Ishak menamakan sumur itu Syeba — karena itu kota itu disebut Bersyeba sampai hari ini
Kejadian 26:33
Perjanjian Ishak dengan Abimelekh
“sehingga Ishak menamakan sumur itu Syeba. Karena itulah, kota itu masih disebut Bersyeba sampai hari ini.”Kejadian 26:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu dinamainyalah sumur itu Syeba. Sebab itu nama kota itu adalah Bersyeba, sampai sekarang.”Kejadian 26:33 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Ishak menamakan sumur itu "Sumpah". Itulah asal mulanya kota itu dinamakan Bersyeba.”Kejadian 26:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Isak menamai sumur itu Syeba, yang artinya ‘sumpah’. Sampai saat ini, kota itu dinamai Bersyeba, yang berarti ‘sumur sumpah’.”Kejadian 26:33 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he called it Shebah: therefore the name of the city is Beersheba unto this day.”Kejadian 26:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 26:33?
Ishak menamai sumur itu Syeba, dan kota itu kemudian disebut Bersyeba. Nama ini mengingatkan pada sumpah antara Ishak dan Abimelekh, dan menjadi penanda historis bahwa Tuhan setia dan damai itu mungkin.
Latar belakang
Vayyiqra otah Shivah al ken shem ha'ir Be'er Sheva ad hayom hazeh: nama yang melampaui zaman
'Vayyiqra otah Shivah al ken shem ha'ir Be'er Sheva ad hayom hazeh' — dan Ishak menamakan sumur itu Shivah; karena itulah nama kota itu Be'er Sheva sampai hari ini. 'Shivah' dari 'sheva' = tujuh atau dari 'sheva'' = bersumpah — menghubungkan sumur ini dengan sumpah perjanjian yang baru dibuat dengan Abimelekh (26:31). Dan 'ad hayom hazeh' (sampai hari ini) adalah catatan editorial narator yang menghubungkan zaman Ishak dengan zaman pembaca. Nama yang Ishak berikan masih hidup dalam nama kota yang orang kenal.
Di mana
Bersyeba (Be'er Sheva), Negev selatan
Pemberian nama yang mengikat peristiwa Ishak dengan identitas geografis yang bertahan sepanjang sejarah
Kapan
Sekitar 1800 SM (peristiwa); nama bertahan sepanjang sejarah Israel
Penutup seri peristiwa Bersyeba — nama yang mengabadikan sejarah
Yang berbicara
Ishak dan Narator
Ishak yang menamai; narator yang menghubungkan nama itu dengan kota yang pembaca kenal sampai hari ini
Kepada
Pembaca narasi
Yang diberi perspektif lintas waktu: dari peristiwa Ishak hingga kota Bersyeba di zaman penulisan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיִּקְרָא אֹתָהּ שִׁבְעָה
vayyiqra otah Shivah · Ishak menamakan sumur itu Syeba
Dan Ishak menamakan sumur itu Shivah — vayyiqra (dari qara = memanggil, menamai; qal konsekutif imperfek = dan dia menamakan); otah (sumur itu; dari et = partikel + sufiks feminin = itu, merujuk ke be'er = sumur yang feminin dalam Ibrani); Shivah (dari sheva = tujuh; atau dari shava' = bersumpah; kata yang memiliki dua makna yang saling berhubungan: dalam 21:28-31, Abraham menggunakan tujuh domba saat bersumpah sehingga 'sheva' = tujuh sekaligus = sumpah).
עַל כֵּן שֵׁם הָעִיר בְּאֵר שֶׁבַע
al ken shem ha'ir Be'er Sheva · karena itu kota itu disebut Bersyeba
Karena itu nama kota itu Be'er Sheva — al ken (karena itu, oleh sebab itu; formula etiologis yang menjelaskan asal-usul nama; sering muncul dalam narasi Kejadian untuk menjelaskan mengapa sesuatu dinamakan demikian: 'al ken qara shema...' = karena itu dinamakan...); shem ha'ir (nama kota itu; dari shem = nama + ha'ir = kota itu); Be'er Sheva (Bersyeba; sumur = sumpah/tujuh).
עַד הַיּוֹם הַזֶּה
ad hayom hazeh · sampai hari ini
Sampai hari ini — ad (sampai; preposisi temporal); hayom (hari ini; dari ha = artikel + yom = hari = hari ini); hazeh (ini; demonstratif maskulin = ini); 'ad hayom hazeh' adalah formula editorial narator yang menghubungkan zaman narasi (zaman Ishak) dengan zaman penulisan/pembaca; sebuah jembatan waktu yang mengatakan: nama yang Ishak berikan masih bertahan dan dikenal; memvalidasi bahwa nama itu benar-benar ada dan bukan fiksi.
