Orang Najis yang Makan Persembahan Dilenyapkan
Imamat 7:20
Aturan Persembahan di Kemah
“Jika seseorang yang makan daging persembahan pendamaian milik TUHAN sedang dalam kenajisannya, orang itu harus dilenyapkan dari bangsanya.”Imamat 7:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi seseorang yang memakan daging dari korban keselamatan yang untuk TUHAN, sedang ia dalam keadaan najis, haruslah nyawa orang itu dilenyapkan dari antara bangsanya.”Imamat 7:20 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau orang memakan daging itu pada waktu ia sedang najis, ia tidak lagi dianggap anggota umat TUHAN.”Imamat 7:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Apabila seseorang yang sedang najis memakan daging kurban tanda damai yang dipersembahkan kepada-Ku, dia akan disingkirkan dari antara umat yang taat pada perjanjian-Ku.”Imamat 7:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the soul that eateth of the flesh of the sacrifice of peace offerings, that pertain unto the LORD, having his uncleanness upon him, even that soul shall be cut off from his people.”Imamat 7:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 7:20?
Orang yang memakan daging persembahan pendamaian dalam keadaan najis harus dilenyapkan dari bangsanya. Ini menunjukkan keseriusan kekudusan Tuhan dan konsekuensi berat bagi mereka yang meremehkan hal-hal kudus. Kemurnian lahir dan batin diperlukan untuk mendekat kepada Allah.
Latar belakang
Hukuman berat untuk makan dalam keadaan najis
Jika seseorang yang berada dalam kondisi najis ritual nekat memakan daging persembahan pendamaian, hukumannya adalah 'dilenyapkan dari bangsanya' — hukuman tertinggi dalam sistem hukum Israel. Ini menunjukkan betapa seriusnya mencampurkan kenajisan dengan hal yang dikuduskan untuk TUHAN.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di perkemahan Israel · peringatan keras tentang kemurnian
Kapan
~1400 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM
Kepada
Bangsa Israel
Umat perjanjian TUHAN di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְנִכְרְתָה
ve-nichretah · dilenyapkan
Dipotong atau dilenyapkan — hukuman karet, penghapusan seseorang dari komunitas perjanjian, baik melalui eksekusi, pengucilan, atau hukuman ilahi.
טֻמְאָתוֹ
tum'ato · kenajisannya
Kondisi najisnya — bukan sifat permanen, tapi kondisi sementara yang harus diatasi sebelum seseorang boleh berpartisipasi dalam ritual kudus.
עַמֶּיהָ
ammeha · bangsanya
Bangsanya — komunitas perjanjian Israel; dilenyapkan dari sini berarti kehilangan identitas dan status sebagai anggota umat Allah.
Hukuman berat ini bukan kekejaman — ini mencerminkan betapa serius Allah memandang kekudusan persekutuan-Nya. Mencampurkan kenajisan dengan yang kudus bukan urusan kecil.
Tahukah kamu
Apa artinya 'dilenyapkan dari bangsanya'?
Frasa 'karet' (dilenyapkan/dipotong) dalam tradisi Yahudi diperdebatkan maknanya — ada yang menafsirkan sebagai hukuman mati, ada yang mengartikan pengucilan dari komunitas, ada pula yang melihatnya sebagai hukuman ilahi (bukan manusia) berupa kematian prematur atau tidak punya keturunan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 7:20
Imamat 17:4
hukuman karet
“dan tidak membawanya ke pintu tenda pertemuan untuk mempersembahkannya sebagai persembahan kepada TUHAN... orang itu akan ditanggalkan dari antara bangsanya.”
Bilangan 19:13
kenajisan berujung karet
“Siapa pun yang menyentuh orang mati, mayat manusia, dan tidak menyucikan dirinya, ia telah menajiskan Kemah Suci TUHAN. Orang itu harus dilenyapkan dari Israel.”
1 Korintus 11:29
makan dengan tidak hormat
“Karena barangsiapa makan dan minum tanpa menghormati Tubuh Tuhan, ia makan dan minum hukuman atas dirinya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 7:20
✕ Sering dikira
Hukuman ini terlalu keras untuk pelanggaran ritual kecil
✓ Yang sebenarnya
Dari perspektif Israel kuno, makan persembahan dalam keadaan najis adalah pelanggaran perjanjian yang serius — bukan sekadar formalitas.
✕ Sering dikira
Karet selalu berarti hukuman mati langsung
✓ Yang sebenarnya
Tradisi Yahudi tidak sepakat tentang mekanisme karet — bisa jadi hukuman ilahi, bisa pengucilan, bisa kematian prematur. Yang jelas ini hukuman terberat dalam sistem ritual.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 7:20
Jangan main-main dengan kekudusan Tuhan. Sebelum melayani atau mengambil bagian dalam perkara rohani, periksa hati dan hidup kita. Apakah ada dosa yang belum diakui? Bertobatlah agar kita tidak menajiskan yang kudus.
Ya Allah, ampunilah aku jika aku datang dengan noda dosa. Bersihkan hatiku agar aku layak menikmati persekutuan dengan-Mu. Amin.