Seandainya ada lima puluh orang benar — tawaran pertama yang membuka negosiasi
Kejadian 18:24
Abraham Memohon untuk Sodom
“Seandainya ada lima puluh orang benar di kota itu, apakah Engkau akan benar-benar membinasakan dan tidak menyayangkan kota itu demi lima puluh orang benar di dalamnya?”Kejadian 18:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu?”Kejadian 18:24 · TB
Terjemahan Baru
“Seandainya ada lima puluh orang yang tidak bersalah di dalam kota itu, apakah seluruh kota itu akan TUHAN binasakan? Tidakkah TUHAN mau mengampuninya supaya kelima puluh orang itu selamat?”Kejadian 18:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Seandainya ada lima puluh orang baik di kota itu, apakah Engkau tetap akan membinasakan semua orang di kota itu? Tidakkah Engkau akan mengampuni semua orang di kota itu karena kelima puluh orang baik yang ada?”Kejadian 18:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Peradventure there be fifty righteous within the city: wilt thou also destroy and not spare the place for the fifty righteous that are therein?”Kejadian 18:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 18:24?
Abraham menanyakan apakah Tuhan akan menyelamatkan seluruh kota demi lima puluh orang benar di dalamnya, menguji belas kasihan Tuhan.
Latar belakang
'Ulay yesh hamishim tsaddiqim betokh ha'ir ha'af tisspe ve'lo tissa' lammakom — Seandainya ada lima puluh orang benar di tengah kota itu apakah Engkau juga akan menyapu bersih dan tidak mengampuni tempat itu
Seandainya ada lima puluh orang benar di kota itu, apakah Engkau akan benar-benar membinasakan dan tidak menyayangkan kota itu demi lima puluh orang benar di dalamnya? Abraham memulai dengan angka 50. 'Ulay' (seandainya) = kondisional hipotetikal. 'Yesh hamishim tsaddiqim betokh ha'ir' = ada lima puluh orang benar di tengah kota. Abraham tidak hanya bertanya apakah Allah akan membinasakan orang benar — dia bertanya apakah keberadaan orang benar yang cukup bisa menyelamatkan kota secara keseluruhan. Ini adalah teologi 'garam dan terang' sebelum Yesus mengajarkannya: keberadaan orang benar yang bisa menyelamatkan lingkungannya. 'Ha'af tisspe ve'lo tissa' lammakom' = apakah Engkau akan tetap membinasakan dan tidak mengampuni tempat itu?
Di mana
Di hadapan TUHAN — di jalan antara Mamre dan Sodom
Pembukaan negosiasi syafaat — angka 50 sebagai titik awal
Kapan
Sekitar 1860 SM
Putaran pertama dialog syafaat — tawaran 50 orang benar
Yang berbicara
Abraham
Yang membuka negosiasi dengan angka 50 — angka yang terkesan tinggi dan masuk akal, sebelum dimulainya penurunan bertahap yang dramatis
Kepada
TUHAN
Yang mendengar proposal pertama Abraham: jika ada 50 orang benar, apakah Engkau akan menyayangkan seluruh kota?
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אוּלַי יֵשׁ
'ulay yesh · seandainya ada
Seandainya ada/mungkin ada — 'ulay (seandainya, mungkin; partikel kondisional yang menyatakan hipotesis atau kemungkinan; 'ulay + situasi = seandainya kondisi ini ada); yesh (ada; partikel eksistensi = ada, terdapat); 'ulay yesh' = seandainya ada — membuka hipotesis yang tidak menyatakan bahwa Abraham tahu persis ada berapa.
בְּתוֹךְ הָעִיר
betokh ha'ir · di tengah kota
Di tengah/dalam kota — betokh (di dalam, di tengah; dari tavekh = tengah, isi; preposisi be + tavekh = di dalam); ha'ir (kota, kota berbenteng; dengan artikel = kota itu, yaitu Sodom); Abraham tidak hanya memohon untuk 'beberapa orang benar' secara abstrak tapi untuk orang benar yang berada di tengah kota — kehadiran di dalam komunitas yang akan dihakimi.
תִּשָּׂא
tissa' · menyayangkan
Mengangkat/mengampuni/menyayangkan — tissa' (dari nasa' = mengangkat, membawa; imperfek orang kedua maskulin; dalam konteks ini nasa' 'avon = mengangkat/menanggung dosa = mengampuni; 'tissa' lammakom' = mengangkat/mengampuni tempat itu = menyayangkan kota karena orang-orang benar di dalamnya); kata yang kaya: mengampuni = mengangkat beban dosa.
