Warisan Budak dari Bangsa Lain
Imamat 25:46
Aturan tentang Tahun Yobel dan Kepemilikan Tanah
PerikopPeraturan untuk Pemilik Budak · Imamat 25:35-55 →“Bahkan, kamu boleh mewariskan budak-budak orang asing ini kepada anak-anakmu sebagai harta milik, mereka akan menjadi budakmu selamanya. Akan tetapi, terhadap sesamamu orang Israel, jangan memerintah mereka dengan kejam.”Imamat 25:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu harus membagikan mereka sebagai milik pusaka kepada anak- anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya, tetapi atas saudara- saudaramu orang-orang Israel, Imamat 25.47–50 144 janganlah memerintah dengan kejam yang satu sama yang lain.”Imamat 25:46 · TB
Terjemahan Baru
“dan boleh juga kamu wariskan kepada anak-anakmu untuk menjadi budak mereka seumur hidup. Tetapi sesamamu orang Israel tak boleh kamu perlakukan dengan kasar.”Imamat 25:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hak milik atas mereka boleh kalian wariskan kepada anak-anakmu turun temurun. Kalian boleh mempekerjakan orang dari bangsa lain sebagai budak, tetapi sesama orang Israel tidak boleh kalian perlakukan seperti itu.”Imamat 25:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye shall take them as an inheritance for your children after you, to inherit them for a possession; they shall be your bondmen for ever: but over your brethren the children of Israel, ye shall not rule one over another with rigour.”Imamat 25:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 25:46?
Ayat ini memperbolehkan budak asing diwariskan sebagai milik tetap, tetapi melarang memerintah sesama Israel dengan kejam. Ini menegaskan status khusus umat Israel sebagai hamba-hamba Allah yang telah dibebaskan dari Mesir.
Latar belakang
Budak dari bangsa asing sebagai warisan
Tuhan mengizinkan orang Israel memiliki budak dari bangsa-bangsa sekitar sebagai milik tetap. Budak-budak ini bisa diwariskan kepada anak-anak, tetapi sesama orang Israel tidak boleh diperlakukan dengan kejam.
Di mana
Gunung Sinai
Di gunung, saat Tuhan berfirman
Kapan
~1445 SM
Perjanjian Lama
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נחל
nakhal · mewariskan
memberikan sebagai milik pusaka
עבד
eved · budak
pelayan, hamba
עולם
olam · selamanya
untuk waktu yang panjang, selama-lamanya
Kata 'nakhal' (warisan) menunjukkan bahwa budak asing adalah properti tetap, tetapi 'eved' juga bisa berarti 'pelayan', mengindikasikan status yang berbeda dari budak Israel yang ditebus Tuhan.
Tahukah kamu
Perbudakan diizinkan, tapi dengan batasan
Di Israel kuno, perbudakan orang asing adalah praktik umum, tetapi ada hukum yang melindungi budak dari kekejaman, berbeda dengan praktik di bangsa lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:46
Kejadian 17:13
Budak asing termasuk
“Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli harus disunat;”
Keluaran 21:2
Budak berbeda aturan
“Jika engkau membeli seorang budak Ibrani, maka ia harus bekerja enam tahun lamanya,”
Imamat 25:44
Sumber budak
“Hamba laki-laki dan hamba perempuan yang kamu miliki haruslah berasal dari bangsa-bangsa yang ada di sekelilingmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 25:46
✕ Sering dikira
Tuhan mendukung perbudakan secara umum.
✓ Yang sebenarnya
Perbudakan diatur dengan batasan, dan orang Israel tidak boleh diperbudak sesamanya.
✕ Sering dikira
Budak asing tidak punya hak sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ada hukum yang melindungi mereka dari kekejaman dan memberikan hak tebus.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 25:46
Kita semua adalah hamba Allah yang telah ditebus, jadi kita harus memperlakukan sesama dengan hormat. Jangan gunakan kekuasaan untuk menindas, karena kita semua sama di hadapan Tuhan.
Tuhan Yesus, ingatkan aku bahwa aku adalah hamba-Mu yang telah dibebaskan, dan karena itu, aku harus memperlakukan orang lain dengan kasih, bukan kekejaman. Amin.