Sebab Mereka Hamba-Ku

Imamat 25:42

Aturan tentang Tahun Yobel

Sebab, mereka adalah para pelayan-Ku, yang Aku bawa keluar dari negeri Mesir. Jangan menjual mereka sebagai budak.

Imamat 25:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:42?

Israel adalah hamba-hamba TUHAN yang dibawa keluar dari Mesir, jadi mereka tidak boleh dijual sebagai budak. Ini menegaskan bahwa kepemilikan mutlak atas umat ada pada Allah, dan tidak ada manusia yang berhak memperbudak sesamanya yang telah ditebus Tuhan.

Latar belakang

Dasar Pembebasan: TUHAN adalah Tuan Mereka

TUHAN mengingatkan bahwa umat Israel adalah hamba-hamba-Nya, yang telah dibawa keluar dari Mesir. Karena itu, mereka tidak boleh dijual sebagai budak, karena status mereka sebagai milik TUHAN.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di padang gurun

Kapan

~1445 SM

Perjanjian Lama

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Nabi dan pemimpin Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲבָדַי

avadai · hamba

pelayan, budak, atau orang yang mengabdi

הוֹצֵאתִי

hotzeti · dibawa keluar

menuntun keluar, membebaskan dari perbudakan

תִּמְכְּרוּ

timkeru · menjual

menjual, memperjualbelikan

Kata 'hamba' dan 'dibawa keluar' menekankan bahwa Israel adalah milik TUHAN yang telah ditebus dari Mesir. Menjual mereka sebagai budak adalah menghina hak milik TUHAN.

Tahukah kamu

Status Hamba TUHAN

Dalam budaya Timur Dekat kuno, menjadi hamba raja memberikan status yang dilindungi. Di sini, Israel adalah hamba Raja di atas segala raja, sehingga tidak boleh diperbudak oleh manusia lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:42

✕  Sering dikira

Umat Israel boleh diperbudak oleh sesama mereka jika miskin.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini melarang menjual sesama Israel sebagai budak, karena mereka adalah hamba TUHAN.

✕  Sering dikira

Perbudakan diperbolehkan secara umum dalam Perjanjian Lama.

✓  Yang sebenarnya

Perjanjian Lama membedakan perbudakan orang asing dan pembebasan bagi orang Israel, menunjukkan prinsip kasih dan keadilan.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:42

Karena kita milik Tuhan, harga diri kita tidak ditentukan oleh status atau harta. Hargailah setiap orang sebagai milik Kristus, dan tolak segala bentuk penindasan atau perbudakan modern, seperti eksploitasi tenaga kerja.

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau telah membebaskanku dari perbudakan dosa. Ajari aku untuk memperlakukan setiap orang sebagai sesama yang berharga di mata-Mu. Amin.