Segenggam yang Dibakar
Imamat 6:15
Hukum tentang Persembahan
PerikopPersembahan Sajian · Imamat 6:14-18 →“Dia harus mengambil segenggam tepung halus dari persembahan sajian itu, bersama minyak dan semua kemenyan yang terdapat pada persembahan sajian. Dia harus membakarnya di atas mazbah, suatu bau harum yang menyenangkan, sebagai persembahan peringatan bagi TUHAN,”Imamat 6:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah dikhususkan dari korban sajian itu segenggam tepung yang Imamat 6.16–20 25 terbaik dengan minyak, serta seluruh kemenyan yang di atas korban sajian itu, maka haruslah semuanya dibakar di atas mezbah sehingga baunya menyenangkan sebagai bagian ingat-ingatannya bagi TUHAN.”Imamat 6:15 · TB
Terjemahan Baru
“Ia harus mengambil segenggam tepung halus dengan minyak dan semua kemenyannya, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai tanda bahwa seluruh kurban itu dipersembahkan kepada TUHAN. Bau kurban itu menyenangkan hati TUHAN.”Imamat 6:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Imam akan mengambil segenggam tepung terbaik dari persembahan itu beserta minyak zaitun dan seluruh dupa di atasnya, lalu membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai tanda bahwa persembahan itu seluruhnya milik-Ku. Bau harum persembahan itu akan menyenangkan Aku.”Imamat 6:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he shall take of it his handful, of the flour of the meat offering, and of the oil thereof, and all the frankincense which is upon the meat offering, and shall burn it upon the altar for a sweet savour, even the memorial of it, unto the LORD.”Imamat 6:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 6:15?
Ayat ini menjelaskan bahwa imam mengambil segenggam tepung halus, minyak, dan semua kemenyan dari persembahan sajian, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai 'persembahan peringatan'. Ini adalah bagian yang dibakar untuk Tuhan, sedangkan sisanya menjadi bagian imam. Ini mengajarkan bahwa Tuhan layak menerima bagian pertama dan terutama dari hidup kita.
Latar belakang
Cara Mempersembahkan Sajian
Ayat ini menjelaskan bahwa imam harus mengambil segenggam tepung halus dari persembahan sajian, bersama minyak dan semua kemenyan, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai bagian yang terbakar habis. Ini adalah persembahan peringatan bagi TUHAN.
Di mana
Gunung Sinai
Perkemahan Israel di kaki gunung, dekat Kemah Suci
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, memberi instruksi melalui Musa
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara antara Allah dan umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קֹמֶץ
qomets · segenggam
segenggam, sepenuh tangan
סֹלֶת
solet · tepung halus
tepung gandum halus
אַזְכָּרָה
azkarah · peringatan
peringatan, memorial
Kata 'qomets' menunjukkan ukuran yang kecil, tetapi cukup untuk mewakili seluruh persembahan. 'Solet' adalah tepung terbaik, dan 'azkarah' berarti mengingatkan Allah akan umat-Nya, sehingga bagian yang dibakar menjadi simbol doa agar Allah mengingat mereka.
Tahukah kamu
Satu Genggam Saja
Hanya segenggam tepung yang dibakar, sedangkan sisanya menjadi bagian imam. Ini menunjukkan bahwa imam diberi makan dari persembahan umat, tetapi yang terbaik dipersembahkan kepada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 6:15
Imamat 2:2
Segenggam dibakar
“Imam harus mengambil segenggam dari tepung yang terbaik dan minyak, serta seluruh kemenyan itu, lalu membakarnya di atas mezbah sebagai persembahan peringatan.”
Imamat 5:12
Segenggam peringatan
“Ia harus mengambil segenggam dari padanya sebagai persembahan peringatan dan membakarnya di atas mezbah.”
Kisah Para Rasul 10:4
Peringatan di hadapan Allah
“Doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah sebagai peringatan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 6:15
✕ Sering dikira
Semua persembahan sajian harus dibakar habis.
✓ Yang sebenarnya
Hanya segenggam yang dibakar; sisanya menjadi bagian imam.
✕ Sering dikira
Persembahan sajian ini tidak ada hubungannya dengan doa.
✓ Yang sebenarnya
Bagian yang dibakar disebut persembahan peringatan, melambangkan doa agar Allah mengingat umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 6:15
Bagian 'peringatan' yang dibakar bagi Tuhan mengajarkan kita untuk mengutamakan Tuhan dalam segala hal, bukan hanya memberikan sisa waktu atau tenaga. Misalnya, meluangkan waktu khusus untuk Tuhan di awal hari, atau memberikan yang terbaik dalam pelayanan, menunjukkan bahwa kita menghormati-Nya sebagai prioritas.
Bapa, jadikanlah Engkau yang terutama dalam hidupku; ambillah bagian terbaik dari hariku, Amin.