Sara bertanya dengan takjub — siapakah yang bisa mengatakan bahwa Sara akan menyusui anak?
Kejadian 21:7
Kelahiran Ishak
“Dia berkata lagi, “Dahulu, siapakah yang dapat mengatakan kepada Abraham bahwa Sara akan menyusui anak? Namun, aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya, pada masa tuanya.””Kejadian 21:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi katanya: "Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya."”Kejadian 21:7 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian ditambahkannya, "Siapa tadinya dapat mengatakan kepada suami saya bahwa saya akan menyusui anak? Namun saya telah melahirkan juga walaupun suami saya sudah tua sekali."”Kejadian 21:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tidak ada seorang pun yang mengira bahwa aku akan melahirkan anak bagi Abraham. Tetapi sekarang, aku sudah melahirkan seorang anak bagi dia di usia tuanya.””Kejadian 21:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she said, Who would have said unto Abraham, that Sarah should have given children suck? for I have born him a son in his old age.”Kejadian 21:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 21:7?
Sara berseru dengan sukacita, mengingat bagaimana mustahilnya dirinya bisa menyusui anak di usia lanjut. Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan sanggup melakukan hal-hal yang di luar logika manusia, dan kelahiran Ishak adalah bukti nyata kuasa dan kesetiaan Allah.
Latar belakang
Vatomer mi millel le'Avraham heyniqah vanim Sara ki yaladti ven liznunatav — Sara berkata siapa yang sudah berbicara kepada Abraham Sara akan menyusui anak-anak karena aku telah melahirkan anak laki-laki pada masa tuanya
Dia berkata lagi, 'Dahulu, siapakah yang dapat mengatakan kepada Abraham bahwa Sara akan menyusui anak? Namun, aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya, pada masa tuanya.' 'Mi millel le'Avraham' = siapa yang mengatakan kepada Abraham. 'Heyniqah vanim Sara' = Sara akan menyusui anak-anak. Pertanyaan ini bukan tentang ketidakpercayaan tapi tentang kekaguman: bahkan prediksinya sendiri pun tidak bisa dibayangkan sebelumnya. Sara tidak hanya melahirkan tapi juga menyusui — dua tanda fisik yang konkret bahwa ini benar-benar terjadi. 'Liznunatav' = pada masa tuanya (Abraham) — catatan usia yang menambah dimensi keajaiban.
Di mana
Gerar atau Bersyeba
Sukacita yang berlanjut · refleksi tentang ketidakmungkinan yang menjadi kenyataan
Kapan
Sekitar 1858 SM
Sara merenungkan ketidakmungkinan yang sudah menjadi nyata
Yang berbicara
Sara
Yang melanjutkan sukacitanya dengan pertanyaan retoris yang menunjukkan betapa mustahilnya hal ini tampak bahkan baginya sendiri — dan betapa nyatanya sekarang
Kepada
Orang-orang di sekitar Sara
Yang menyaksikan Sara menyusui Ishak — bukti fisik yang konkret dari keajaiban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מִי מִלֵּל
mi millel · siapakah yang dapat mengatakan
Siapa yang telah mengatakan/berbicara — mi (siapa; interogativa personal = siapa); millel (dari malal = mengucapkan, berbicara; piel perfek orang ketiga maskulin tunggal = telah mengatakan/mengucapkan); 'mi millel' = siapa yang bisa mengatakan? Pertanyaan retoris tentang ketidakmungkinan yang sudah lampau: tidak ada yang bisa membayangkan ini sebelumnya.
הֵינִיקָה בָנִים שָׂרָה
heyniqah vanim Sara · akan menyusui anak
Sara akan menyusui anak-anak — heyniqah (dari yanaq = menyusu; hiphil perfek feminin = membuat menyusu = menyusui); vanim (anak-anak; jamak dari ben = anak = anak-anak); Sara (nama Sara, subjek); 'heyniqah vanim Sara' = Sara menyusui anak-anak; jamak 'vanim' mungkin generik atau menunjuk ke semua kemungkinan anak di masa depan; tindakan fisik yang konkret dan tidak bisa dipalsukan.
לִזְקֻנָיו
liznunatav · pada masa tuanya
Pada masa tuanya — sama seperti di 21:2; pengulangan detail usia Abraham oleh Sara sendiri; Sara menyebut 'masa tua Abraham' (bukan masa tuanya sendiri) sebagai dimensi keajaiban; pandangan Sara tentang keajaiban ini difokuskan pada ketidakmungkinan dari sisi Abraham — seorang laki-laki yang sudah di masa tua memiliki anak.
