Binatang Najis Dinilai Imam

Imamat 27:11

Nazar dan Persembahan Khusus

PerikopMembayar Nazar · Imamat 27:1-34 →
“Namun, jika binatang yang dia nazarkan adalah binatang najis yang tidak boleh dipersembahkan kepada TUHAN, orang itu harus membawa binatang itu kepada imam.”

Imamat 27:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 27:11?

Jika binatang yang dinazarkan najis (tidak layak dipersembahkan), orang harus membawanya kepada imam untuk dinilai. Meski tidak bisa menjadi kurban, binatang itu tetap bisa dijadikan persembahan dalam bentuk nilai uang. Ini menunjukkan bahwa Allah menerima apa yang kita miliki, bahkan yang tidak sempurna, asal diserahkan dengan benar.

Latar belakang

Binatang Najis dan Penilaian Imam

Jika seseorang bernazar dengan binatang yang tidak layak dipersembahkan (najis), ia harus membawanya kepada imam. Imam akan menilai binatang itu sesuai kondisinya, dan nilai itu menjadi patokan.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di perkemahan

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Tuhan, baru keluar dari Mesir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

טָמֵא

tame · najis

tidak murni, haram, tidak layak

כֹּהֵן

kohen · imam

pelayan Tuhan, perantara

עֶרֶךְ

erekh · nilai

penilaian, taksiran

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan memberikan jalan bagi yang tidak sempurna: imam menilai dengan adil. Ini mengajarkan bahwa Allah menerima kita apa adanya, tetapi tetap ada proses penilaian yang kudus.

Tahukah kamu

Binatang najis

Dalam aturan Taurat, binatang najis adalah yang tidak boleh dimakan atau dipersembahkan, seperti keledai atau unta.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 27:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 27:11

✕  Sering dikira

Menganggap binatang najis tidak bisa dipakai sama sekali untuk nazar.

✓  Yang sebenarnya

Bisa, tapi harus dinilai imam dan bisa ditebus dengan tambahan seperlima.

✕  Sering dikira

Berpikir nilai yang ditetapkan imam bisa sembarangan.

✓  Yang sebenarnya

Imam harus menilai dengan adil berdasarkan kondisi dan aturan Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 27:11

Meski kita merasa diri 'tidak layak' atau memiliki kekurangan, Tuhan tetap menerima kita saat kita datang dengan tulus. Jangan menahan diri untuk memberi karena merasa tidak cukup baik; serahkan kepada Tuhan, Dia yang menilai.

Tuhan, terima kasih karena Engkau menerima aku apa adanya; ajariku untuk tetap datang dan memberi meski merasa tidak layak. Amin.