Domba Penahbisan yang Kedua Dibawa
Imamat 8:22
Upacara Pentahbisan Imam
“Kemudian, dia membawa domba jantan yang lain, yaitu domba jantan penahbisan, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka ke kepala domba itu.”Imamat 8:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian disuruhnya membawa domba jantan yang lain, yakni domba persembahan pentahbisan, lalu Harun dan anak-anaknya meletakkan tangannya ke atas kepala domba jantan itu.”Imamat 8:22 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa mengambil domba jantan yang seekor lagi untuk kurban pentahbisan imam. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba itu,”Imamat 8:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Musa membawa domba jantan yang lain untuk kurban pentahbisan imam. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan mereka di atas kepala domba tersebut.”Imamat 8:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he brought the other ram, the ram of consecration: and Aaron and his sons laid their hands upon the head of the ram.”Imamat 8:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 8:22?
Domba jantan yang kedua disebut domba penahbisan. Harun dan anak-anaknya meletakkan tangan di atasnya, menandakan identifikasi dengan korban, bahwa mereka dipersembahkan untuk melayani Tuhan.
Latar belakang
Domba khusus untuk 'mengisi tangan'
Domba jantan kedua ini bukan persembahan bakaran biasa — ini adalah 'domba penahbisan' yang dalam bahasa Ibrani berarti 'domba pengisian tangan.' Ini adalah jantung dari upacara pentahbisan: tindakan yang secara resmi melengkapi dan mengisi jabatan imam dengan otoritas dan kewenangan untuk melayani.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di depan Kemah Pertemuan · upacara berlanjut
Kapan
~1446 SM
Masa Pembentukan Israel
Yang berbicara
Narator (Musa)
Penulis Taurat, mencatat peristiwa ini
Kepada
Bangsa Israel (pembaca)
Umat yang menerima Taurat sebagai panduan hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַמִּלֻּאִים
hammillum · penahbisan
'Pengisian' atau 'pelengkapan' — dari kata mille (mengisi), merujuk pada upacara yang mengisi/melengkapi jabatan imam secara resmi.
הָאַיִל הַשֵּׁנִי
haayyil hasheni · domba jantan
Domba jantan kedua — berbeda fungsi dari domba pertama yang dibakar seluruhnya, domba ini digunakan untuk ritual yang lebih kompleks.
וַיִּסְמְכוּ
vayyismekhu · meletakkan tangan
Menekan tangan mereka — sekali lagi tindakan kolektif: Harun dan semua anak-anaknya berpartisipasi dalam identifikasi dengan persembahan penahbisan ini.
Kata 'penahbisan' yang berarti 'pengisian tangan' menjelaskan metafora yang indah: setelah upacara selesai, tangan para imam akan 'penuh' — diisi dengan kewenangan ilahi untuk melayani sebagai mediator antara Allah dan manusia.
Tahukah kamu
Idiom 'mengisi tangan' untuk pentahbisan
Dalam bahasa Ibrani, 'pentahbisan imam' secara harfiah disebut 'mille yad' — 'mengisi tangan.' Ini mengacu pada praktik kuno di mana seseorang yang dinobatkan ke jabatan menerima sesuatu di tangannya sebagai simbol otoritas jabatan baru tersebut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 8:22
Keluaran 29:22
domba penahbisan
“Ambillah lemak dari domba itu, ekornya, lemak yang menutupi isi perut, umbai hati, kedua ginjal beserta lemaknya, dan paha kanan, sebab itulah domba penahbisan.”
Ibrani 5:1
imam sebagai mediator
“Imam besar yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah.”
Imamat 8:33
masa penahbisan tujuh hari
“Kalian tidak boleh meninggalkan pintu tenda pertemuan selama tujuh hari sampai hari penahbisanmu selesai.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 8:22
✕ Sering dikira
Domba penahbisan ini sama dengan persembahan bakaran biasa
✓ Yang sebenarnya
Domba penahbisan adalah kategori khusus — bagian-bagiannya digunakan dalam ritual unik yang melibatkan olesan darah ke telinga dan ibu jari, tidak dilakukan dalam persembahan bakaran reguler.
✕ Sering dikira
'Penahbisan' hanya berarti pelantikan formal
✓ Yang sebenarnya
'Mille yad' (mengisi tangan) mengacu pada proses yang secara nyata mengisi/melengkapi jabatan imam dengan kewenangan untuk melakukan tugas-tugas spesifik pelayanan kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 8:22
Pelayanan kita harus dimulai dengan penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, mengakui bahwa kita adalah milik-Nya dan siap dipakai.
Tuhan, aku menyerahkan diriku untuk melayani-Mu, pakailah aku sesuai kehendak-Mu. Amin.