'Ulay yesh hamishim tsaddiqim betokh ha'ir ha'af tisspe ve'lo tissa' lammakom lema'an hamishim hatsaddiqim 'asher beqirbah (Seandainya ada lima puluh orang benar di tengah kota itu apakah Engkau juga akan menyapu bersih dan tidak mengangkat tempat itu demi lima puluh orang benar yang di dalamnya). Ulay yesh — seandainya ada. Betokh ha'ir — di tengah kota. Tissa' — menyayangkan. Demi 50 orang benar, akankah seluruh kota diselamatkan? Ini bukan sekadar angka — ini adalah teologi tentang pengaruh orang benar dalam komunitas.
Tahukah kamu
Lima puluh sebagai angka pembuka: strategi negosiasi atau angka teologis?
Kenapa Abraham memulai dengan angka 50? Beberapa interpretasi: (1) 50 adalah angka yang terkesan masuk akal dan tidak berlebihan — cukup tinggi untuk tampak serius, cukup rendah untuk dijadikan titik awal negosiasi; (2) Dalam kalkulus Abraham, mungkin dia memperkirakan ada kira-kira sejumlah itu di Sodom — ada Lot, istri Lot, kedua anak perempuannya, calon-calon menantu (19:14 menyebut 'beberapa orang'), dll.; (3) Angka 50 dalam konteks Ibrani tidak memiliki makna simbolis khusus (berbeda dengan 7, 12, 40), jadi ini kemungkinan adalah angka strategi negosiasi, bukan angka teologis. Yang menarik bukan angka 50 tapi perjalanannya ke angka 10 — penurunan bertahap yang menunjukkan Abraham terus mendorong batas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 18:24
Matius 5:13-14
prinsip bahwa keberadaan orang benar yang cukup bisa mempengaruhi komunitas yang lebih besar (18:24: 50 orang benar bisa menyelamatkan Sodom) adalah dasar dari ajaran Yesus tentang 'garam dan terang' — orang percaya yang hadir di tengah dunia membawa dampak yang melampaui jumlahnya
“Kamu adalah garam dunia... Kamu adalah terang dunia...”
Yeremia 5:1
TUHAN kepada Yeremia: jika ada satu orang benar, Aku akan mengampuni Yerusalem — prinsip yang sama dengan dialog Abraham di 18:24 (demi orang benar yang cukup, kota diselamatkan), diaplikasikan kemudian kepada Yerusalem
“Jelajahilah jalan-jalan di Yerusalem, lihatlah dan periksalah; carilah di alun-alunnya, adakah kamu mendapati seorang manusia, adakah yang melakukan keadilan, yang mencari kebenaran, maka Aku akan mengampuni kota itu!”
Yesaya 1:18
dialog Abraham dengan TUHAN tentang keadilan dalam penghakiman (18:23-24) menggemakan undangan TUHAN untuk 'berperkara' di Yes. 1:18 — keduanya menggambarkan Allah yang bersedia masuk dalam dialog tentang penghakiman dan pengampunan, bukan Allah yang menghakimi secara tertutup
“Marilah, baiklah kita berperkara! firman TUHAN; sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 18:24
✕ Sering dikira
"Abraham mengajukan angka 50 karena dia yakin ada 50 orang benar di Sodom."
✓ Yang sebenarnya
Teks menggunakan 'ulay' (seandainya, mungkin) yang menunjukkan hipotesis, bukan kepastian. Abraham tidak mengklaim tahu berapa orang benar ada di Sodom. Ini adalah pemikiran hipotetikal: seandainya ada 50, apakah Engkau akan mengampuni? Fakta bahwa dia kemudian turun ke 10 menunjukkan dia juga tidak yakin ada 50.
✕ Sering dikira
"Dialog 50 orang benar ini membuktikan bahwa orang benar bisa 'menebus' orang jahat di sekitar mereka secara hukum."
✓ Yang sebenarnya
Dialog ini bukan tentang 'penebusan' secara hukum tapi tentang tindakan pengampunan yang melampaui keadilan ketat ('tissa'' = mengangkat, menyayangkan). Allah tidak membenarkan kejahatan Sodom demi orang benar di dalamnya — Dia menyayangkan kota dengan tidak membinasakan semua orang. Ini adalah belas kasih, bukan penebusan hukum.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 18:24
Kita belajar bahwa Tuhan sangat menghargai orang benar, dan Doa syafaat Abraham mengajarkan kita untuk peduli pada orang lain dan memohon belas kasihan Tuhan bagi mereka.
Tuhan, ajari aku untuk menjadi pendoa syafaat yang setia, yang berani memohon belas kasihan-Mu bagi orang-orang di sekitarku. Amin.