Perintah kasih kepada pendatang
Imamat 19:34
Hidup Kudus: Kasih dan Keadilan
“Kamu harus memperlakukan mereka seperti saudara sebangsamu. Kasihilah mereka seperti dirimu sendiri. Ingatlah, dahulu kamu juga orang asing di Mesir. Akulah TUHAN, Allahmu!”Imamat 19:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang asing yang tinggal padamu harus sama bagimu seperti orang Israel asli dari antaramu, kasihilah dia seperti dirimu sendiri, karena kamu juga orang Imamat 19.35–20.3 107 asing dahulu di tanah Mesir; Akulah TUHAN, Allahmu.”Imamat 19:34 · TB
Terjemahan Baru
“Perlakukanlah mereka seperti kamu memperlakukan orang-orang sebangsamu dan cintailah mereka seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Ingatlah bahwa kamu pun pernah hidup sebagai orang asing di Mesir. Akulah TUHAN Allahmu.”Imamat 19:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Perlakukanlah mereka sama seperti orang sebangsamu. Kasihilah mereka seperti dirimu sendiri. Ingatlah bahwa dulu kamu juga hidup sebagai orang asing di Mesir. Aku, TUHAN Allahmu, menegaskan perintah ini.”Imamat 19:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the stranger that dwelleth with you shall be unto you as one born among you, and thou shalt love him as thyself; for ye were strangers in the land of Egypt: I am the LORD your God.”Imamat 19:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 19:34?
Ayat ini melanjutkan tentang perlakuan terhadap pendatang: mereka harus diperlakukan seperti warga asli dan dikasihi seperti diri sendiri. Alasannya, orang Israel pernah menjadi orang asing di Mesir. Ini mengingatkan bahwa kita semua pernah bergantung pada belas kasihan orang lain.
Latar belakang
Perlakukan pendatang seperti saudara
TUHAN memerintahkan agar Israel tidak menindas orang asing yang tinggal di antara mereka, tetapi memperlakukan mereka seperti warga asli. Kasih kepada pendatang didasari pada pengalaman Israel sebagai orang asing di Mesir.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, saat perkemahan Israel
Kapan
~1440 SM
Eksodus dan Pengembaraan di Padang Gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, kudus dan penuh kasih
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גֵּר
ger · pendatang
Orang asing atau penduduk sementara yang tinggal di tengah-tengah umat
הָיָה
hayah · memperlakukan
Menjadi, terjadi; dalam konteks ini berarti memperlakukan sebagai
אָהַב
ahav · kasihilah
Mengasihi secara aktif, bukan sekadar perasaan
Ketiga kata ini menegaskan bahwa kasih kepada pendatang bukan sekadar toleransi, tetapi tindakan aktif yang memandang mereka sebagai bagian dari komunitas, karena Israel sendiri pernah mengalami hidup sebagai orang asing.
Tahukah kamu
Akar kata 'ger'
Kata Ibrani untuk 'pendatang' (ger) juga dipakai untuk Abraham saat ia tinggal di Hebron, menunjukkan bahwa menjadi pendatang adalah bagian dari identitas iman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:34
Keluaran 22:21
Perintah serupa
“Janganlah kautindas orang asing; kamu sendiri telah menjadi orang asing di Mesir.”
Ulangan 10:19
Kasih kepada asing
“Kasihilah orang asing, karena kamu pun pernah menjadi orang asing di Mesir.”
Matius 25:35
Yesus menegaskan
“Sebab ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 19:34
✕ Sering dikira
Perintah ini hanya berlaku untuk orang asing yang tinggal sementara, bukan imigran permanen.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'ger' mencakup semua orang asing yang tinggal di tengah umat, baik sementara maupun menetap.
✕ Sering dikira
Mengasihi pendatang berarti membiarkan mereka mengikuti adat istiadat mereka sendiri sepenuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Orang asing harus mengikuti hukum Israel (Imamat 24:22), tetapi mereka tetap layak diperlakukan adil dan dikasihi.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 19:34
Ingatlah masa-masa ketika kita merasa asing atau kesulitan. Dengan mengingat pengalaman itu, kita bisa lebih berempati kepada mereka yang baru datang. Kasihilah mereka seperti kita ingin dikasihi.
Bapa, ajari aku untuk mengasihi orang asing dan pendatang seperti aku mengasihi diriku sendiri, karena Engkau juga mengasihi mereka. Amin.