Makanan untuk Semua

Imamat 25:6

Tahun Sabat dan Yobel

PerikopTahun Istirahat bagi Tanah · Imamat 25:1-7 →
“Seluruh hasil tanah itu selama tahun Sabat akan menjadi makanan bagimu sendiri, bagi hamba-hambamu, orang-orang yang bekerja padamu, ataupun bagi orang asing yang tinggal bersamamu.”

Imamat 25:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:6?

Imamat 25:6 menyatakan bahwa hasil tanah pada tahun Sabat boleh dimakan oleh tuan tanah, hamba, pekerja, dan orang asing, menunjukkan bahwa Tuhan menyediakan kebutuhan bagi semua orang, termasuk mereka yang tidak memiliki tanah.

Latar belakang

Perjamuan yang Inklusif

Hasil tahun Sabat menjadi makanan bagi semua penghuni negeri, termasuk hamba dan orang asing, menegaskan kesetaraan dan kepedulian sosial.

Di mana

Gunung Sinai

Di puncak gunung, saat bangsa Israel berkemah di bawah

Kapan

±1445 SM

Perjalanan ke Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberian hukum Taurat
Memasuki tanah Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum dan pemilik tanah

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכְלָה

okhlah · makanan

makanan, bahan pangan

עֶבֶד

eved · hamba-hambamu

budak, pelayan, hamba

גֵּר

ger · orang asing

pendatang, orang asing yang tinggal

Kata 'ger' menekankan bahwa orang asing pun berhak atas berkat tanah, mengingatkan Israel bahwa mereka juga pendatang di tanah Allah.

Tahukah kamu

Hewan Pun Diundang

Ayat ini bahkan menyebut ternak dan binatang liar boleh makan, menunjukkan bahwa tahun Sabat adalah restorasi ekologis total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:6

✕  Sering dikira

Hasil tahun Sabat adalah hak eksklusif pemilik tanah.

✓  Yang sebenarnya

Justru pemilik tanah tidak boleh memanen untuk diri sendiri; hasilnya untuk semua.

✕  Sering dikira

Orang asing hanya boleh makan jika diundang.

✓  Yang sebenarnya

Mereka memiliki hak yang sama atas hasil tanah, tanpa syarat.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:6

Tuhan peduli pada setiap orang, tanpa memandang status sosial. Kita diingatkan untuk berbagi dengan mereka yang kurang beruntung, karena semua yang kita miliki adalah anugerah Tuhan untuk dinikmati bersama.

Tuhan, tolong kami untuk berbagi dengan sesama, terutama mereka yang kekurangan, sebagai wujud kasih kami kepada-Mu. Amin.