Vayyiqra otah Shivah al ken shem ha'ir Be'er Sheva ad hayom hazeh (dan Ishak menamakan sumur itu Shivah karena itu nama kota itu Bersyeba sampai hari ini). Vayyiqra otah Shivah — nama yang mengandung makna ganda: tujuh dan sumpah; mengikat sumur ini dengan perjanjian yang baru dibuat. Al ken... ad hayom hazeh — formula etiologi dan jembatan waktu: dari peristiwa Ishak ke nama kota yang bertahan dalam sejarah.
Tahukah kamu
Nama Bersyeba diberikan dua kali: oleh Abraham (21:31) dan oleh Ishak (26:33) — dua lapisan makna
Bersyeba mendapat nama dari Abraham di 21:31 (ketika membuat perjanjian sumur dengan Abimelekh menggunakan tujuh domba) dan kini dari Ishak di 26:33 (ketika menamakan sumurnya Shivah setelah perjanjian dengan Abimelekh lagi). Dua peristiwa serupa (perjanjian dengan Abimelekh) menghasilkan dua pemberian nama serupa (Be'er Sheva). Ini bukan kesalahan editorial — ini adalah peneguhan ganda nama yang berlapis makna: Abraham menamai → Ishak meneguhkan. Dua generasi, satu nama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 26:33
Kejadian 21:31
Abraham menamakan Bersyeba (21:31) ketika membuat perjanjian dengan Abimelekh; Ishak menamakan kembali sumur Bersyeba (26:33) ketika membuat perjanjian dengan Abimelekh; dua pemberian nama, dua perjanjian, satu nama yang bertahan; Ishak meneguhkan warisan nama yang Abraham mulai
“Itulah sebabnya tempat itu dinamai Bersyeba, karena di sanalah keduanya bersumpah.”
Kejadian 28:19
pola nama tempat yang diberikan oleh nenek moyang sebagai ekspresi pengalaman perjumpaan dengan Allah atau perjanjian berulang dalam Kejadian; Yakub menamakan Betel (28:19) sama seperti Ishak menamakan Bersyeba (26:33) — nama yang mengabadikan perjumpaan ilahi atau perjanjian dan bertahan dalam geografi Israel
“Yakub menamakan tempat itu Betel, sedangkan sebelumnya kota itu bernama Lus.”
1 Samuel 3:20
ungkapan 'dari Dan sampai Bersyeba' (1 Sam. 3:20) menggunakan Bersyeba sebagai penanda selatan wilayah Israel; nama yang Ishak berikan kepada sumurnya (26:33) menjadi identitas geografis yang mendefinisikan batas selatan tanah Israel selama berabad-abad; warisan nama yang luar biasa dalam jangka panjang
“Dan seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba mengetahui bahwa Samuel dipercayai sebagai nabi TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 26:33
✕ Sering dikira
"Ada kontradiksi antara 21:31 yang mengatakan Abraham yang menamakan Bersyeba dan 26:33 yang mengatakan Ishak yang menamakan Bersyeba."
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada kontradiksi — ini adalah dua peristiwa penamaan yang berbeda di waktu yang berbeda. Abraham menamakan lokasi 'Bersyeba' saat perjanjian pertama (21:31). Ishak menamakan sumurnya 'Shivah' yang mempertegas kembali nama 'Bersyeba' (26:33). Dua peristiwa ini berlapis — nama yang Abraham berikan dikonfirmasi kembali oleh Ishak dalam perjanjian serupa. Ini bukan duplikasi yang salah tapi peneguhan ganda.
✕ Sering dikira
"'Sampai hari ini' berarti narasi Kejadian ditulis tepat di zaman Ishak karena penulis masih bisa menunjuk ke kota itu."
✓ Yang sebenarnya
'Ad hayom hazeh' (sampai hari ini) adalah formula editorial yang menghubungkan zaman peristiwa dengan zaman penulis — zaman penulis bisa jauh setelah peristiwa. Formula yang sama muncul dalam banyak tempat di Pentateuch dan Kitab-kitab Sejarah, sering kali ratusan tahun setelah peristiwa yang diceritakan. Ini menunjukkan nama yang bertahan, bukan menentukan kapan teks ditulis.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 26:33
Nama dapat menjadi pengingat akan janji dan kebaikan Tuhan. Kita juga bisa membuat 'tanda' dalam hidup, seperti menuliskan kebaikan Tuhan, untuk mengingatkan kita saat masa sulit.
Tuhan, jadikan hidup kami sebagai tanda kesetiaan-Mu. Bantu kami untuk selalu mengingat perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib. Amin.