Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir
Kejadian 21:5
Kelahiran Ishak
“Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir.”Kejadian 21:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.”Kejadian 21:5 · TB
Terjemahan Baru
“Abraham berusia seratus tahun ketika Ishak lahir.”Kejadian 21:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Abraham berumur 100 tahun ketika Isak lahir.”Kejadian 21:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abraham was an hundred years old, when his son Isaac was born unto him.”Kejadian 21:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 21:5?
Abraham berumur seratus tahun ketika Ishak lahir, menunjukkan bahwa janji Tuhan digenapi di luar batas kemampuan manusia. Ini menegaskan bahwa Tuhan berkuasa untuk memberi keturunan bahkan di usia yang sangat tua.
Latar belakang
Ve'Avraham ben me'at shanah beholed lo et Yitzhaq beno — dan Abraham berumur seratus tahun ketika Ishak anaknya lahir baginya
Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir. Catatan singkat tapi berbobot. Abraham menerima panggilan pertama di usia 75 tahun (12:4). Dia menerima janji keturunan di 12:2 ('Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar'). Kini Ishak lahir di usia 100 tahun — 25 tahun penantian. Dalam pasal 17:17, Abraham sendiri mempertanyakan: 'Mungkinkah seorang yang berumur 100 tahun mempunyai anak?' Pertanyaan retoris yang dia maksudkan sebagai ketidakmungkinan kini menjadi kenyataan. 100 tahun Abraham adalah angka bulat yang signifikan: angka yang menunjukkan 'terlambat' dalam kalkulasi manusia tapi tepat waktu dalam kalkulasi Allah.
Di mana
Gerar atau Bersyeba
Catatan kronologis · pemain utama kelahiran Ishak dalam konteks usia
Kapan
Sekitar 1858 SM — Abraham 100 tahun, Sara 90 tahun
Penantian 25 tahun dari janji pertama hingga kelahiran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Narator yang mencatat usia Abraham saat kelahiran Ishak — catatan kronologis yang memungkinkan pembaca menghitung berapa lama Abraham menunggu sejak janji pertama di pasal 12
Kepada
Pembaca yang mengikuti kronologi Abraham
Yang mengetahui bahwa Abraham menerima panggilan pertama di usia 75 tahun (12:4) dan kini Ishak lahir di usia 100 tahun — penantian 25 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בֶּן מֵאַת שָׁנָה
ben me'at shanah · seratus tahun
Berumur seratus tahun — ben (anak dari; digunakan untuk usia: 'anak dari seratus tahun' = berumur seratus tahun); me'at (seratus; dari me'ah = seratus; konstruktus = seratus dari); shanah (tahun; kata benda feminin tunggal = tahun); 'ben me'at shanah' = berumur 100 tahun; kontras dengan pertanyaan Abraham sendiri di 17:17 ('mungkinkah seorang berumur 100 tahun punya anak?'); jawaban naratif: ya, bisa.
בְּהִוָּלֶד לוֹ
beholed lo · ketika lahir baginya
Ketika lahir baginya — beholed (dari yalad = melahirkan; niphal infinitif konstruktus = ketika dilahirkan; dengan be = ketika); lo (baginya = bagi Abraham); 'beholed lo' = ketika dilahirkan baginya; frasa yang menekankan bahwa kelahiran ini adalah untuk/bagi Abraham — penggenapan janji yang diarahkan kepada Abraham pribadi.
בְּנוֹ
beno · anaknya
Anaknya — beno (dari ben = anak laki-laki + sufiks orang ketiga maskulin = anaknya); dalam konteks ini, 'beno' menegaskan status resmi: Ishak adalah 'beno' (anaknya) Abraham, pewaris yang sah; catatan sederhana tapi penting untuk menegaskan garis keturunan yang resmi.
Ve'Avraham ben me'at shanah beholed lo et Yitzhaq beno (Dan Abraham berumur seratus tahun ketika Ishak anaknya lahir baginya). Ben me'at shanah — seratus tahun, angka yang Abraham sendiri sebut sebagai 'tidak mungkin' di 17:17 tapi kini menjadi titik di mana janji digenapi. Beholed lo — ketika dilahirkan baginya, penggenapan yang personal bagi Abraham. Beno — anaknya, status resmi pewaris perjanjian.
