Kebebasan bagi yang Miskin

Imamat 25:40

Aturan tentang Tahun Yobel

PerikopPeraturan untuk Pemilik Budak · Imamat 25:35-55 →
“Dia harus tinggal bersamamu sebagai buruh atau orang asing, dia harus bekerja padamu sampai tahun Yobel.”

Imamat 25:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 25:40?

Orang yang menjual diri harus diperlakukan seperti buruh atau orang asing, bukan budak, dan hanya boleh bekerja sampai tahun Yobel. Setelah itu, ia bebas kembali kepada keluarganya dan tanah warisannya, karena tahun Yobel adalah waktu pemulihan dan pembebasan.

Latar belakang

Perlakuan terhadap Sesama Israel yang Miskin

Ayat ini berbicara tentang situasi ketika seorang Israel menjadi sangat miskin sehingga harus menjual dirinya kepada sesama Israel. TUHAN memerintahkan agar orang itu tidak diperlakukan seperti budak, tetapi sebagai buruh upahan.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, di padang gurun

Kapan

~1445 SM

Perjanjian Lama

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pemberi hukum

M

Kepada

Musa

Nabi dan pemimpin Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִמָּכֵר

yimmaker · menjual dirinya

menjual diri sendiri karena terdesak kebutuhan

שָׂכִיר

sakhir · buruh

pekerja upahan yang dibayar

תּוֹשָׁב

toshav · orang asing

penduduk sementara yang tinggal di suatu tempat

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa orang Israel yang miskin tidak boleh dijadikan budak, tetapi diperlakukan seperti pekerja lepas yang dihormati, mengingat status mereka sebagai orang asing di tanah milik TUHAN.

Tahukah kamu

Tahun Yobel: Kebebasan bagi Semua

Tahun Yobel terjadi setiap 50 tahun, diumumkan dengan sangkakala pada hari Pendamaian, dan menjadi momen pembebasan bagi semua budak dan pengembalian tanah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 25:40

✕  Sering dikira

Orang Israel boleh menjadi budak selama-lamanya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru melarang memperlakukan sesama Israel sebagai budak; mereka harus dibebaskan pada tahun Yobel.

✕  Sering dikira

Orang asing yang tinggal di antara orang Israel juga dianggap budak.

✓  Yang sebenarnya

Orang asing di sini adalah pendatang yang tinggal sementara, bukan budak; orang Israel yang miskin diperlakukan seperti mereka.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 25:40

Setiap orang berhak mendapatkan kebebasan dan kesempatan kedua. Mungkin kita bisa memberi ruang bagi orang yang pernah gagal untuk bangkit, seperti memberikan pekerjaan dengan upah layak tanpa memandang status.

Ya Allah, jadikan aku agen pemulihan bagi mereka yang terpuruk, agar melalui sikapku, mereka mengalami kebaikan dan pembebasan-Mu. Amin.