Penebusan Ladang yang Gagal

Imamat 27:19

Nazar dan Persembahan Khusus

Jika orang itu ingin menebus ladangnya kembali, dia harus menambahkan 1/5 dari nilai yang ditetapkan imam. Maka, ladang itu akan menjadi miliknya kembali.

Imamat 27:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 27:19?

Ayat ini mengatur tentang penebusan ladang yang telah dikhususkan bagi TUHAN. Jika seseorang ingin mengambil kembali ladangnya, ia harus membayar nilai yang ditetapkan imam ditambah seperlima dari nilai itu. Ini menunjukkan bahwa mengkhususkan sesuatu kepada Tuhan adalah serius dan tidak bisa ditarik kembali dengan mudah.

Latar belakang

Ladang yang Tidak Ditebus

Jika seseorang mengkhususkan ladangnya untuk Tuhan, lalu tidak menebusnya atau menjualnya kepada orang lain, maka ladang itu tidak bisa ditebus lagi. Ini menunjukkan keseriusan nazar: sekali dipersembahkan, tidak bisa ditarik kembali.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di padang gurun

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

bangsa pilihan, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּאַל

ga'al · menebus

menebus kembali dengan membayar harga

מָכַר

makar · menjual

menjual, menyerahkan untuk uang

שָׂדֶה

sadeh · ladang

tanah, ladang, area terbuka

Kata 'ga'al' (menebus) menunjukkan tindakan membeli kembali hak milik, tetapi jika tidak ditebus atau dijual, hak itu hilang permanen. Ini mengajarkan bahwa nazar kepada Tuhan tidak boleh dianggap enteng.

Tahukah kamu

Tahun Yobel

Tahun Yobel terjadi setiap 50 tahun, saat tanah kembali kepada pemilik aslinya dan budak dibebaskan (Imamat 25:10). Aturan ini memastikan keadilan ekonomi dan mencegah penumpukan kekayaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 27:19

✕  Sering dikira

Berarti orang bisa seenaknya menjual ladang yang sudah dikhususkan.

✓  Yang sebenarnya

Ladang yang dikhususkan adalah milik Tuhan; jika dijual, itu menjadi pelanggaran serius.

✕  Sering dikira

Ayat ini berlaku untuk semua jenis nazar, termasuk nazar pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Aturan ini khusus untuk nazar yang berkaitan dengan properti (ladang), bukan nazar pribadi lainnya.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 27:19

Saat kita berkomitmen memberi sesuatu kepada Tuhan, baik waktu, uang, atau talenta, hendaknya kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Jika kita ingin mengubah keputusan, mungkin ada konsekuensi yang harus kita tanggung. Jadilah orang yang konsisten dan setia dalam perkataan dan perbuatan.

Tuhan, ajari aku untuk berkomitmen dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menarik kembali apa yang sudah kuberikan kepada-Mu. Amin.