Tahukah kamu
Matematika iman Abraham: 25 tahun penantian dari panggilan hingga penggenapan
Kronologi Abraham dalam Kejadian memungkinkan kita menghitung dengan tepat: Abraham keluar dari Haran pada usia 75 tahun (12:4). Abraham menerima janji 'keturunanmu akan memiliki tanah ini' di 12:7 — janji yang membutuhkan anak terlebih dahulu. Pada usia 86 tahun, Ismael lahir dari Hagar (16:16) — bukan anak perjanjian. Pada usia 99 tahun, Allah memperbarui perjanjian dan menjanjikan Ishak secara spesifik melalui Sara (17:1-19). Pada usia 100 tahun, Ishak lahir (21:5). Total penantian: 25 tahun dari panggilan awal. Ibrani 11:8-12 merayakan iman Abraham melalui perjalanan panjang ini — iman yang tidak pudar meskipun tubuh sudah 'mati' dan Sara 'sudah mati pucuk' (Rm. 4:19).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:5
Kejadian 17:17
pertanyaan retoris Abraham di 17:17 ('mungkinkah seorang berumur 100 tahun punya anak?') dijawab secara naratif di 21:5 ('Abraham berumur 100 tahun ketika Ishak lahir'); kontras yang disengaja: yang dipertanyakan manusia sebagai tidak mungkin menjadi fakta yang dicatat narator
“Kemudian Abraham tersungkur, menertawakan hal itu, lalu berkata dalam hatinya, 'Mungkinkah anak lahir dari seorang yang berumur 100 tahun? Mungkinkah Sara yang berumur 90 tahun melahirkan?'”
Roma 4:19
Paulus di Roma 4:19 menggunakan usia 100 tahun Abraham (dari 21:5) sebagai titik fokus argumennya tentang iman: meskipun 'tubuhnya sudah lemah karena sudah berumur sekitar 100 tahun', imannya tidak lemah; catatan usia 100 tahun di 21:5 adalah data teologis yang Paulus jadikan fondasi argumen iman
“Imannya tidak menjadi lemah ketika ia memandang tubuhnya sendiri yang sudah lemah — karena ia sudah berumur kira-kira seratus tahun — atau pun memandang rahim Sara yang sudah mati.”
Ibrani 11:12
Ibrani 11:12 mengidentifikasi 'satu orang yang sudah mati pucuk' dengan Abraham yang berusia 100 tahun (21:5); dari 'satu orang tua' lahir 'keturunan seperti bintang' — penggenapan janji 12:2 yang dimulai dari kelahiran Ishak di usia Abraham 100 tahun
“Itulah sebabnya dari satu orang, dan притом sudah mati pucuknya, lahirlah keturunan seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut yang tidak terhitung banyaknya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 21:5
✕ Sering dikira
"Catatan bahwa Abraham berumur 100 tahun adalah hanya catatan kronologis tanpa makna teologis lebih dalam."
✓ Yang sebenarnya
Konteks narasi menunjukkan sebaliknya: di 17:17 Abraham mempertanyakan kemungkinan punya anak di usia 100 tahun. Catatan di 21:5 adalah jawaban naratif yang disengaja untuk pertanyaan itu. Dan Perjanjian Baru (Rm. 4:19; Ibr. 11:12) menjadikan usia Abraham ini sebagai pusat argumen teologis tentang iman yang melampaui kemungkinan manusiawi.
✕ Sering dikira
"Usia 100 tahun dalam Alkitab berbeda dengan 100 tahun modern karena nenek moyang hidup lebih lama."
✓ Yang sebenarnya
Nenek moyang pra-Banjir memang hidup jauh lebih lama (Metusalah 969 tahun), tapi Abraham hidup di era pasca-Banjir ketika usia sudah menurun drastis. Abraham mati di usia 175 tahun (25:7) — masih jauh di atas rata-rata modern tapi jauh di bawah pra-Banjir. Kelahiran Ishak di usia 100 tahun tetap dianggap luar biasa bahkan dalam konteks zamannya, karena Sara sudah 'berhenti haid' (18:11).
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 21:5
Tuhan tidak pernah terlambat dalam memenuhi janji-Nya. Jangan kehilangan harapan ketika kita merasa sudah terlambat atau tidak mampu, karena Tuhan selalu punya waktu yang terbaik untuk kita.
Tuhan, tolong aku untuk percaya bahwa waktu-Mu selalu sempurna, dan beri aku kekuatan untuk menantikan kebaikan-Mu. Amin.