Domba Dibakar Seluruhnya sebagai Bau Harum

Imamat 8:21

Upacara Pentahbisan Imam

Setelah dia membersihkan isi perut dan kaki domba itu dengan air, Musa membakar seluruh bagian domba itu di atas mazbah. Itulah persembahan bakaran, bau harum yang menyenangkan, suatu persembahan dengan api untuk TUHAN, seperti yang telah diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Imamat 8:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 8:21?

Setelah membersihkan isi perut dan kaki, Musa membakar seluruh domba di atas mezbah. Ini adalah korban bakaran yang baunya harum bagi Tuhan, melambangkan kehidupan yang disucikan dan dipersembahkan sepenuhnya.

Latar belakang

Persembahan yang menyenangkan Tuhan

Setelah isi perut dan kaki dicuci dengan air, seluruh domba dibakar di mazbah. Hasilnya disebut 'bau harum yang menyenangkan, suatu persembahan dengan api untuk TUHAN.' Bahasa ini — yang berakar pada gambaran antropomorfik tentang Tuhan yang mencium aroma persembahan — menyampaikan penerimaan ilahi atas persembahan yang dilakukan dengan benar.

Di mana

Padang Gurun Sinai

Di mazbah Kemah Pertemuan · asap naik ke langit

Kapan

~1446 SM

Masa Pembentukan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Domba dipotong
Domba jantan kedua dibawa
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator (Musa)

Penulis Taurat, mencatat peristiwa ini

B

Kepada

Bangsa Israel (pembaca)

Umat yang menerima Taurat sebagai panduan hidup

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֵיחַ נִיחוֹחַ

reyach nichoach · bau harum

Harfiah 'aroma yang menenangkan' atau 'bau yang menyenangkan' — ungkapan antropomorfik yang menyatakan bahwa Tuhan berkenan menerima persembahan ini.

אִשֶּׁה

ishheh · persembahan dengan api

Persembahan yang dipersembahkan melalui api — kategori kurban yang mencakup semua yang dibakar di mazbah sebagai persembahan kepada Tuhan.

כַּאֲשֶׁר צִוָּה

kaasher tzivvah · seperti yang diperintahkan

Sesuai dengan yang diperintahkan — frasa yang berulang menegaskan bahwa penerimaan Tuhan terkait langsung dengan ketaatan terhadap instruksi-Nya.

Persembahan yang 'menyenangkan Tuhan' bukan soal kuantitas atau kemewahan hewan — tapi soal ketaatan terhadap perintah Tuhan. 'Seperti yang diperintahkan' adalah kunci penerimaan ilahi.

Tahukah kamu

Bahasa 'bau harum' di seluruh Taurat

'Bau harum' (reyach nichoach) muncul lebih dari 40 kali dalam Taurat — frasa yang pertama kali muncul ketika Nuh mempersembahkan kurban setelah banjir (Kejadian 8:21). Ini adalah ekspresi standar penerimaan ilahi atas persembahan yang benar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 8:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 8:21

✕  Sering dikira

Tuhan benar-benar mencium aroma fisik persembahan

✓  Yang sebenarnya

'Bau harum' adalah bahasa antropomorfik — cara penulis Ibrani mengekspresikan penerimaan ilahi dengan bahasa yang dapat dipahami manusia, bukan deskripsi literal tentang indera penciuman Tuhan.

✕  Sering dikira

Persembahan apapun yang dibakar akan menyenangkan Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Tuhan hanya berkenan atas persembahan yang dilakukan 'seperti yang Dia perintahkan' — ketaatan terhadap tata cara yang benar adalah syarat penerimaan, bukan sekadar niat baik.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 8:21

Kita perlu menyucikan hati dan pikiran kita dari hal-hal yang kotor, lalu mempersembahkan seluruh hidup kita sebagai bau harum bagi Tuhan.

Bapa, sucikan hatiku dan jadikan hidupku harum di hadapan-Mu. Amin.