Cara Mengolah Persembahan Sajian
Imamat 6:20
Hukum tentang Persembahan
PerikopPersembahan Sajian Para Imam · Imamat 6:19-23 →““Inilah persembahan Harun dan anak-anaknya yang harus dipersembahkan kepada TUHAN pada hari ketika dia diurapi: sepersepuluh efa tepung halus sebagai persembahan sajian yang tetap, setengah pada pagi hari dan setengahnya lagi pada sore hari.”Imamat 6:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Inilah persembahan Harun dan anak- anaknya, yang harus dipersembahkan Imamat 6.21–25 26 oleh mereka kepada TUHAN pada hari ia diurapi: sepersepuluh efa tepung yang terbaik sebagai korban sajian yang tetap, setengahnya pada waktu pagi dan setengahnya pada waktu petang.”Imamat 6:20 · TB
Terjemahan Baru
“tentang kurban pada pentahbisan seorang imam keturunan Harun. Pada hari ia ditahbiskan, ia harus mempersembahkan satu kilogram tepung gandum kepada TUHAN. Separuhnya harus dipersembahkan pada waktu pagi dan sisanya pada waktu sore.”Imamat 6:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Pada hari seorang keturunan Harun ditahbiskan sebagai imam, dia harus mempersembahkan tiga liter tepung yang terbaik sebagai persembahan gandum-ganduman kepada-Ku. Setengahnya dipersembahkan pada waktu pagi dan setengahnya lagi pada waktu sore, seperti persembahan gandum-gaduman yang dipersembahkan secara rutin setiap pagi dan sore.”Imamat 6:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“This is the offering of Aaron and of his sons, which they shall offer unto the LORD in the day when he is anointed; the tenth part of an ephah of fine flour for a meat offering perpetual, half of it in the morning, and half thereof at night.”Imamat 6:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 6:20?
Ayat ini menjelaskan lebih detail tentang persembahan sajian imam. Tepung halus dicampur minyak dan dibakar di atas pemanggang, dipotong-potong, lalu dibawa masuk sebagai bau harum bagi TUHAN. Ini adalah persembahan harian yang tetap.
Latar belakang
Memasak Persembahan di atas Pemanggang
Ayat ini menjelaskan cara mengolah persembahan sajian: tepung halus dicampur minyak dan dimasak di atas pemanggang. Setelah matang, persembahan itu dipotong-potong dan dibawa ke mezbah sebagai bau yang harum bagi TUHAN.
Di mana
Gunung Sinai
Di perkemahan Israel di kaki gunung
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang berbicara kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַחֲבַת
machavat · pemanggang
piring atau wajan datar untuk memasak
בָּלַל
balal · dicampur
mencampur bahan kering dengan minyak
רֵיחַ נִיחוֹחַ
reiach nichoach · bau harum
aroma yang menyenangkan bagi Allah
Penggunaan pemanggang dan pencampuran dengan minyak menunjukkan bahwa persembahan ini adalah makanan yang disiapkan dengan baik. 'Bau harum' menekankan bahwa persembahan ini diterima Allah sebagai ibadah yang menyenangkan.
Tahukah kamu
Pemanggang dalam Kemah Suci
Pemanggang yang dimaksud adalah alat memasak datar yang digunakan untuk membakar roti atau tepung. Ini menunjukkan bahwa persembahan sajian adalah seperti roti yang dipersembahkan kepada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:20
Imamat 2:5-6
Aturan pemanggangan
“Jikalau persembahanmu itu korban sajian yang dipanggang di atas panggangan, haruslah dari tepung yang terbaik...”
Keluaran 29:41
Persembahan harian
“Domba yang lain haruslah kauolah pada waktu senja; dan sama seperti korban sajian pagi itu.”
1 Korintus 10:31
Semua untuk kemuliaan Allah
“Jika engkau makan atau minum, lakukanlah semuanya untuk kemuliaan Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 6:20
✕ Sering dikira
Persembahan ini bisa dimasak dengan ragi.
✓ Yang sebenarnya
Persembahan sajian tidak boleh mengandung ragi (lihat Imamat 2:11).
✕ Sering dikira
Cara memasak ini hanya untuk imam besar, bukan untuk semua imam.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berlaku untuk imam besar, tetapi prinsipnya sama untuk persembahan sajian pada umumnya.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 6:20
Tuhan menghargai kesetiaan dalam hal-hal kecil dan rutin. Seperti imam yang mempersembahkan tepung setiap hari, kita bisa membuat ibadah dan doa sebagai ritme harian yang menyenangkan hati Tuhan.
Ya Bapa, jadikanlah hidupku persembahan harian yang harum di hadapan-Mu. Amin.