Hukuman bagi yang najis
Imamat 22:3
Aturan tentang Persembahan Kudus
“Katakanlah kepada mereka semua, ‘Jika ada seorang dari keturunanmu mendekati persembahan kudus Israel bagi TUHAN dalam keadaan najis, orang itu harus dilenyapkan dari hadapan-Ku. Akulah TUHAN.”Imamat 22:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Katakanlah kepada mereka: Setiap orang di antara kamu turun-temurun, yakni dari antara segala keturunanmu yang datang mendekat kepada persembahan-persembahan kudus yang dikuduskan orang Israel bagi TUHAN, sedang ia dalam keadaan najis, Imamat 22.4–8 118 maka orang itu akan dilenyapkan dari hadapan-Ku; Akulah TUHAN.”Imamat 22:3 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau seorang dari keturunanmu dalam keadaan najis mendekati persembahan-persembahan suci yang dikhususkan bangsa Israel bagi-Ku, ia tidak boleh lagi melayani pada mezbah. Peraturan itu berlaku untuk selama-lamanya. Akulah TUHAN.”Imamat 22:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Siapa pun imam yang dalam keadaan najis mendekati makanan yang sudah dipersembahkan kepada-Ku oleh umat Israel akan disingkirkan dari antara semua imam yang melayani di kemah-Ku. Peraturan ini berlaku selamanya untuk semua keturunan Harun. Akulah TUHAN, yang menegaskan hal ini.”Imamat 22:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Say unto them, Whosoever he be of all your seed among your generations, that goeth unto the holy things, which the children of Israel hallow unto the LORD, having his uncleanness upon him, that soul shall be cut off from my presence: I am the LORD.”Imamat 22:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 22:3?
Ayat ini memberikan konsekuensi tegas: jika seorang imam yang najis mendekati persembahan kudus, ia harus dilenyapkan dari hadapan Tuhan. Ini menekankan pentingnya kesucian dalam melayani Tuhan. Kita semua dipanggil untuk hidup kudus, bukan hanya secara ritual tetapi juga dalam hati dan tindakan.
Latar belakang
Aturan tentang kenajisan
Musa menyampaikan bahwa keturunan Harun yang najis tidak boleh mendekati persembahan kudus. Jika mereka melakukannya, mereka harus dilenyapkan dari hadapan Tuhan. Ini menekankan keseriusan kekudusan.
Di mana
Kemah Pertemuan, padang gurun
Di dekat Kemah Pertemuan
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
pemimpin Israel, pembawa hukum
Kepada
Harun dan anak-anaknya
imam dan keluarganya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טמא
tame' · najis
Keadaan kotor secara ritual, tidak layak mendekati hal kudus.
קרב
qarav · mendekati
Datang dekat, untuk melayani atau mempersembahkan.
כרת
karat · dilenyapkan
Dimusnahkan, dipotong dari umat, baik melalui kematian atau pengucilan.
Kenajisan membuat seseorang tidak layak mendekat kepada Tuhan. Konsekuensinya tegas, menunjukkan bahwa Tuhan tidak main-main dengan kekudusan.
Tahukah kamu
Kata 'dilenyapkan'
Kata ini sering diterjemahkan 'dipotong' (Ibrani: karat) dan bisa berarti dikucilkan atau hukuman mati. Ini menunjukkan konsekuensi serius dari pelanggaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 22:3
Imamat 7:20
Hukuman kenajisan
“Tetapi orang yang najis itu akan dilenyapkan dari bangsanya.”
Bilangan 19:13
Kenajisan dan hukuman
“Orang yang menyentuh mayat dan tidak mentahirkan dirinya, ia akan dilenyapkan dari Israel.”
Ibrani 12:14
Kekudusan diperlukan
“Berusahalah untuk hidup damai dengan semua orang dan untuk menguduskan diri, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 22:3
✕ Sering dikira
Kenajisan hanya bersifat fisik, seperti kusta atau sentuhan mayat.
✓ Yang sebenarnya
Kenajisan juga bisa bersifat moral dan spiritual, dan ini menggambarkan kekotoran dosa.
✕ Sering dikira
Hukuman 'dilenyapkan' sudah tidak berlaku, jadi tidak perlu diperhatikan.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya masih berlaku: Allah itu kudus, dan kita harus mendekat dengan hati yang bersih.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 22:3
Kekudusan bukan hanya tentang ritual lahiriah, tetapi juga tentang kondisi hati kita. Mari kita periksa hidup kita dan minta Tuhan membersihkan kita dari segala najis rohani.
Bapa, bersihkan hatiku dari segala kenajisan, agar aku layak mendekat kepada-Mu dan melayani-Mu dengan kudus. Amin.