Sara bersukacita — Allah membuatku tertawa, semua orang akan tertawa bersamaku

Kejadian 21:6

Kelahiran Ishak

Sara berkata, “Allah telah membuatku tertawa, dan setiap orang yang mendengar hal ini akan tertawa bersamaku.”

Kejadian 21:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 21:6?

Sara berkata bahwa Allah telah membuatnya tertawa, dan setiap orang yang mendengar akan tertawa bersamanya. Ini adalah ekspresi sukacita Sara atas penggenapan janji Allah, yang mengubah ketidakpercayaannya menjadi kegembiraan.

Latar belakang

Vatomer Sara tzhoq asah li Elohim kol hashome'a yitzhaq li — Sara berkata tawa Allah membuat bagiku setiap yang mendengar akan tertawa untukku

Sara berkata, 'Allah telah membuatku tertawa, dan setiap orang yang mendengar hal ini akan tertawa bersamaku.' 'Tzhoq asah li Elohim' = Allah telah membuatku tertawa/membuat tawa bagiku. Kata 'tzhoq' (tawa) adalah akar dari nama Yitzhaq (Ishak). Di 18:12, 'vattitzhaq Sara' — Sara tertawa dalam hati dengan skeptisisme: 'sesudah aku menjadi layu, apakah aku akan menikmati kesenangan?' Di 18:15, Sara menyangkal tertawa karena takut. Kini di 21:6, Sara mengakui tawa itu tapi memberikannya makna yang sama sekali berbeda: bukan tawa skeptis tapi tawa yang Allah ciptakan. Transformasi tawa: dari dalam hati yang tidak percaya menjadi deklarasi sukacita yang terbuka.

Di mana

Gerar atau Bersyeba

Sukacita pasca-kelahiran · Sara yang tertawa karena sukacita, bukan karena skeptisisme

Kapan

Sekitar 1858 SM — sesaat setelah kelahiran Ishak

Sukacita Sara yang melampaui ekspektasinya sendiri

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir (21:5)
Sara bertanya siapa yang bisa menyangka (21:7)
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Sara

Yang untuk pertama kalinya dalam Kejadian berbicara dengan sukacita murni — bukan dengan tawa skeptisisme seperti di 18:12, tapi dengan sukacita atas penggenapan yang tidak dia bayangkan

O

Kepada

Orang-orang di sekitar Sara dan pembaca

Yang mengetahui ironi nama 'Ishak' (dari kata 'tertawa') dan kini menyaksikan tawa yang dimaksudkan nama itu — tawa yang berbeda dari tawa skeptisisme

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צְחֹק

tzhoq · tawa

Tawa — tzhoq (dari tzahaq = tertawa, bermain; kata benda maskulin = tawa, sukacita); akar kata yang sama dengan nama Yitzhaq (Ishak); kata 'tzhoq' di 21:6 berhubungan langsung dengan 'vattitzhaq Sara' di 18:12; transformasi: di 18:12, tawa Sara adalah skeptisisme tersembunyi; di 21:6, tawa adalah sukacita yang Allah ciptakan dan Sara rayakan.

עָשָׂה לִי אֱלֹהִים

asah li Elohim · Allah telah membuatku

Allah telah membuat/melakukan bagiku — asah (dari 'asah = melakukan, membuat; qal perfek orang ketiga maskulin tunggal = telah melakukan); li (bagiku; dari le + sufiks orang pertama = bagiku); Elohim (Allah; subjek); 'asah li Elohim' = Allah telah melakukan bagi saya; Sara mengakreditkan sukacitanya kepada Allah, bukan kepada kesempatan atau kebetulan; pengakuan yang teologis.

יִצְחַק לִי

yitzhaq li · akan tertawa bersamaku

Akan tertawa bersamaku/untukku — yitzhaq (dari tzahaq = tertawa; qal imperfek orang ketiga maskulin tunggal = dia akan tertawa); li (untukku/bersamaku; dari le + sufiks orang pertama = untukku); 'yitzhaq li' = akan tertawa untukku/bersamaku; 'yitzhaq' dalam ayat ini adalah juga nama Ishak (Yitzhaq); Sara menggunakan nama anaknya dalam ungkapan sukacitanya — kata kerja 'yitzhaq' adalah nama Ishak yang hadir di dalam kalimat.

Vatomer Sara tzhoq asah li Elohim kol hashome'a yitzhaq li (Sara berkata tawa Allah membuat bagiku semua yang mendengar akan tertawa untukku). Tzhoq — tawa, kata yang menjadi nama Ishak; transformasi dari tawa skeptis Sara di 18:12 menjadi tawa sukacita yang dirayakan. Asah li Elohim — Allah telah melakukan bagiku, pengakuan yang teologis atas sukacita. Yitzhaq li — akan tertawa bersamaku, nama Ishak yang hadir dalam ungkapan sukacita Sara.

Tahukah kamu

Tzhoq: tiga jenis tawa Sara dan satu nama yang merangkumnya semua

Kata 'tzahaq/tzhoq' (tertawa) terkait dengan nama Ishak muncul dalam konteks Sara dengan tiga nuansa yang berbeda: (1) 18:12 — 'vattitzhaq Sara beqirbah' = Sara tertawa dalam hatinya (diam-diam) — tawa skeptisisme yang menyangkal kemungkinan janji; (2) 18:15 — Sara menyangkal: 'lo tzahaqti' = aku tidak tertawa — tawa yang disembunyikan karena takut; (3) 21:6 — 'tzhoq asah li Elohim' = Allah membuat tawa bagiku — tawa yang diakui, diklaim, dirayakan. Nama Ishak (Yitzhaq) merangkum perjalanan emosional Sara: dari menyembunyikan tawa skeptis, menjadi merayakan tawa yang Allah ciptakan. Nama yang dimulai sebagai penanda ketidakpercayaan menjadi perayaan penggenapan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 21:6

✕  Sering dikira

"Tawa Sara di 21:6 masih mengandung elemen skeptisisme seperti tawa di 18:12 — Sara masih tidak sepenuhnya percaya."

✓  Yang sebenarnya

Konteks jelas membedakan keduanya. Di 18:12-15, Sara tertawa dalam hati, menyangkal tertawa karena takut ketika Allah menghadapinya. Di 21:6, setelah Ishak lahir nyata, Sara secara publik mengucapkan 'tzhoq asah li Elohim' = Allah membuatku tertawa. Deklarasi publik yang positif ini adalah tawa yang berbeda secara fundamental dari tawa skeptis sebelumnya.

✕  Sering dikira

"'Setiap orang yang mendengar akan tertawa bersamaku' berarti orang-orang akan menertawakan Sara karena dianggap aneh."

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Ibrani, 'yitzhaq li' bukan 'menertawakan ku' tapi 'akan tertawa bersamaku/untukku' — dalam kesatuan sukacita, bukan dalam olok-olok. Ini adalah ekspresi harapan bahwa sukacita Sara akan menular kepada semua yang mendengarnya. Makna yang sama digunakan dalam Mazmur 126:2 di mana 'tertawa' adalah ekspresi suka cita kolektif atas karya Allah.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 21:6

Ketika Tuhan menjawab doa kita, jangan ragu untuk bersukacita dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Kesaksian kita tentang kebaikan Tuhan dapat menguatkan iman orang lain.

Ya Allah, penuhi hatiku dengan sukacita-Mu, dan jadikan hidupku menjadi kesaksian yang membawa orang lain ikut bersukacita. Amin.