Bau harum yang sampai ke langit
Filipi 4:18
Pemberian yang berkenan di hadapan Allah
“Aku telah menerima pembayaran penuh, bahkan lebih. Aku memiliki semua yang aku butuhkan karena pemberian yang kamu kirim kepadaku melalui Epafroditus. Pemberianmu itu menjadi persembahan yang harum, kurban yang berkenan, dan menyenangkan Allah.”Filipi 4:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.”Filipi 4:18 · TB
Terjemahan Baru
“Saya sudah menerima semuanya--malah lebih daripada cukup! Semua pemberian yang kalian kirim kepada saya, sudah saya terima dari Epafroditus. Sekarang saya mempunyai semua yang saya perlukan. Pemberian-pemberian dari kalian itu adalah seperti bau harum dari kurban yang dipersembahkan kepada Allah dan yang diterima oleh Allah dengan senang hati.”Filipi 4:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua keperluan saya sudah terpenuhi, bahkan berlebih, karena Epafroditus sudah mengantarkan bantuan kalian kepada saya. Bagi Allah, pemberian kalian itu merupakan suatu persembahan yang harum. Dia sudah menerima persembahan itu dan berkenan atasnya.”Filipi 4:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But I have all, and abound: I am full, having received of Epaphroditus the things which were sent from you, an odour of a sweet smell, a sacrifice acceptable, wellpleasing to God.”Filipi 4:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Filipi 4:18?
Paulus bersyukur atas pemberian mereka melalui Epafroditus, yang ia gambarkan sebagai persembahan yang harum, kurban yang berkenan dan menyenangkan Allah. Ini menunjukkan bahwa pemberian yang dilakukan dengan tulus dan sukacita adalah seperti ibadah yang menyenangkan hati Allah.
Latar belakang
Bahasa bait Allah untuk pemberian biasa
Paulus memakai tiga ungkapan dari bahasa persembahan bait suci: 'bau yang harum, kurban yang berkenan, menyenangkan Allah.' Ini bahasa ibadah formal, dipakai untuk kiriman praktis. Artinya, memberi kepada orang yang melayani Tuhan setara dengan mempersembahkan kurban kepada Allah sendiri.
Di mana
Roma
Paulus menerima kiriman lewat tangan Epafroditus
Kapan
~62 M
Ucapan terima kasih dan makna rohani pemberian
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang melihat pemberian jemaat sebagai persembahan kudus
Kepada
Jemaat Filipi
Jemaat yang kemurahan hatinya punya makna melampaui waktu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὀσμὴν εὐωδίας
osmin euodias · fragrant offering
bau harum persembahan — dari bahasa PL
δεκτήν
dekten · acceptable
yang diterima, berkenan
εὐάρεστον τῷ θεῷ
euareston to theo · pleasing to God
menyenangkan Allah, sesuai kehendak-Nya
Kemurahan hati yang konkret — kiriman, makanan, dukungan — bisa menjadi tindak ibadah yang harum di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Tiga istilah liturgis untuk satu kiriman
'Persembahan yang harum' adalah frase yang muncul puluhan kali dalam Perjanjian Lama untuk kurban yang diterima Allah. Paulus menggunakannya untuk menggambarkan kiriman uang dari jemaat Filipi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Filipi 4:18
Imamat 1:9
bau harum persembahan
“Suatu kurban bakaran ... persembahan yang harum bagi TUHAN.”
Efesus 5:2
persembahan yang harum
“Kristus mengasihi kita ... sebagai persembahan yang harum bagi Allah.”
Roma 12:1
hidup sebagai persembahan kepada Allah
“Persembahkanlah tubuhmu sebagai kurban yang hidup dan berkenan kepada Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Filipi 4:18
✕ Sering dikira
'Ini berarti Paulus mewajibkan jemaat mengirim uang.'
✓ Yang sebenarnya
Ia tidak meminta — ia justru menggambarkan makna mulia dari apa yang sudah mereka lakukan dengan rela.
✕ Sering dikira
'Hanya kiriman uang ke pendeta yang bernilai di mata Allah.'
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya lebih luas: kemurahan hati kepada siapa pun yang membutuhkan bisa jadi persembahan yang berkenan.
Renungan
Renungan Singkat Filipi 4:18
Jadikan setiap pemberianmu sebagai tindakan penyembahan kepada Allah. Ketika kamu memberi dengan tulus, itu menjadi sesuatu yang berharga di mata-Nya, seperti bau harum persembahan.
Ya Allah, terimalah pemberianku sebagai persembahan yang harum di hadapan-Mu, dan mampukan aku memberi dengan hati yang bersyukur. Amin.