TUHAN menetapkan persembahan khusus bagi imam yang diurapi
Imamat 6:19
Hukum Persembahan dan Kejujuran
“TUHAN berfirman kepada Musa, firman-Nya,”Imamat 6:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN berfirman kepada Musa:”Imamat 6:19 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN memberi kepada Musa peraturan-peraturan ini”Imamat 6:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN juga berkata kepada Musa,”Imamat 6:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD spake unto Moses, saying,”Imamat 6:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 6:19?
Ayat ini memperkenalkan persembahan sajian khusus untuk Harun dan anak-anaknya. Ini adalah persembahan yang harus dipersembahkan pada hari mereka diurapi sebagai imam, terdiri dari sepersepuluh efa tepung halus, setengahnya dipersembahkan pagi dan setengahnya lagi sore.
Latar belakang
Persembahan khusus untuk Harun dan penggantinya
Allah memberikan instruksi baru melalui Musa tentang persembahan Harun — imam besar yang baru diurapi. Ini berbeda dari persembahan jemaat. Imam besar sendiri harus mempersembahkan sesuatu kepada Allah pada hari pengangkatannya. Pemimpin ibadah pun butuh pengampunan dan dedikasi kepada Allah.
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang memberikan instruksi kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin dan mediator perjanjian Israel, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָשַׁח
mashakh · diurapi
Mengurapi dengan minyak — tindakan pemisahan dan konsekrasi untuk tugas suci, dari sinilah kata 'Mesias' berasal.
קָרְבַּן
korban · persembahan
Sesuatu yang dibawa dekat kepada Allah — dari akar kata 'mendekat', menggambarkan fungsi persembahan sebagai jembatan antara manusia dan Allah.
בָּנָיו
banav · anak-anaknya
Anak-anak laki-lakinya — keturunan yang akan mewarisi jabatan imam dan kewajibannya.
Mashakh (diurapi) adalah akar dari kata Mesias — yang diurapi. Ketika imam diurapi, ia memasuki peran khusus sebagai perantara antara Allah dan umat, dan kewajiban persembahannya sendiri dimulai pada hari itu.
Tahukah kamu
Pengurapan imam sebagai tanda pemisahan dan penahbisan
Upacara pengurapan imam (Im. 8) menggunakan minyak zaitun khusus yang diformulasikan dengan rempah-rempah mahal (Kel. 30:22-25). Minyak ini secara harfiah dituangkan ke kepala Harun — tanda yang sangat visual bahwa ia dipisahkan untuk pelayanan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:19
Imamat 8:12
Pengurapan Harun
“Lalu dia menuangkan sebagian minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan mengurapi dia untuk menguduskannya.”
Mazmur 133:2
Minyak pengurapan Harun
“Seperti minyak yang baik di atas kepala, mengalir ke janggut, mengalir ke janggut Harun, mengalir ke kerah jubahnya.”
Ibrani 5:1-3
Imam juga butuh persembahan
“Sebab setiap imam besar yang dipilih dari antara manusia... Ia harus mempersembahkan kurban dosa untuk dirinya sendiri, seperti juga untuk umat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 6:19
✕ Sering dikira
Imam besar tidak perlu mempersembahkan apa-apa untuk dirinya sendiri
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya — Harun diwajibkan mempersembahkan persembahannya sendiri pada hari ia diurapi, sebagai tanda dedikasi pribadinya.
✕ Sering dikira
Pengurapan hanya simbolis tanpa konsekuensi praktis
✓ Yang sebenarnya
Pengurapan langsung memulai serangkaian kewajiban baru — termasuk kewajiban persembahan yang berlaku sejak hari itu dan seterusnya.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 6:19
Kita juga punya tanggung jawab khusus dalam melayani Tuhan. Persembahan ini mengingatkan kita untuk memberi yang terbaik dan setia dalam panggilan kita, bukan hanya saat awal, tetapi setiap hari secara teratur.
Tuhan, ajarlah aku untuk setia dalam panggilan-Mu, seperti imam yang mempersembahkan sajian setiap hari. Amin.