Aturan Makan Kurban

Imamat 19:6

Kekudusan dalam Ibadah

PerikopIsrael Milik Allah · Imamat 19:1-37 →
“Kurban itu harus dimakan pada hari kamu mempersembahkannya. Juga boleh dimakan keesokan harinya. Namun, jika ada sisa sampai hari ketiga, sisa itu harus dibakar habis dengan api.”

Imamat 19:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Imamat 19:6?

Ayat ini memberikan aturan tentang waktu memakan kurban pendamaian: harus dimakan pada hari itu atau paling lambat keesokan harinya, dan sisa pada hari ketiga harus dibakar. Ini mengajarkan bahwa persembahan kepada Tuhan adalah kudus dan tidak boleh diperlakukan sembarangan, serta mengajarkan ketaatan pada detail perintah-Nya.

Latar belakang

Waktu Makan Kurban

Tuhan menetapkan bahwa kurban pendamaian harus dimakan pada hari pertama atau kedua, tetapi tidak boleh dimakan pada hari ketiga. Jika dimakan pada hari ketiga, itu menjadi tercemar dan tidak diterima, menunjukkan bahwa kekudusan harus dijaga.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, dalam perkemahan Israel, saat Tuhan memberikan hukum-hukum-Nya.

Kapan

~1440 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah yang menetapkan tata cara ibadah dan kurban bagi umat-Nya.

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara antara Tuhan dan umat.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָכֹל

akhol · dimakan

memakan, mengkonsumsi, sering kali dalam konteks perjamuan.

יָתַר

yatar · sisa

yang tersisa, sisa, bagian yang tidak habis.

פִּגּוּל

piggul · tercemar

busuk, menjijikkan, tidak layak; menunjukkan bahwa makanan yang basi menjadi tidak kudus.

Ketiga kata ini menekankan bahwa kekudusan tidak bisa dipertahankan jika kita menyimpan sesuatu terlalu lama. Intinya, kita harus menghargai berkat Tuhan dan tidak menganggapnya remeh dengan menunda-nunda.

Tahukah kamu

Makanan yang Bisa Basi

Di iklim panas dan tanpa kulkas, daging kurban tidak bisa bertahan lama. Aturan ini mungkin juga untuk mencegah orang memakan daging yang sudah busuk, yang berbahaya bagi kesehatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 19:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Imamat 19:6

✕  Sering dikira

Menganggap aturan ini hanya soal kebersihan atau kesehatan, tanpa makna rohani.

✓  Yang sebenarnya

Aturan ini mengajarkan ketaatan dan rasa hormat terhadap ibadah. Makan kurban yang basi dianggap menajiskan, sehingga prinsipnya adalah menghormati yang kudus.

✕  Sering dikira

Menerapkan aturan ini secara harfiah untuk makanan pelayanan gereja saat ini.

✓  Yang sebenarnya

Peraturan ini khusus untuk kurban di zaman Perjanjian Lama; bagi orang Kristen, prinsipnya adalah menjaga kesucian ibadah dan tidak meremehkan hal-hal kudus.

Renungan

Renungan Singkat Imamat 19:6

Detail-detail dalam kehidupan kita juga penting bagi Tuhan. Kadang kita mengabaikan hal-hal kecil dalam ketaatan kita, padahal itu adalah bentuk kesetiaan. Mari kita belajar untuk setia dalam hal-hal kecil sekalipun.

Tuhan, tolong aku untuk setia dalam hal-hal kecil sebagai bentuk ketaatan kepada-Mu. Amin.