Larangan Mencurangi Sesama
Imamat 25:17
Tahun Yobel dan Keadilan Ekonomi
PerikopTahun Yobel -- Tahun Pembebasan · Imamat 25:8-22 →“Jangan saling merugikan. Takutlah akan Allahmu. Sebab, Akulah TUHAN, Allahmu.”Imamat 25:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kamu merugikan satu sama lain, tetapi engkau harus takut akan Allahmu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.”Imamat 25:17 · TB
Terjemahan Baru
“Janganlah menipu sesamamu orang Israel, tetapi hendaklah kamu takut akan TUHAN, Allahmu.”Imamat 25:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan merugikan satu sama lain, tetapi hormat dan takutlah akan Aku. Aku, TUHAN Allahmu, menegaskan hal ini.””Imamat 25:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye shall not therefore oppress one another; but thou shalt fear thy God:for I am the LORD your God.”Imamat 25:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 25:17?
Ayat ini menegaskan larangan untuk saling merugikan dan mengajak untuk takut akan Allah. Artinya, karena kita hidup di hadapan Allah yang adil, kita harus berlaku jujur dan tidak menindas sesama.
Latar belakang
Larangan Merugikan Orang Lain
Ayat ini adalah perintah langsung dari TUHAN agar umat-Nya tidak saling merugikan dalam transaksi bisnis atau hubungan sosial. Mereka harus takut akan Allah, yang menjadi dasar moralitas.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, dalam suasana kudus
Kapan
~1445 SM
Perjanjian Lama, hukum Taurat
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָנָה
yanah · merugikan
menindas, memeras, atau berlaku tidak adil
יָרֵא
yare · takut
takut, hormat, atau kagum
אֱלֹהִים
Elohim · Allahmu
Tuhan, Yang Mahakuasa, pencipta dan pemelihara
Kata 'yanah' berarti menindas, 'yare' menunjukkan rasa hormat yang mendalam, dan 'Elohim' menegaskan otoritas Allah. Jadi, takut akan Allah adalah motivasi utama untuk tidak menindas sesama—etika yang berakar pada hubungan vertikal.
Tahukah kamu
Fondasi Etika Bisnis
Larangan ini bukan sekadar aturan sosial, tetapi terikat pada identitas Israel sebagai umat TUHAN; keadilan adalah refleksi kekudusan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:17
Imamat 19:18
Prinsip kasih
“Janganlah menuntut balas dan janganlah menyimpan dendam terhadap sesamamu, tetapi kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri”
Ulangan 25:16
Kekejian bagi TUHAN
“Sebab setiap orang yang melakukan hal yang tidak adil, yaitu orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu”
Amsal 14:31
Menghina Pencipta
“Siapa menindas orang miskin, menghina Penciptanya, tetapi siapa mengasihani orang miskin, memuliakan Dia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 25:17
✕ Sering dikira
Takut akan Allah berarti merasa takut yang berlebihan, seperti terhadap hukuman.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah rasa hormat dan kagum yang mendalam, yang menghasilkan ketaatan.
✕ Sering dikira
Larangan ini hanya berlaku untuk orang Israel, bukan untuk semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini mencerminkan karakter Allah yang adil; aplikasinya universal.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 25:17
Takut akan Allah berarti menyadari bahwa setiap perbuatan kita dilihat-Nya. Cobalah untuk lebih peka terhadap dampak kata-kata dan tindakan kita terhadap orang lain.
Bapa, tanamkan dalam hati kami rasa takut yang kudus akan Engkau, supaya kami hidup dalam kasih dan keadilan terhadap semua orang. Amin.