Tahun Yobel, Jangan Menabur
Imamat 25:11
Tahun Yobel dan Pembebasan
PerikopTahun Yobel -- Tahun Pembebasan · Imamat 25:8-22 →“Tahun kelima puluh harus menjadi tahun Yobel bagimu. Jangan menabur atau menuai hasil yang tumbuh dengan sendirinya. Juga jangan memanen buah anggur dari ranting yang tidak dipangkas.”Imamat 25:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tahun yang kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya. Imamat 25.12–18 138”Imamat 25:11 · TB
Terjemahan Baru
“Janganlah menanami ladangmu. Gandum yang tumbuh dengan sendirinya atau buah anggur di kebun anggurmu yang tidak dipangkas tak boleh kamu kumpulkan dan simpan.”Imamat 25:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pada Tahun Pemulihan itu, kalian juga tidak boleh bercocok tanam ataupun memanen kebun-kebun anggur yang tidak kalian rawat.”Imamat 25:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A jubile shall that fiftieth year be unto you: ye shall not sow, neither reap that which groweth of itself in it, nor gather the grapes in it of thy vine undressed.”Imamat 25:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 25:11?
Pada Tahun Yobel, tanah harus benar-benar beristirahat: tidak menabur, menuai, atau memetik anggur dari pokok yang tidak dipangkas. Ini menekankan kepercayaan penuh kepada Tuhan untuk menyediakan, dan penghormatan terhadap siklus alam yang diciptakan-Nya.
Latar belakang
Pantangan Pertanian pada Yobel
Tahun kelima puluh harus menjadi tahun Yobel, dan seperti tahun Sabat, tidak ada penaburan atau panen. Mereka hanya boleh makan hasil yang tumbuh sendiri dari ladang, tanpa usaha manusia.
Di mana
Gunung Sinai
Di kaki gunung, saat Israel berkemah dalam perjalanan
Kapan
~1445 SM
Hukum Taurat
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum dan pembebas
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, perantara antara Allah dan umat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָרַע
zara · menabur
menanam benih di tanah
קָצַר
qatsar · menuai
memotong atau mengumpulkan hasil panen
סָפִיחַ
safiach · tumbuh dengan sendirinya
tumbuhan yang tumbuh liar tanpa ditanam
Perintah untuk tidak menabur atau menuai menekankan ketergantungan pada pemeliharaan Tuhan. Istilah 'safiach' menunjukkan bahwa makanan yang tersedia adalah hasil alami dari tanah, bukan hasil usaha manusia, mengajarkan kepercayaan pada penyediaan ilahi.
Tahukah kamu
Tahun Ganda
Yobel terjadi setelah tujuh siklus tahun Sabat, sehingga tahun ke-50 secara efektif adalah tahun libur ganda, termasuk tahun Sabat ke-49 dan ke-50, memberikan tanah istirahat dua tahun berturut-turut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 25:11
Imamat 25:5
aturan Sabat
“Jangan memanen segala sesuatu yang tumbuh sendiri setelah masa panenmu ataupun mengumpulkan buah anggur dari pohon anggur yang tidak dipangkas daunnya.”
Keluaran 23:11
tahun ketujuh
“Tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah engkau membiarkannya dan meninggalkannya begitu saja, supaya orang miskin di antara bangsamu dapat makan, dan apa yang ditinggalkan mereka, binatang di padang dapat makan.”
Ulangan 15:1
siklus tujuh tahun
“Pada akhir setiap tujuh tahun engkau harus mengadakan penghapusan hutang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 25:11
✕ Sering dikira
Larangan ini berarti Israel tidak boleh makan sama sekali selama Yobel.
✓ Yang sebenarnya
Mereka boleh makan hasil yang tumbuh sendiri, hanya saja tidak boleh menanam atau memanen secara normal.
✕ Sering dikira
Yobel adalah tahun baru yang dimulai dengan peniupan trompet, jadi harus dirayakan pada bulan pertama.
✓ Yang sebenarnya
Peniupan trompet terjadi pada hari kesepuluh bulan ketujuh (Tishri), jadi Yobel dimulai pada bulan ketujuh, bukan bulan pertama.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 25:11
Mengistirahatkan sesuatu secara total membutuhkan iman. Coba berhenti total dari satu aktivitas rutin (misal: media sosial) untuk menyadari bahwa hidupmu tidak bergantung padanya.
Ya Allah, ajari aku untuk berhenti dan menikmati pemeliharaan-Mu yang melimpah, tanpa rasa khawatir. Amin.