Menjauhkan kekejian dari rumahmu
Ulangan 7:26
Kemenangan tanpa kompromi
“Jangan bawa sesuatu dari berhala yang mengerikan itu ke dalam rumahmu atau kamu akan jadi berhala juga. Perlakukanlah itu seperti hal yang menjijikkan sebab merupakan benda kebinasaan.”Ulangan 7:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan janganlah engkau membawa sesuatu kekejian masuk ke dalam rumahmu, sehingga engkaupun ditumpas seperti itu; haruslah engkau benar-benar merasa jijik dan keji terhadap hal itu, sebab semuanya itu dikhususkan untuk dimusnahkan."”Ulangan 7:26 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan menempatkan sebuah patung berhala di dalam rumahmu, supaya kutuk yang menimpanya jangan menimpa kamu juga. Hal itu harus kamu benci dan pandang rendah, karena dikutuk oleh TUHAN."”Ulangan 7:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Barang seperti itu sudah ditetapkan oleh TUHAN untuk dimusnahkan. Jadi, kalau kalian membawa barang yang dibenci TUHAN ke dalam rumahmu, nanti kalian juga akan dimusnahkan! Kalian harus membenci barang seperti itu.””Ulangan 7:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Neither shalt thou bring an abomination into thine house, lest thou be a cursed thing like it: but thou shalt utterly detest it, and thou shalt utterly abhor it; for it is a cursed thing.”Ulangan 7:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 7:26?
Ayat ini melarang membawa barang-barang dari berhala ke dalam rumah, karena hal itu akan membuat orang Israel ikut terkutuk seperti barang itu. Benda-benda tersebut harus dianggap menjijikkan dan dimusnahkan, karena merupakan barang yang dikhususkan untuk kebinasaan.
Latar belakang
Larangan membawa berhala ke rumah
Musa melanjutkan perintah tentang berhala: jangan membawa apa pun yang terkait berhala ke dalam rumah. Jika tidak, orang Israel sendiri akan menjadi 'terkutuk' seperti berhala itu. Mereka harus menganggapnya menjijikkan dan membinasakannya.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi sungai Yordan, sebelum masuk Kanaan
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, baru keluar Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹא
bo · bawa
Membawa masuk, memasukkan (dengan sengaja)
בַּיִת
bayit · rumah
Tempat tinggal, keluarga, atau keturunan
חֵרֶם
cherem · kebinasaan
Hal yang dikhususkan untuk dimusnahkan atau dikutuk
Membawa sesuatu ke rumah berarti mengadopsinya menjadi bagian dari kehidupan keluarga. 'Cherem' menunjukkan bahwa berhala itu sendiri telah ditetapkan untuk dihancurkan, dan yang menyentuhnya akan ikut dihancurkan.
Tahukah kamu
'Mengherankan' adalah kata yang kuat
Kata 'kekejian' atau 'menijikkan' dalam bahasa aslinya dipakai untuk hal-hal yang najis dan menyebabkan seseorang dikucilkan dari umat. Membawa berhala ke rumah membuat seseorang menjadi najis dan terpisah dari Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 7:26
Yosua 7:1
Akar masalah
“Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil barang-barang yang dikhususkan untuk dimusnahkan...”
2 Korintus 6:17
Pemisahan dari najis
“Sebab itu, keluarlah dari antara mereka dan pisahkanlah dirimu, demikianlah firman Tuhan.”
1 Korintus 10:14
Jauhi berhala
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 7:26
✕ Sering dikira
Ayat ini melarang kita memiliki barang-barang seperti patung atau gambar di rumah.
✓ Yang sebenarnya
Yang dilarang adalah barang yang menjadi objek penyembahan ilah lain, bukan semua representasi visual.
✕ Sering dikira
Berhala hanya soal patung fisik.
✓ Yang sebenarnya
Berhala bisa berupa apa pun yang kita tempatkan di posisi Tuhan, seperti uang, kekuasaan, atau hubungan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 7:26
Larangan ini mengajarkan untuk tidak main-main dengan hal-hal yang Tuhan benci. Terkadang kita 'menyimpan' dosa atau godaan di 'rumah' kita—dalam pikiran atau lingkungan—dengan alasan hanya melihatnya. Ini mengingatkan saya untuk menjaga kekudusan rumah dan hati, serta membuang semua yang bisa membuat saya jatuh.
Tuhan, murnikan rumah dan hatiku dari segala yang Engkau anggap jijik, dan jadikan tempat kediaman-Mu yang kudus. Amin.