemahan Baru
“Lea berkata, "Saya beruntung," lalu dinamakannya anak itu Gad.”Kejadian 30:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lea berkata, “Aku sungguh beruntung.” Maka dia menamai anak itu Gad.”Kejadian 30:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Leah said, A troop cometh: and she called his name Gad.”Kejadian 30:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 30:11?
Lea menamai anak dari Zilpa itu Gad, yang berarti 'keberuntungan' atau 'kebahagiaan'. Ia merasa beruntung karena mendapatkan anak lagi, meskipun melalui hambanya.
Latar belakang
Vatomer Leah begad vatiqra et shmo Gad: Lea berkata betapa beruntung! dan menamakannya Gad
'Vatomer Leah bagad vatiqra et shmo Gad' — dan Lea berkata: dalam keberuntungan! Dan dia menamakannya Gad. Kalimat paling pendek dalam rangkaian nama anak — hanya satu kata seruan: 'bagad' atau 'begad' (dengan keberuntungan!) yang menghasilkan nama 'Gad'. Berbeda dengan nama-nama sebelumnya yang memiliki klausa teologis yang lebih panjang (TUHAN melihat, TUHAN mendengar, dll.), Lea di sini hanya berseru singkat tentang keberuntungan. Mungkin karena kegembiraan yang tumpah begitu saja, atau karena ini adalah kemenangan taktis bukan pengalaman spiritual yang dalam.
Di mana
Rumah Yakub, Haran
Pemberian nama Gad — Lea merayakan keberuntungan yang datang melalui Zilpa
Kapan
Sekitar 1746 SM
Lea menamai Gad — seruan singkat yang menjadi nama suku
Yang berbicara
Lea
Yang menamai anak kelimanya dengan seruan keberuntungan — kembali ke kegembiraan setelah jeda
Kepada
Semua yang mendengar
Yang menyaksikan Lea kembali 'menang' dalam persaingan — kini 5 anak berbanding 2 Rahel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּגָד
begad / bagad · betapa beruntungnya
Dalam keberuntungan! / Sungguh beruntung! — begad (preposisi be = dalam/dengan + gad = keberuntungan, pasukan; 'bagad' atau 'begad' = dengan keberuntungan = betapa beruntungnya; ekspresi kegembiraan singkat tentang keberuntungan yang datang; ada dua bacaan: [1] 'begad' = dengan keberuntungan = betapa beruntung; [2] 'ba gad' = keberuntungan datang; keduanya bermain dengan nama 'Gad' yang akan diberikan; 'gad' sebagai kata benda = keberuntungan, mujur; sebagai nama = identitas suku yang akan dikenal sebagai pejuang tangguh dalam Kej. 49:19).
Vatomer Leah bagad vatiqra et shmo Gad (dan Lea berkata betapa beruntung dan dia menamakannya Gad). Bagad — seruan kegembiraan yang spontan; berbeda dari kesaksian teologis yang lebih panjang pada nama-nama sebelumnya; mungkin ekspresi kelegaan dan kegembiraan yang tumpah tanpa banyak refleksi. Gad — nama yang dari seruan 'beruntung' menjadi identitas suku pejuang dalam sejarah Israel.
Tahukah kamu
'Bagad' — keberuntungan dalam Ibrani bisa merujuk pada rombongan tentara atau keberuntungan umum; nama Gad dalam Alkitab kemudian menjadi identitas suku yang dikenal sebagai pejuang tangguh (Kej. 49:19)
Kata 'gad' dalam Ibrani Kuno memiliki beberapa kemungkinan: (1) dari 'gadad' = bergabung dalam kelompok/rombongan, sering digunakan untuk pasukan; (2) dari akar yang berarti 'beruntung, mujur'. Berkat Yakub atas Gad di 49:19 menggunakan akar kata yang berhubungan dengan 'pasukan/serangan': 'Gad, pasukan menyerangnya, tapi dia akan menyerang balik'. Jadi nama yang awalnya Lea berikan sebagai seruan 'beruntung!' menjadi identitas suku yang militeristik dan tangguh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 30:11
Kejadian 49:19
berkat Yakub atas Gad (49:19) mengembangkan nama yang Lea berikan dengan seruan 'begad' (keberuntungan/pasukan, 30:11); dari seruan keberuntungan yang sederhana lahir identitas suku yang militeristik; permainan kata antara 'gad' = keberuntungan dan 'gedud' = pasukan/penyerangan membentuk nubuat Yakub
“Gad, pasukan menyerangnya, tetapi ia akan menyerang balik.”
Ulangan 33:20-21
berkat Musa atas Gad (Ul. 33:20-21) menggambarkan Gad sebagai singa yang tangguh dan pemimpin yang kuat; dari 'begad' (beruntung, 30:11) lahir suku yang digambarkan seperti singa oleh dua bapa bangsa Israel (Yakub dan Musa)
“Tentang Gad ia berkata: Terpujilah Dia yang meluaskan daerah Gad! Gad tinggal seperti seekor singa besar... ia datang dengan para pemimpin bangsa.”
Bilangan 32:1-5
suku Gad yang minta tinggal di sebelah timur Yordan karena tanahnya baik untuk ternak (Bil. 32:1-5) menunjukkan keberuntungan ('gad') dalam bentuk kekayaan ternak; dari seruan Lea 'begad' lahir suku yang kelak memang 'beruntung' dalam sumber daya
“Anak-anak Ruben dan anak-anak Gad mempunyai ternak yang sangat banyak... Mereka berkata: Daerah Atarot, Dibon, Yaezer, Nimra... adalah daerah yang baik untuk ternak, sedangkan hambamu ini mempunyai ternak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 30:11
✕ Sering dikira
"Lea menamai anaknya 'Gad' karena dia percaya pada keberuntungan dalam arti mistis atau takhayul."
✓ Yang sebenarnya
Konteks 'bagad' di sini lebih sebagai seruan kegembiraan alami daripada kepercayaan takhayul pada dewi keberuntungan. Yesaya 65:11 memang menyebut 'Gad' sebagai nama dewa keberuntungan yang disembah orang Israel yang murtad — tapi dalam konteks 30:11, ini adalah seruan kegembiraan yang spontan dari Lea, bukan ibadah kepada dewa.
✕ Sering dikira
"Singkatnya seruan Lea ('betapa beruntungnya') menunjukkan Lea tidak mengakui Allah dalam kelahiran ini."
✓ Yang sebenarnya
Pengakuan Allah tidak selalu harus eksplisit dalam setiap momen. Dalam narasi yang lebih besar, Allah yang terlibat dengan keluarga Yakub tidak membutuhkan pengakuan verbal di setiap kelahiran. Lea yang sebelumnya mengakui 'TUHAN melihat' dan 'TUHAN mendengar' tidak harus mengulangi pengakuan formal di setiap nama anak.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 30:11
Janganlah meremehkan berkat-berkat kecil dalam hidup. Sadarilah bahwa setiap hal baik datang dari Tuhan, dan belajarlah untuk bersyukur dalam segala hal.
Ya Tuhan, buka mataku untuk melihat berkat-berkat-Mu yang tak terhitung dalam hidupku. Ajar aku untuk bersyukur setiap hari. Amin.