Tidak ada sisa hingga pagi
Keluaran 12:10
Malam Pembebasan
“Kamu tidak boleh menyisakannya sampai pagi. Apa pun yang tersisa dari itu sampai pagi harus kamu bakar dengan api.’”Keluaran 12:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.”Keluaran 12:10 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan tinggalkan sedikit pun dari daging itu sampai pagi; kalau ada sisanya, harus dibakar sampai habis.”Keluaran 12:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dagingnya harus dihabiskan pada malam itu juga. Jangan menyisakan daging hingga keesokan paginya. Apa pun yang tersisa harus dibakar habis sebelum pagi.”Keluaran 12:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And ye shall let nothing of it remain until the morning; and that which remaineth of it until the morning ye shall burn with fire.”Keluaran 12:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 12:10?
Ayat ini memerintahkan agar tidak ada sisa daging Paskah yang dibiarkan sampai pagi; sisa harus dibakar. Ini mengajarkan tentang kesegeraan dan kesungguhan dalam menaati perintah TUHAN, serta tidak menunda-nunda apa yang sudah menjadi tanggung jawab kita.
Latar belakang
Habiskan malam ini, bakar sisanya
Tidak ada yang boleh tersisa dari daging Pesakh sampai pagi. Jika ada sisa, harus dibakar — bukan disimpan, bukan dibagikan besok. Ini menunjukkan bahwa malam Pesakh adalah unit waktu yang lengkap dan tersendiri. Makna liturgisnya: pembebasan terjadi malam ini — besok adalah hari baru yang berbeda.
Di mana
Mesir (Gosyen)
Di dalam rumah Israel · dini hari setelah Pesakh
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel memberi instruksi rinci melalui Musa
Kepada
Seluruh jemaat Israel
Bangsa Israel yang masih berada di Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תוֹתִירוּ
totiru · menyisakannya
Menyisakan atau menyimpan untuk kemudian; dilarang keras — domba Pesakh bukan untuk disimpan sebagai persediaan makanan, hanya untuk momen khidmat ini.
בֹּקֶר
boker · pagi
Pagi hari; batas waktu yang tegas. Malam Pesakh adalah unit sakral tersendiri — apa yang terjadi pada malam ini tidak boleh dibawa ke hari berikutnya.
תִּשְׂרְפוּ
tisrefu · bakar
Membakar hingga habis; sama dengan cara menangani roti beragi sebelum Pesakh (biur khametz) — api sebagai cara 'menyelesaikan' sesuatu secara sakral.
Larangan menyisakan (totiru) dan perintah membakar (tisrefu) di batas pagi (boker) menegaskan: malam Pesakh adalah waktu tersendiri yang utuh. Pembebasan bukan proses bertahap — itu terjadi malam ini.
Tahukah kamu
Aturan serupa dalam kurban lain
Prinsip 'tidak boleh ada sisa' (bal tosir) muncul di banyak kurban Ibrani. Untuk kurban Pesakh dan beberapa kurban lain, sisanya harus dibakar — bukan dibuang sembarangan, tapi dihancurkan dengan api seperti asap yang naik kepada Allah. Ini bentuk kehormatan terakhir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 12:10
Yohanes 19:36
keutuhan domba Pesakh
“Sebab hal ini terjadi, supaya genaplah nas Alkitab: 'Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.'”
Keluaran 34:25
tidak tersisa sampai pagi
“Janganlah kamu menyembelih darah kurban sembelihan-Ku beserta roti yang beragi. Dan janganlah kurban sembelihan pada hari raya Pesakh itu disimpan sampai pagi.”
Imamat 7:17
sisa kurban dibakar
“Tetapi apabila ada sedikit pun dari daging kurban syukur itu tersisa sampai hari yang ketiga, haruslah dibakar dengan api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 12:10
✕ Sering dikira
Sisa makanan Pesakh boleh disimpan untuk sarapan
✓ Yang sebenarnya
Sisa apa pun yang ada sampai pagi harus dibakar habis — tidak boleh dimakan, tidak boleh disimpan.
✕ Sering dikira
Membakar sisa adalah pemborosan
✓ Yang sebenarnya
Membakar adalah tindakan sakral untuk 'menutup' ritual secara penuh, bukan pemborosan — ini menyelesaikan malam Pesakh dengan benar.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 12:10
Terkadang kita suka menunda hal-hal yang penting, termasuk waktu berdoa dan membaca Alkitab. Mari kita belajar untuk mengerjakan tugas kita dengan segera dan tidak membiarkan hal-hal rohani menjadi dingin.
Bapa, tolong aku untuk tidak menunda-nunda dalam hal yang Engkau percayakan. Beri aku semangat untuk melakukan semuanya dengan sukacita. Amin.