Potongan Daging dan Kepala Kurban Dibakar
Imamat 9:13
Api dari Surga
“Mereka juga memberikan potongan-potongan daging dan kepala dari kurban bakaran itu kepadanya, dan dia membakarnya di atas mazbah.”Imamat 9:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Juga diserahkan merekalah kepadanya korban bakaran itu menurut Imamat 9.14–18 44 bagian-bagian tertentu beserta dengan kepalanya, lalu dibakarnya di atas mezbah.”Imamat 9:13 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah itu mereka menyerahkan kepadanya kepala dan bagian-bagian lain dari binatang itu, dan ia membakarnya di atas mezbah.”Imamat 9:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu, anak-anaknya membawa kepada Harun kepala dan bagian-bagian lain dari kurban itu, dan Harun membakarnya di atas mezbah.”Imamat 9:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they presented the burnt offering unto him, with the pieces thereof, and the head: and he burnt them upon the altar.”Imamat 9:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 9:13?
Potongan-potongan daging dan kepala dari kurban bakaran diberikan kepada Harun untuk dibakar di atas mezbah. Ini menunjukkan bahwa seluruh bagian dari persembahan, termasuk bagian yang paling penting, dipersembahkan sepenuhnya kepada Tuhan.
Latar belakang
Memotong dan membakar: kurban bakaran prosesnya panjang
Tidak seperti memasak biasa, pemotongan hewan kurban bakaran mengikuti aturan ketat. Semua bagian — potongan daging dan kepala — harus dibakar di mazbah. Tidak ada yang dimakan manusia. Ini adalah kurban paling total.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di atas mazbah Kemah Pertemuan · api menyala
Kapan
~1446 SM
Pengembaraan di Padang Gurun
Yang berbicara
Penulis Kitab Imamat (Musa)
Nabi dan pemberi Taurat, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Generasi Israel dan seluruh pembaca sesudahnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַנְּתָחִים
hannetachim · potongan
Potongan-potongan hasil memotong hewan; prosedur memotong kurban bakaran sudah diatur dalam pasal 1 Imamat dengan detail.
הָרֹאשׁ
harosh · kepala
Kepala; dalam Alkitab sering melambangkan kepemimpinan, otoritas, dan keseluruhan identitas seseorang atau sesuatu.
וַיַּקְטֵר
wayyaqter · membakar
Membakar sebagai persembahan yang berasap harum naik kepada Allah; bukan sekedar membakar untuk memusnahkan.
Membakar kepala (harosh) bersama potongan-potongan (hannetachim) adalah pernyataan simbolis yang kuat: tidak ada bagian dari kehidupan yang dikecualikan dari persembahan kepada Allah. Kurban bakaran adalah gambaran dari 'kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu' yang bersifat fisik.
Tahukah kamu
Kepala dibakar utuh
Dalam kurban bakaran, kepala hewan dibakar bersama potongan-potongan lain. Ini unik karena kepala melambangkan identitas dan kehidupan hewan. Membakar kepala secara utuh menegaskan bahwa persembahan ini benar-benar total — bahkan identitas dan kehidupan hewan diserahkan kepada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 9:13
Imamat 1:6-8
Prosedur memotong dan menyusun
“Dia harus menguliti persembahan bakaran itu dan memotong-motongnya menjadi beberapa bagian. Anak-anak Imam Harun harus menata potongan-potongan itu, yaitu kepalanya.”
Roma 6:13
Penyerahan total kepada Allah
“Serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup.”
Mazmur 51:19
Pengertian kurban
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 9:13
✕ Sering dikira
Anak-anak Harun melakukan pembakaran ini atas inisiatif sendiri
✓ Yang sebenarnya
Mereka memberikan potongan-potongan itu kepada Harun; Harun yang membakar di mazbah — ada rantai tanggung jawab yang jelas.
✕ Sering dikira
Membakar kepala adalah cara kuno memusnahkan sisa kurban
✓ Yang sebenarnya
Ini bagian integral dari prosedur kurban bakaran yang disengaja, bukan pembuangan sisa — semuanya menjadi persembahan harum kepada Allah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 9:13
Seperti kurban bakaran yang dibakar seluruhnya, kita juga dipanggil untuk menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan, bukan hanya bagian yang nyaman. Ini berarti memberi yang terbaik dari waktu, tenaga, dan talenta kita, bahkan ketika tidak ada yang melihat.
Tuhan, ajari aku untuk mempersembahkan seluruh hidupku kepada-Mu, tanpa menahan apa pun. Amin.