Roti bundar tidak beragi di atas mazbah
Imamat 2:4
Persembahan dari Hasil Bumi
““Apabila kamu membawa persembahan sajian yang dipanggang, itu harus berupa roti bundar tidak beragi, terbuat dari tepung halus yang dicampur dengan minyak, atau roti tipis yang diolesi minyak.”Imamat 2:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila engkau hendak mempersembahkan persembahan berupa korban sajian dari apa yang dibakar di dalam pembakaran roti, haruslah itu dari tepung yang terbaik, berupa roti bundar yang tidak beragi, yang diolah dengan minyak, atau roti tipis yang tidak beragi, yang diolesi dengan minyak.”Imamat 2:4 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau yang dipersembahkan itu roti yang dibakar di dalam pembakaran, roti itu harus dibuat tanpa ragi. Roti itu boleh tebal, dibuat dari adonan tepung halus dengan minyak zaitun, boleh juga kue yang hanya dioles dengan minyak zaitun.”Imamat 2:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Apabila persembahan gandum-gandumannya berupa roti yang dipanggang, roti itu harus dibuat dari tepung terbaik, tanpa ragi, dan dicampur dengan minyak zaitun, atau berupa roti tipis yang diolesi minyak zaitun.”Imamat 2:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if thou bring an oblation of a meat offering baken in the oven, it shall be unleavened cakes of fine flour mingled with oil, or unleavened wafers anointed with oil.”Imamat 2:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 2:4?
Imamat 2:4 berbicara tentang persembahan sajian yang dipanggang, berupa roti bundar tidak beragi yang dicampur minyak atau roti tipis yang diolesi minyak. Ini menekankan tidak boleh menggunakan ragi, yang melambangkan dosa atau kemunafikan. Minyak melambangkan kemurnian dan kehadiran Roh Kudus.
Latar belakang
Persembahan yang sudah dimasak di rumah
Ayat ini mulai menjelaskan variasi persembahan sajian yang sudah dimasak terlebih dahulu — bukan tepung mentah lagi. Yang dipanggang di oven (tanur) boleh berbentuk roti bundar atau roti tipis, keduanya harus tidak beragi dan dicampur atau diolesi minyak. Ini memberi fleksibilitas bagi pemberi: mereka bisa memasak di rumah sebelum membawa ke tenda pertemuan.
Di mana
Sinai, Padang Gurun
Di depan mazbah · aroma roti panggang bercampur minyak
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel, berbicara dari tenda pertemuan
Kepada
Bangsa Israel
Umat tebusan yang baru keluar dari Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַאֲפֵה תַנּוּר
maafe tanur · dipanggang
Hasil panggangan dari oven tanah liat (tanur) — menunjukkan persembahan yang sudah diproses melalui panas, bukan tepung mentah
מַצּוֹת
matzot · tidak beragi
Roti tanpa ragi — simbol kesucian dan kecepatan, terkait erat dengan malam keluaran dari Mesir
רְקִיקֵי מַצּוֹת
reqiqei matzot · roti tipis
Lembaran tipis roti tidak beragi yang diolesi minyak — lebih tipis dari roti bundar, namun sama-sama kudus
Matzot (tidak beragi) adalah benang merah yang menghubungkan persembahan sajian dengan malam Paskah. Setiap roti yang dibawa ke mazbah mengingatkan Israel bahwa mereka adalah umat yang pernah bergegas keluar dari perbudakan.
Tahukah kamu
Tanur tanah liat zaman Musa
Oven (tanur) yang digunakan di zaman Musa berbentuk silinder dari tanah liat, dipanaskan dari dalam dengan kayu bakar, dan roti ditempel di dinding dalamnya. Ukurannya cukup untuk keluarga — dan persembahan yang dipanggang di sana membawa kehangatan kehidupan sehari-hari ke dalam ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 2:4
Keluaran 12:39
roti tidak beragi Paskah
“Mereka memanggang roti bundar tidak beragi dari adonan yang mereka bawa keluar dari Mesir, sebab adonan itu belum beragi, karena mereka diusir dari Mesir dan tidak sempat berlambat-lambat, bahkan tidak dapat menyediakan bekal bagi diri mereka.”
Imamat 8:26
roti panggang untuk upacara
“Dari bakul roti yang tidak beragi yang di hadapan TUHAN diambilnya sepotong roti bundar tidak beragi dan sepotong roti bundar yang diolah dengan minyak dan selembar roti tipis, lalu ditaruhnya semuanya di atas lemak dan paha kanan.”
1 Korintus 5:8
tanpa ragi = kemurnian
“Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 2:4
✕ Sering dikira
Persembahan harus selalu berupa tepung mentah
✓ Yang sebenarnya
Allah mengizinkan persembahan sajian yang sudah dipanggang — ada beberapa variasi cara penyajian yang semuanya sah
✕ Sering dikira
Roti tipis dan roti bundar adalah dua jenis persembahan yang berbeda
✓ Yang sebenarnya
Keduanya adalah pilihan bentuk dalam satu kategori persembahan yang dipanggang di oven — keduanya harus tidak beragi
Renungan
Renungan Singkat Imamat 2:4
Hidup kita harus bebas dari 'ragi' dosa dan kemunafikan. Kita dipanggil untuk hidup transparan dan murni di hadapan Tuhan dan sesama. Ini bisa dimulai dengan mengakui dosa dan meminta Roh Kudus memenuhi kita setiap hari.
Tuhan, bersihkan aku dari segala dosa dan kemunafikan, dan penuhi aku dengan Roh-Mu agar hidupku menjadi persembahan yang harum bagi-Mu. Amin.