Kasih Tuhan tidak pernah berhenti
Imamat 26:44
Berkat dan Kutukan: Jalan Hidup
“Meski begitu, saat mereka ada di negeri musuh, Aku tidak akan menolak atau membenci mereka sehingga ingin membinasakan mereka. Jika demikian, Aku melanggar perjanjian-Ku dengan mereka. Sebab, Akulah TUHAN, Allah mereka.”Imamat 26:44 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Namun demikian, apabila mereka ada di negeri musuh mereka, Aku tidak akan menolak mereka dan tidak akan muak melihat mereka, sehingga Aku membinasakan mereka dan membatalkan perjanjian-Ku dengan mereka, sebab Akulah TUHAN, Allah mereka.”Imamat 26:44 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi selagi mereka masih berada di negeri musuh pun, mereka tidak akan Kutinggalkan atau Kubinasakan sama sekali. Sebab kalau mereka Kubinasakan, berarti Aku memutuskan perjanjian-Ku dengan mereka, sedangkan Aku ini TUHAN, Allah mereka.”Imamat 26:44 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Meski demikian, Aku tidak akan sepenuhnya menolak kalian ataupun muak terhadapmu selama kalian berada di negeri musuh. Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku dengan memusnahkan kalian seluruhnya, sebab Akulah TUHAN Allahmu.”Imamat 26:44 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And yet for all that, when they be in the land of their enemies, I will not cast them away, neither will I abhor them, to destroy them utterly, and to break my covenant with them: for I am the LORD their God.”Imamat 26:44 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 26:44?
Ayat ini menegaskan bahwa sekalipun Israel dihukum karena dosa, Tuhan tidak akan menolak mereka sepenuhnya. Ia setia pada perjanjian-Nya dan tidak akan membinasakan mereka karena Ia adalah TUHAN, Allah mereka.
Latar belakang
Tuhan tidak membuang umat-Nya
Meskipun Israel dikirim ke pembuangan, Tuhan menegaskan bahwa Ia tidak akan menolak atau membenci mereka sampai membinasakan. Alasannya adalah perjanjian-Nya yang kekal, bukan karena kebaikan Israel.
Di mana
Gunung Sinai
Di padang gurun, kaki gunung, saat pemberian hukum
Kapan
~1445 SM
Perjanjian Lama: Taurat
Yang berbicara
Tuhan
Allah yang setia pada perjanjian-Nya
Kepada
Musa dan Israel
Pemimpin dan umat di kaki Gunung Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָאַס
ma'as · menolak
menolak, menghina, membuang
גָּעַל
ga'al · membenci
memandang najis, muak
פָּרַר
parar · melanggar
memecahkan, membatalkan
Tuhan tidak 'ma'as' (menolak) atau 'ga'al' (memandang najis) umat-Nya, dan Ia sendiri tidak akan 'parar' (memecahkan) perjanjian. Kata kerja ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak akan berubah pikiran seperti manusia.
Tahukah kamu
Perjanjian yang tidak bisa dibatalkan
Dalam budaya Timur Dekat kuno, perjanjian antara raja dan bawahan bisa dibatalkan, tetapi perjanjian Tuhan dengan Israel dilandaskan pada kasih setia-Nya, bukan kelayakan manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 26:44
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 26:44
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan bisa 'gagal' dalam perjanjian-Nya jika umat tidak setia.
✓ Yang sebenarnya
Perjanjian Tuhan didasarkan pada kasih karunia-Nya, bukan pada kinerja manusia. Ia selalu setia, bahkan saat umat tidak setia.
✕ Sering dikira
Mengira kata 'membenci' di sini berarti Tuhan bisa membenci umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'membenci' berarti menolak secara total, dan Tuhan menegaskan Ia tidak akan melakukan itu. Ini adalah bahasa kuat untuk menunjukkan kasih-Nya yang tak tergoyahkan.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 26:44
Ketika kita gagal, mudah merasa Tuhan meninggalkan kita. Namun, janji-Nya tetap teguh. Ingatlah bahwa kasih-Nya tidak berubah, dan Dia selalu memberi kesempatan untuk bertobat.
Tuhan, terima kasih untuk kesetiaan-Mu yang tak pernah putus. Saat kami jatuh, angkatlah kami kembali dan ingatkan kami bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan kami. Amin.