Jiwa Maria memuliakan Allah
Lukas 1:46
Pujian Maria untuk Allah
“Lalu, berkatalah Maria, “Jiwaku memuliakan Allah,”Lukas 1:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,”Lukas 1:46 · TB
Terjemahan Baru
“Maria berkata, "Hatiku memuji Tuhan,”Lukas 1:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Maria berkata,“Aku memuji TUHAN Allah dengan segenap hatiku,”Lukas 1:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Mary said, My soul doth magnify the Lord,”Lukas 1:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 1:46?
Maria memuji Allah dengan segenap jiwa dan raganya. Ini adalah ungkapan pujian yang spontan dan penuh sukacita atas kebesaran Allah yang telah memilihnya sebagai ibu Juruselamat.
Latar belakang
Magnificat — respons pujian seorang perempuan biasa
Setelah mendengar ucapan berkat Elisabet, Maria merespons bukan dengan terima kasih biasa, tapi dengan puisi pujian yang kaya teologi. Magnificat (nama dari kata Latin pertamanya 'magnificat' = memuliakan) adalah salah satu puisi paling indah dalam seluruh Alkitab.
Di mana
Rumah Zakharia, perbukitan Yudea
Maria menyanyikan pujian yang kemudian dikenal sebagai Magnificat
Kapan
~6 SM
Masa persiapan kedatangan Mesias
Yang berbicara
Maria
gadis muda dari Nazaret yang merespons berkat Elisabet dengan pujian
Kepada
Elisabet dan Allah
hadirin langsung dan Allah yang menjadi tujuan pujian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡ ψυχή μου
hē psychē mou · jiwaku
Jiwaku, seluruh keberadaanku — bukan hanya pikiran atau perasaan, tapi totalitas diri.
μεγαλύνει
megalynei · memuliakan
Membesarkan, memuliakan — membuat sesuatu tampak besar sebagaimana adanya.
τὸν Κύριον
ton Kyrion · Allah
Tuhan — Allah Perjanjian Israel yang sudah bertindak dalam sejarah.
Megalynō berarti 'membesarkan' — Maria tidak menambah kebesaran pada Allah, tapi menyatakan dan merespons kebesaran-Nya yang sudah ada. Pujian bukan untuk membuat Allah lebih besar, tapi untuk mengakui betapa besar Ia adanya.
Tahukah kamu
Magnificat dinyanyikan selama 1.500 tahun setiap sore
Dalam tradisi liturgi Kristen, Magnificat telah dinyanyikan setiap hari pada ibadah Vesper (sore hari) selama lebih dari 1.500 tahun — dari Gereja kuno hingga hari ini. Ini adalah satu lagu yang paling sering dinyanyikan dalam sejarah manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 1:46
1 Samuel 2:1
doa Hana yang mirip
“Berdoa dan berkata: 'Hatiku beria-ria karena TUHAN, tandukku ditinggikan oleh TUHAN...'”
Mazmur 34:3
memuliakan Allah bersama
“Muliakanlah TUHAN bersama-sama dengan aku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya!”
Mazmur 103:1
jiwa memuji Tuhan
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 1:46
✕ Sering dikira
Magnificat adalah doa spontan yang Maria ciptakan saat itu
✓ Yang sebenarnya
Magnificat penuh dengan kutipan dan gema dari Mazmur dan doa Hana (1 Sam 2) — Maria sangat terpelajar dalam Kitab Suci Israel dan merangkainya menjadi pujian baru.
✕ Sering dikira
'Jiwaku' berarti bagian rohani Maria yang terpisah dari tubuhnya
✓ Yang sebenarnya
Psychē di sini berarti keseluruhan diri — Maria, sebagai manusia utuh, memuliakan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 1:46
Pujian adalah respons hati yang melihat karya Tuhan dalam hidup kita. Mari kita luangkan waktu untuk memuji Tuhan, bukan hanya karena apa yang Dia berikan, tetapi karena siapa Dia.
Tuhan, ajar aku memuji-Mu dengan segenap jiwa dan kekuatanku, hari ini dan selamanya. Amin.