Vatomer mi millel le'Avraham heyniqah vanim Sara ki yaladti ven liznunatav (Sara berkata siapa yang bisa berkata kepada Abraham Sara akan menyusui anak-anak karena aku telah melahirkan anak laki-laki pada masa tuanya). Mi millel — siapa yang bisa mengatakan, pertanyaan kekaguman atas ketidakmungkinan yang menjadi nyata. Heyniqah vanim Sara — Sara menyusui anak, bukti fisik konkret dari kelahiran yang nyata. Liznunatav — pada masa tuanya, dimensi keajaiban dari sisi usia Abraham.
Tahukah kamu
Menyusui sebagai bukti konkret kelahiran yang nyata dalam dunia kuno
Sara menyebut secara spesifik bahwa dia 'menyusui anak' (heyniqah vanim) bukan hanya melahirkan. Dalam dunia kuno, tidak ada formula susu dan bayi bergantung sepenuhnya pada ASI. Kemampuan menyusui adalah bukti biologis yang tidak bisa dipalsukan bahwa seorang perempuan benar-benar melahirkan. Pernyataan Sara bahwa dia menyusui Ishak adalah cara dia menegaskan: ini nyata, bukan mimpi atau adopsi. Di sisi lain, secara ilmiah, seorang perempuan yang sudah berhenti haid selama bertahun-tahun biasanya tidak bisa menyusui karena sistem hormonal yang diperlukan sudah tidak aktif. Bahwa Sara bisa menyusui Ishak adalah keajaiban yang se-level dengan kehamilannya — sesuatu yang tidak bisa terjadi tanpa intervensi ilahi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 21:7
Lukas 1:37
pertanyaan retoris Sara 'siapa yang bisa mengatakan bahwa Sara akan menyusui?' (21:7) adalah cara Sara menyatakan bahwa ini di luar kemungkinan manusiawi — dan Luk. 1:37 memberikan dasar teologis: bagi Allah tidak ada yang mustahil; pernyataan yang diucapkan malaikat Gabriel dalam konteks kelahiran lain yang 'mustahil' (Yohanes Pembaptis dan Yesus)
“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”
Yesaya 54:1
Sara yang bernyanyi sukacita dan bertanya tentang ketidakmungkinan (21:6-7) menggemakan perintah Yesaya 54:1 kepada 'perempuan mandul yang tidak pernah melahirkan' untuk bersorak; Paulus di Gal. 4:27 mengutip Yes. 54:1 dalam konteks yang terhubung dengan Sara sebagai perempuan yang 'lebih banyak anaknya dari yang bersuami'
“Bersorak-sorailah, hai perempuan mandul yang tidak pernah melahirkan! Berteriaklah dengan sorak-sorai dan bersukalah, hai perempuan yang tidak pernah sakit bersalin!...”
1 Samuel 2:1-2
nyanyian Hana (1 Sam. 2:1-2) setelah melahirkan Samuel menggemakan sukacita dan refleksi Sara setelah melahirkan Ishak (21:6-7); dua ibu yang melahirkan 'secara ajaib' dan merayakannya dengan kata-kata yang memusatkan sukacita mereka pada karakter dan tindakan Allah, bukan pada diri mereka sendiri
“Hatiku bersukacita karena TUHAN... sebab tidak ada yang kudus seperti TUHAN... tidak ada yang teguh seperti Allah kita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 21:7
✕ Sering dikira
"Sara menggunakan jamak 'anak-anak' (vanim) menunjukkan bahwa dia melahirkan lebih dari satu anak di masa tuanya."
✓ Yang sebenarnya
Jamak 'vanim' dalam konteks ini bukan menunjuk ke beberapa kelahiran literal tapi adalah cara Ibrani generik untuk menyebut 'anak' dalam kapasitas menyusui yang umum. Alkitab hanya mencatat satu anak Sara: Ishak. Tidak ada indikasi lain bahwa Sara melahirkan lagi setelah Ishak.
✕ Sering dikira
"'Siapakah yang dapat mengatakan kepada Abraham' berarti Sara meragukan bahwa Abraham percaya ini akan terjadi."
✓ Yang sebenarnya
'Mi millel le'Avraham' adalah pertanyaan kekaguman tentang ketidakmungkinan, bukan tuduhan bahwa Abraham tidak percaya. Pertanyaan ini bersifat retoris — tidak ada yang bisa membayangkan ini, termasuk Abraham dan Sara sendiri. Fokusnya pada ketidakmungkinan yang telah menjadi nyata, bukan pada keraguan Abraham.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 21:7
Ketika Tuhan melakukan sesuatu yang mustahil dalam hidup kita, ingatlah untuk berbagi sukacita itu dengan orang lain. Jangan ragu untuk bersaksi tentang kebaikan-Nya, karena kesaksianmu bisa menjadi dorongan bagi orang lain yang sedang menantikan mujizat.
Tuhan, terima kasih atas mujizat-mujizat-Mu yang tak terduga. Ajar aku untuk selalu bersukacita dan membagikan kebaikan-Mu kepada sesama. Amin.