Patah Ganti Patah

Imamat 24:20

Kekudusan dan Keadilan

PerikopOrang yang Menghujat Allah · Imamat 24:10-23 →
“Patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Luka yang diberikan seseorang kepada orang lain, harus diberikan juga kepadanya.”

Imamat 24:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 24:20?

Imamat 24:20 melanjutkan hukum pembalasan yang setimpal: patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Ini adalah prinsip keadilan yang adil dan proporsional, yang memastikan bahwa hukuman tidak melebihi kesalahan. Hukum ini berlaku untuk semua orang, dan tujuan utamanya adalah untuk menegakkan keadilan dan mencegah tindakan main hakim sendiri.

Latar belakang

Prinsip Keadilan Setimpal

Ayat ini memperjelas hukum pembalasan dengan contoh-contoh konkret: patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi. Ini menunjukkan bahwa hukuman harus proporsional dengan kesalahan.

Di mana

Gunung Sinai

Di perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Hukum Taurat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, penerima hukum Taurat

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Tuhan yang sedang dalam perjalanan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שֶׁבֶר

shever · patah

patah, luka

עַיִן

ayin · mata

mata

שֵׁן

shen · gigi

gigi

Kata-kata ini bersifat fisik dan konkret, menekankan bahwa keadilan harus nyata dan terlihat. Ini bukan sekadar metafora, tetapi prinsip yang dapat diterapkan.

Tahukah kamu

Hukum Paling Terkenal

Ungkapan 'mata ganti mata' menjadi terkenal di dunia sebagai simbol keadilan retributif, meskipun dalam praktiknya orang Israel lebih sering menggunakan ganti rugi finansial.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 24:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 24:20

✕  Sering dikira

Hukum ini memerintahkan pembalasan fisik secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah prinsip keadilan yang membatasi hukuman, bukan perintah untuk membalas.

✕  Sering dikira

Hukum ini tidak relevan bagi kita hari ini.

✓  Yang sebenarnya

Prinsip keadilan yang setimpal tetap relevan sebagai dasar hukum yang adil.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 24:20

Seringkali kita tergoda untuk membalas dengan lebih keras saat kita merasa dirugikan. Namun, Allah menginginkan kita untuk mengampuni dan mencari pemulihan, bukan pembalasan. Saat ini, jika ada konflik dalam hidupmu, cobalah untuk memberlakukan standar keadilan yang sehat, bukan emosi yang meluap-luap.

Yesus, tolong aku untuk mempraktikkan keadilan yang setimpal dalam hubunganku, dan berikan aku hati yang rela mengampuni seperti Engkau mengampuniku. Amin.