Anak sulung milik TUHAN

Imamat 27:26

Nazar dan Persembahan

Akan tetapi, anak sulung binatang adalah milik TUHAN, tidak boleh dikhususkan, baik itu sapi maupun domba, sebab itu milik TUHAN.

Imamat 27:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 27:26?

Ayat ini menegaskan bahwa anak sulung binatang sudah menjadi milik TUHAN dan tidak boleh dikhususkan lagi melalui nazar, karena sudah secara otomatis menjadi kudus. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian dari hasil ternak sudah menjadi hak Tuhan sejak awal, dan kita tidak perlu menambahkan apa yang memang sudah menjadi milik-Nya.

Latar belakang

Tidak boleh dinazarkan

Ayat ini menegaskan bahwa anak sulung binatang yang sudah menjadi milik TUHAN tidak boleh dinazarkan lagi. Itu sudah kudus sejak lahir, jadi tidak bisa ditambahkan sebagai nazar.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, dalam kemah pertemuan

Kapan

~1445 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

bangsa pilihan Allah, baru keluar Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּכוֹר

bekhor · anak sulung

yang lahir pertama, memiliki hak istimewa

בְּהֵמָה

behemah · ternak

hewan peliharaan, seperti sapi atau domba

יְהוָה

YHWH · TUHAN

nama pribadi Allah, yang Maha Setia

Kata 'anak sulung' dan 'TUHAN' mengingatkan bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu. Kita tidak bisa memberikan kepada-Nya apa yang sudah menjadi milik-Nya; semua berasal dari Dia.

Tahukah kamu

Darah domba di pintu

Konsep anak sulung mengingatkan pada malam Paskah di Mesir, saat anak sulung Israel diselamatkan oleh darah domba. Itulah mengapa anak sulung ternak menjadi milik TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 27:26

✕  Sering dikira

Mengira anak sulung binatang bisa ditukar atau dinazarkan

✓  Yang sebenarnya

Justru tidak boleh dinazarkan, karena sudah menjadi milik TUHAN secara otomatis.

✕  Sering dikira

Menganggap aturan ini hanya soal ritual

✓  Yang sebenarnya

Ini mengajarkan pengakuan bahwa Allah adalah pemilik segala sesuatu, termasuk ternak.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 27:26

Ingatlah bahwa Tuhan adalah pemilik segala sesuatu, termasuk hasil pekerjaan kita. Jangan merasa bahwa kita memberikan sesuatu yang besar, padahal semua itu sebenarnya sudah menjadi milik-Nya.

Tuhan, mampukan kami untuk mengakui bahwa segala yang kami miliki adalah milik-Mu, dan berikan hati yang rela mengembalikannya kepada-Mu. Amin.